AYOJAKARTA.COM - Dedi Mulyadi membongkar besaran gaji yang diterima guru honorer SD di wilayah Purwakarta.
Bisa dikatakan, gaji yang diterima oleh salah satu guru honorer SD di Purwakarta tersebut jauh dari nilai sejahtera.
Besaran gaji guru honorer SD tersebut dibongkar oleh Dedi Mulyadi saat dirinya mengisi sebuah acara di Purwakarta.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL pada (4/4/23), awalnya Dedi Mulyadi mengundang pasangan suami istri yang merupakan warga Purwakarta ke atas panggung.
Pasutri tersebut lantas menjelaskan jika untuk mencukupi kebutuhan hidup selain menjadi guru honorer juga harus berjualan kopi.
Pasalnya gaji yang diterima sebagai guru honorer hanya sebesar Rp700 ribu per bulan sedangkan keduanya juga memiliki dua orang anak.
Baca Juga: Operator SPBU Diberhentikan karena Berselisih Paham dengan Customer, Kang Dedi Mulyadi Cari Solusi
Percakapan Dedi Mulyadi dengan guru honorer tersebut juga membuat haru, dirinya bahkan ikut menangis sambil merangkul pasutri tersebut.
Dedi Mulyadi kemudian memberi apresiasi kepada pasutri tersebut yang tetap berjuang dengan pendapatan sebagai guru honorer meski harus sambil berjualan kopi.
Bahkan Dedi menilai berjualan kopi yang dilakukan oleh guru honorer tersebut lebih mulia daripada jual jabatan.
“Ini tauladan bagi Indonesia bahwa banyak guru-guru kita yang sangat rendah gajinya akhirnya harus cari tambahan dengan jualan kopi, jualan kopi lebih mulia daripada jualan jabatan,” kata Dedi Mulyadi.
Tak hanya itu, Dedi Mulyadi juga tegas menyinggung pemerintah yang terkesan tidak mensejahterakan guru khususnya yang masih honorer.
“Luar biasa dari spirit, perubahan untuk hidupnya, gaji Rp700 dari dana BOS tak jadi halangan kemandirian, wengi-wengi masih icalan, siang ka sakolah icalan, ini cermin guru yang hebat,” ujar Dedi Mulyadi.
“Dan ini sebenarnya juga kesalahan negara kenapa negara membiarkan guru-gurunya harus bergaji sangat kecil,” lanjutnya.
Dukungan Dedi Mulyadi kepada guru honorer tersebut juga ramai mendapat komentar dari warganet.
Hampir semua warganet ikut terharu dan mendoakan agar guru honorer tersebut segera diangkat menjadi PNS.
Baca Juga: Bercerai dengan Anne Ratna Mustika, Kang Dedi Mulyadi Beri Perhatian ke Wanita Ini: Jangan Gini dong
“Pas suaminya naik panggung tnpa terasa air mataku netes, smg bpk ini sgera jd pns…” tulis @nur cahya.
“Asli terenyuh banget sampe sedih…luar biasa Pak Guru dan isterinya berjuang hidup tanpa pilihan untuk menyambung hidup di masa depan…semoga tersemogakan apa yang disemogakan bisa diangkat jadi PNS…aamiin,” komentar @Agus Kurniawan
Warganet @Lina Sariwati juga berkomentar sama, “Bangga kpd semua guru2 honorer,”
Begitu juga dengan pemilik akun @Jajang Dheni , “Semoga bapak ibu guru yg masih honorer diangkat derajatnya, amiiin.”
Hal senada juga disampaikan @Anis Andriana, “Kopi membawa kebahagiaan yang sempurna. Semoga para guru honorer cepat diangkat menjadi PNS. Semangat untuk guru honorer…untuk KDM semoga selalu sehat.”
Terakhir ada warganet dengan akun @Yulia Gunawan yang berkomentar, “Ya Allah…ga berhenti air mata mengalir…Luar biasa perjuangan seorang guru honorer ini dan istrinya…”.***

Share this article
Guru honorer harus disambi jualan kopi dibantu sang istri karena hanya mendapat gaji yang kecil, Dedi Mulyadi singgung pemerintah.