AYOJAKARTA.COM - Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru saja merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas calon presiden (capres) di Indonesia.
Diketahui bahwa tahun pemilu 2024 semakin dekat dan beberapa tokoh politik telah dideklarasikan menjadi bakal Capres 2024.
Dikutip oleh AyoJakarta.com melalui kanal YouTube Kompas TV pada 10 April 2023, survei ini melibatkan 1229 responden dari berbagai daerah di Indonesia dan dilakukan dalam periode 31 Maret hingga 4 April 2023.
Baca Juga: Diwacanakan Maju Pilpres 2024 Bareng Anies Baswedan, Sandiaga Uno Minta Restu ke Sosok Ini
Hasil survei menunjukkan bahwa Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan masih bersaing ketat di posisi tiga teratas. Tentu saja masih seperti periode survei-survei sebelumnya, namun persentase berbeda sangat tampak diantara ketiganya.
Dalam simulasi yang melibatkan 19 nama calon presiden, elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 19,8 persen, sementara Prabowo Subianto mendapat 19,3 persen dan Anies Baswedan dengan 18,4 persen.
Hal ini menunjukkan bahwa ketiga calon tersebut memiliki basis dukungan yang kuat dan elektabilitas yang hampir seimbang. Mengingat dukungan dari masyarakat masih dapat dikatakan merata atau belum mengarah ke salah satu sosok secara dominan.
Baca Juga: Identik dengan Politik Identitas, Anies Baswedan Beri Jawaban Tudingan Tersebut: Lihatlah Kenyataan!
Namun, dalam simulasi yang melibatkan hanya tiga nama calon presiden, Prabowo Subianto memimpin dengan elektabilitas mencapai 30,3 persen, diikuti oleh Ganjar Pranowo dengan 26,9 persen dan Anies Baswedan dengan 25,3 persen.
Hasil ini menunjukkan bahwa Prabowo Subianto memiliki basis dukungan yang lebih luas dibandingkan dengan dua calon lainnya.
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, menjadi pertama dalam setahun terakhir.
“Untuk pertama kalinya dalam setahun, Prabowo Subianto kembali ke posisi pertama elektabilitas meskipun selisih 4,3 persen,” kata Djayadi Hanan.
Namun tampak selisih tipis antara Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan sebesar 1,6 persen sangatlah kecil. Ini menjadi perhatian selain merosotnya elektabilitas sang Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa survei ini memiliki margin of error sekitar 2,9 persen.
Baca Juga: Terkuak! Hal Ini Ternyata Jadi Alasan Anies Baswedan Masuk ke Dunia Politik
Artinya, hasil survei dapat berbeda dengan kenyataan yang sebenarnya dalam rentang margin tersebut.
Survei ini menjadi sangat penting mengingat pilpres yang akan digelar dalam waktu dekat. Hasil survei dapat menjadi bahan pertimbangan bagi partai politik untuk menentukan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung pada pemilihan nanti.
LSI adalah salah satu lembaga survei yang terkemuka di Indonesia dan seringkali dijadikan acuan oleh masyarakat, media, dan pihak-pihak terkait untuk mengetahui opini dan preferensi masyarakat mengenai berbagai hal, termasuk elektabilitas calon presiden.
Dalam beberapa tahun terakhir, lembaga survei seperti LSI telah memainkan peran yang sangat penting dalam proses demokratisasi di Indonesia.
Dengan memberikan informasi yang akurat dan objektif mengenai preferensi masyarakat, lembaga survei ini dapat membantu memperkuat proses demokrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pemilihan umum.***

Share this article
Hasil survei LSI Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan selisih tipis soal elektabilitas Capres 2024 di Indonesia.