AYOJAKARTA.COM - Kabar kematian Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Buddy Towoliu masih menjadi teka-teki.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo mengungkapkan bahwa dugaan sementara AKBP Buddy tewas karena bunuh diri.
Tim forensik RS Polri, Kramat Jati melakukan otopsi terhadap Kasat Narkoba Polres Metro Jaktim tersebut.
Baca Juga: 5 Fakta Kasus Kematian AKBP Buddy Alfrits Towoliu yang Masih Diduga Bunuh Diri karena...
Terkait kematian dari AKBP Buddy Towoliu, pihak keluarga membantah penyebab kematian bunuh diri dan merasa ada kejanggalan dari kematian tersebut.
Pihak keluarga juga meminta agar penyebab kematian diusut secara tuntas. Apalagi keluarga menilai bahwa dugaan bunuh diri tidak memiliki motif kuat.
Hal ini dikarenakan korban dikenal baik dan tidak memiliki masalah, selain itu keluarga pun menilai ada yang janggal dan menduga bahwa AKBP Buddy dibunuh.
Baca Juga: Kasat Narkoba Polres Jaktim AKPB Buddy Diduga Bunuh Diri, Jasad Ditemukan di Rel Stasiun Jatinegara
“Ya sehat, pergi ke kantor Polres Jakarta Timur, baru dia (AKBP Buddy) dari rumah itu bareng dengan Pak Didik yang diminta tolong merehab ruangannya,” ujar Cyprus A selaku paman dari AKBP Buddy dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube METRO TV, Senin (1/5/2023).
Menurutnya sebelum kejadian tersebut, ada telpon masuk pada saat itu AKBP Buddy berangkat tidak membawa mobil melainkan memakai aplikasi ojek online.
“Dalam perbincangan itu tahu-tahu ada yang menelpon, nah yang menelpon ini setelah menelpon tersebut, dia berangkat tidak bawa mobil sendiri,” ujar paman korban.
Baca Juga: Meninggal Dunia Diusia 25 Tahun, Moonbin ASTRO Diduga Bunuh Diri
“Ya katanya pakai grab atau apa, tiba di tempat yang dituju sampai sejam tahu-tahu siang di ruangannya dia yang mau direhab itu dapat kabar dia meninggal,” sambungnya.
Menurut paman dari AKBP Buddy ada kejanggalan dari kematian keponakannya dan menduga ada pelaku mafia sebagai dalang yang menewaskan keponakannya.
“Kami menduga karena ada jabatan baru mungkin, ada yang diduga dia mau sidak, kan kasat narkoba, kan narkoba di situ kan berhadapan di situ mafia, pelaku-pelaku mafia,” kata Cyprus A.
Baca Juga: Terekam Kamera! Pria Berhasil Gagalkan Aksi Nekat Wanita Coba Bunuh Diri Lompat di JPO Koja
Pasalnya dirinya mengatakan hal tersebut karena secara logis tidak mungkin keponakannya tewas lantaran bunuh diri.
Apalagi hal yang bersangkutan dengan AKBP Buddy katanya baik-baik saja sehingga memunculkan kecurigaan.
“Jadi begitu yang memunculkan kecurigaan itu karena semua berjalan sehat, keluarga baik, soal ekonomi tidak mungkin mati lapar,” tegasnya.
Baca Juga: Miris! Anggota Polda Banten Tewas tertembak Senjatanya Sendiri, Bunuh Diri?
“Ini yang menjadi pertanyaan besar dari kami keluarga. Kalau tahu-tahu karena jabatan kasat narkoba, lebih baik tak perlu jabatan itu kalau membawa binasa gini bagi keluarga kami,” sambungnya.
Lebih lanjut, paman dari AKBP Buddy menduga bahwa kematian dari keponakannya sebelumnya sudah dibunuh terlebih dahulu.
Baru kemudian jasadnya dibuang di tengah rel kereta api. Hal tersebut menurutnya untuk menghilangkan jejak.***

Share this article
Pihak keluarga cuirga bahwa di balik kematian AKBP Buddy Towoliu ada peran mafia, pergi tanpa mobil usai mendapat telepon.