AYOJAKARTA.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) kembali buka suara terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang.
Mahfud MD mengatakan bahwa pemerintah akan menyelamatkan Ponpes Al-Zaytun dari ajaran yang tidak sesuai.
Sebab, Mahfud MD menilai bahwa Ponpes Al-Zaytun adalah lembaga pendidikan yang sangat bagus.
“Al-Zaytun itu suatu lembaga pendidikan yang menurut kami produknya sangat bagus, anaknya pintar-pintar, sehingga kita akan selamatkan itu,” kata Mahfud MD dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Kamis, 20 Juli 2023.
Meski begitu, Mahfud belum bisa mengungkapkan upaya apa yang akan dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan Ponpes Al-Zaytun.
Ini karena pihaknya masih menunggu proses hukum Panji Gumilang sehingga membutuhkan waktu.
Mahfud menyebut apapun hasilnya, pemerintah tetap pada keputusannya untuk tidak membubarkan Ponpes Al-Zaytun.
Nantinya, Ponpes Al-Zaytun akan tetap berjalan sebagai lembaga pendidikan.
“Cuma bagaimana menyelamatkan itu, tunggu posisi hukum dulu terhadap Panji Gumilang. Yang jelas pemerintah berketetapan tidak akan menutup lembaga pendidikan apapun,” ungkapnya.
Lebih jauh, Mahfud menuturkan bahwa santri-santri Ponpes Al-Zaytun akan tetap dibina dengan ajaran yang sesuai.
Materi pembelajaran di Al-Zaytun pun nantinya akan tetap diawasi oleh pemerintah.
“Akan kita terus bina, akan kita terus kembangkan sesuai dengan hak konstitusional, diberikan hak kepada murid dan wali murid, santri dan wali santri di situ untuk tetap memilih lembaga pendidikannya tapi materinya kita kontrol, kita awasi,” tutupnya.

Share this article
Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan bahwa pemerintah akan menyelamatkan Ponpes Al-Zaytun dari ajaran yang tidak sesuai.