AYOJAKARTA.COM - Momen pemilihan umum bakal menjadi pesta demokrasi yang akan segera terselenggara pada tahun 2024 nanti.
Namun belum habis tahun 2023 beberapa kandidat telah terlihat melalui banyak gelagat politik yang tersebar di sosial media.
Salah satu kandidat bakal calon Presiden 2024 yang telah resmi menggemakan namanya adalah Anies Baswedan.
Baca Juga: Hati-Hati! Beri Kembalian Uang Dalam Bentuk Barang Bisa Dipidana Bahkan Didenda 200 Juta Rupiah
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut bahkan telah mendapatkan dukungan dari beberapa partai politik besar antara lain Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai PKS
Namun hingga sekarang bakal calon Wakil Presiden yang digadang-gadang akan mendampingi Anies Baswedan belum juga terdengar.
Malahan yang belakangan santer terdengar adalah nama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Keduanya ramai dibicarakan oleh warganet setelah fotonya bersama Presiden Jokowi tampak mesra dalam sebuah acara panen raya di daerah Kebumen.
Banyak dari warganet yang mendukung keduanya untuk berpasangan dalam kontestasi politik tahun 2024.
Namun dari kedua kubu menghendaki bahwa wakil dari partainya lah yang menjadi bakal calon Presiden 2024.
Salah satu pendapat disampaikan oleh Hashim Djojohadikusumo yang merupakan Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra.
Baca Juga: AG Tak Kunjung Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Mario Dandy, Ada Pengaruh Besar dari Keluarga?
"Saya kira terbuka kalau pak Ganjar mau ikut Pak Prabowo dengan catatan ya, pak Prabowo Calon Presiden," ucap Hashim Djojohadikusumo dikutip dari akun YouTube KOMPASTV (15/3/2023).
Begitu juga tanggapan dari Partai PDIP yang merupakan Partai pengusung Ganjar Pranowo saat ini yang diwakili oleh Hasto Kristiyanto yang merupakan Sekjen Partai PDIP.
"Tentu saja kami akan mengusung calon Presiden dan ini lah sebagai konsekuensi kongres kelima pada tahun 2019 lalu, bahwa nama calon Presiden itu sudah mengerucut dan berada di kantongnya Ibu Megawati Soekarnoputri," ucap Hasto.
Namun respon berbeda disampaikan oleh Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa dengan nama Cak Imin yang merupakan Ketua Umum Partai PKB.
Baca Juga: NGERI! Akibat Dendam, Ferdy Sambo Nekat Cekik Bharada E Sampai Hampir Meninggal, Cek Faktanya
Dikutip AyoJakarta.com dari laman Republika.co.id (17/3/2024), Cak Imin mengungakapkan jika benar Prabowo akan dipasangkan dengan Ganjar Pranowo maka koalisi dengan partainya akan bubar.
"Ya berarti koalisinya bubar dong. Ya toh?" ujar Muhaimin.
Lebih lanjut Cak Imin mengatakan bahwa koalisi antara partainya dan Partai Gerindra solid hingga saat ini.
Selain itu keduanya saat ini juga sedang terus menjalin hubungan secara intensif guna menganalisis pergerakan partai lainnya.
"Jadi kita sedang terus intensif bersama Pak Prabowo menganalisis kompetitor, kira-kira pasangan yang akan muncul dari koalisi lain, itu kayak apa. Iitu yang akan menentukan antisipasi kita," ujar Muhaimin.***

Share this article
Jika Prabowo Subianto bersatu dengan Ganjar Pranowo maka koalisi PKB dengan Partai Gerindra bakal bubar. Simak selengkapnya!