AYOJAKARTA.COM – Pada Senin, 20 Februari 2023 lalu telah terjadi peristiwa penganiayaan anak di Komplek Grand Permata, Ulujami Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Dari hasil penelusuran, kemudian diketahui pelaku penganiayaan adalah Mario Dandy Satrio, putra salah satu pejabat Dirjen Pajak yang berusia 20 tahun.
Sementara korban yang mengalami penganiayaan dan masih berusia 15 tahun adalah putra dari salah pengurus organisasi Gerakan Pemuda Ansor.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary, pelaku menganiaya korban dengan cara memukul dan menendang.
Hal tersebut diketahui dari keterangan yang sebelumnya sudah diberikan Kombes Ade Ary di hadapan sejumlah media.
“Di belakang mobil tersangka, terjadi perdebatan, kemudian terjadi peristiwa kekerasan,” ujar Kombes Ade Ary saat memberikan keterangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Ade juga menyebut dalam peristiwa penganiayaan tersebut pelaku sudah menendang kaki korban, sehingga terjatuh.
“Pelaku menendang kaki korban, sehingga korban terjatuh,” jelas Kombes Ade Ary seraya menjelaskan peristiwa kejadian.
Baca Juga: Kapolri Terancam! Ferdy Sambo Bongkar Otak Dibalik Kasus Tambang Ilegal, Simak Faktanya
Bukan hanya menendang bagian kaki korban, Ade Ary juga menjelaskan perilaku kasar yang dilakukan pelaku terhadap korban.
“Memukul korban dengan tangan, saat korban terjatuh, pelaku menendang kepada dan perut korban,” pungkas Kombes Ade.
Akibat kejadian tersebut, korban yang mengalami luka tersebut selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang juga pernah menjabat sebagai Ketua GP Ansor periode 2015 – 2020, kemudian menjenguk korban.
Momen saat berkunjung ke rumah sakit tersebut, oleh Yaqut Cholil Qoumas kemudian di unggah ke akun twitter pribadi.
“Anak kader, anakku juga. Catat ini!” tulis Yaqut Cholil dalam akun twitternya pada 14 jam yang lalu.
Akibat caption yang ada dalam cuitannya tersebut, warganet dengan sigap segera memberikan sejumlah komentar.
Tidak sedikit yang menanggapi cuitan tersebut dengan mendoakan agar korban bisa segera pulih dan kembali beraktifitas.
Ada juga warganet yang justru memberikan kritik atas cuitan Yaqut Cholil karena menilainya terlalu dilebih-lebihkan.
Diantara ribuan komentar dari warganet, ada juga yang memilih untuk bercanda sambil menyisipkan potongan scene dari film Superhero milik Marvel.
“Kemenag Versus Kemenkeu,” tulis pemilik akun @*biaeden dengan sejumlah tokoh Superhero di film Captain America Civil War yang siap untuk saling menyerang. ***

Share this article
Warganet ramai sebut Kemenag vs Kemenkeu usai buntut penganiayaan anak pejabat Dirjen Pajak yang viral di Twitter