AYOJAKARTA.COM – Keluarga korban penganiayaan David Ozora sudah menutup peluang adanya penyelesaian di luar hukum kepada tersangka Mario Dandy, tersangka Shane dan anak yang berkonflik dengan hukum AG.
Namun ternyata akan ada pihak yang melakukan upaya diversi untuk AG.
AG adalah kekasih Mario Dandy yang saat ini berkas-berkasnya sudah dilimpahkan kepada Kejaksaan untuk diadili.
Pada kasus pidana memang ada jalur restorative justice untuk menjalankan proses hukum tetapi tujuannya bukan untuk menghukum dengan pidana atau bisa juga disebut dengan jalur damai. Dalam kasus anak AG ini dinamakan dengan diversi.
Diversi merupakan metode khusus di dalam sistem peradilan anak, karena diketahui AG masih berusia 15 tahun jadi diversi dimungkinkan dilakukan.
Ketika ada seorang anak melanggar hukum pidana maka baik hukum dan negara tidak bisa menyalahkannya sepenuhnya karena anak dinilai belum cukup dewasa untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah.
Meskipun mengetahui tentang hal ini, keluarga David Ozora dengan tegas menutup peluang adanya diversi.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (23/3/2023), menanggapi hal tersebut Pakar Hukum Pidana Aristo Pangaribuan mengatakan bahwa ada pihak yang sebenarnya memiliki kewajiban mempromosikan AG agar bisa menempuh jalur diversi atau jalur damai.
Karena hukuman pidana yang didapatkan oleh sangat dihindari jadi harus ada upaya lain untuk menyelesaikan kasus anak.
“Secara normatif, penegak hukum, polisi, jaksa dan hakim itu dia wajib sebenarnya mempromosikan diversi. Itu yang tadi saya bilang treatment khusus. Jadi mempidanakan anak ini adalah jalan terakhir sebenarnya, kalau bisa dihindari,” kata Aristo Pangaribuan.
Saat ini AG sudah dilimpahkan ke Kejaksaan untuk segera menjalani proses hukum, dengan demikian maka menurut Aristo, hakim dalam peradilan wajib menjadi fasilitator diversi untuk AG.
Jadi promosi AG untuk bisa lepas dari pidana akan dilakukan oleh pihak kepolisian dan juga pengadilan. Namun meskipun pihak-pihak ini memiliki kewajiban mempromosikan AG tetapi Aristo tidak yakin hakim akan melakukannya.
Karena diketahui saat ini kasus penganiayaan David Ozora menjadi sorotan publik, maka hakim akan mendapatkan tekanan dari publik.
“Akan mencoba menawarkan, tapi saya nggak yakin itu akan dilakukan. Karena kita melihat ada yang namanya variabel tekanan publik. Rasanya kan semua mata akan ke sana, rasanya hakim nih akan sangat hati-hati nanti,” kata Aristo.
Menurut Aristo ada kemungkinan hakim tetap menawarkan diversi, atau menawarkan hanya untuk formalitas karena hal ini merupakan peraturan dari undang-undang.***

Share this article
Benarkah ada kemungkinan AG bebas dengan jalur damai di kasus penganiayaan David Ozora? Pakar hukum pidana sebut..