AYOJAKARTA.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini masih perbincangan masyarakat.
Bagaimana tidak, setelah kasus penganiayaan dan pamer harta yang dilakukan oleh anak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo, membuat Kemenkeu seakan sudah harus berbenah.
Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa waktu lalu sempat mengecam pegawai yang bekerja di lingkungan Kemenkeu yang kerap pamer harta di media sosial.
Hal tersebut merupakan buntut dari anak Rafael Alun Trisambodo yang selain menjadi pelaku atas penganiayaan David Ozora, ia juga kerap pamer motor gede dan mobil Rubicon.
Selain itu, Rafael Alun Trisambodo juga dikabarkan memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 56 miliar.
Melihat adanya pegawai pajak yang memiliki jumlah harta tak wajar, membuat Kemenkeu harus turun tangan.
Sri Mulyani baru-baru ini menyampaikan bahwa Kemenkeu telah melakukan investigasi terhadap sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca Juga: Terlibat Kasus Mario Dandy, Pakar Sebut AG Jadi Korban Sosial, Ternyata Maksudnya Begini.....
Selain itu, Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa investigasi tersebut sudah dilakukan selama satu minggu.
Investigasi tersebut dilakukan kepada 69 ASN yang memiliki harta kekayaan yang tidak wajar.
“Ini sedang dilakukan investigasi lebih lanjut, nanti Pak Wamen dan Itjen akan melaporkan kepada publik setelah melapor kepada saya,” kata Sri Mulyani dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com pada Minggu (12/3/2023).
Investigasi terhadap sejumlah ASN tersebut dilakukan usai Kemenkeu melakukan identifikasi.
Dari identifikasi yang dilakukan tersebut, ditemukan adanya kejanggalan sehingga membuat Kemenkeu harus melakukan investigasi.
Saat ini, sudah tercatat bahwa ada 29 ASN yang memiliki harta dengan kategori risiko yang tinggi.
Selain itu, diketahui juga bahwa sudah ada 68 pegawai yang memiliki harta kategori risiko menengah.
Baca Juga: Update Erupsi Gunung Merapi Hari Ini, Sempat Muncul Awan Panas Menuju Arah Barat Daya
Lebih jauh, Sri Mulyani menyampaikan bahwa hasil investigasi terhadap sejumlah ASN tersebut akan diungkapkan pada minggu depan.***

Share this article
Kementerian Keuangan bersih-bersih diri dibantu Mahfud MD, Sri Mulyani bakal bongkar hasil investigasi tak wajar di dalam institusi.