AYOJAKARTA.COM - Bertempat di rumah mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin, Sandiaga Uno kembali bertemu dengan capres Ganjar Pranowo.
Setelah sebelumnya di Kota Mekah, pertemuan Sandiaga Uno dengan Ganjar Pranowo di Bogor kembali menjadi sorotan publik.
Seringnya momen bersama yang diperlihatkan Sandiaga Uno dengan Ganjar dinilai sebagian kalangan sebagai gejala politik.
Baca Juga: 10 Tips Beli Tiket Pesawat Murah di Semua Maskapai
Terlebih dalam pertemuan-pertemuan tersebut, Sandi yang belum lama ini bergabung dengan PPP mengaku memiliki chemistry.
Tidak mengherankan jika kemudian masyarakat menilai bahwa Sandi merupakan sosok yang akan mendampingi Ganjar di kontestasi Pemilu.
Namun demikian, sehubungan dengan peluang untuk menjadi pendamping Ganjar, Sandi menyerahkan keputusan tersebut kepada Ketum masing-masing Partai.
Sehubungan dengan adanya penilaian tersebut, Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy memberi tanggapan.
Baca Juga: Alshad Buka Suara Usai Tuai Hujatan Warganet karena Harimau Peliharannya Meninggal
Menurutnya apa yang menjadi penilaian masyarakat terhadap Ganjar-Sandi adalah harapan senada dengan PPP.
“Karena pasangan ini secara tampilan sudah seperti memiliki chemistry yang baik,” jelas Romahurmuziy.
Selain faktor keterikatan batin atau chemistry, pengalaman antara Sandi dengan Ganjar juga merupakan sebuah modal tersendiri.
Kombinasi pengalaman Sandi sebagai peserta kontestan Pilpres, serta Ganjar sebagai anggota dewan serta pejabat publik yang memiliki teritori merupakan hal positif.
Lebih lanjut, Romahurmuziy menambahkan pengalaman Sandi sebagai menteri akan memperkaya kualitas jangkauan.
Romahurmuziy meyakini dengan berbekal latar belakang pengalaman tersebut, keduanya bisa tampil sebagai pasangan yang saling melengkapi.
“Sekarang tinggal mengulang saja apa yang membuat Beliau di 2019 tidak terpilih, ya hari ini ditambal,” imbuhnya.
Dengan hal-hal yang dimiliki oleh pasangan Ganjar serta Sandi, maka Romahurmuziy percaya akan dapat memberi yang terbaik untuk masyarakat.
Pertemuan Sandi dengan Ganjar ketika berhaji yang juga mendapat sorotan publik, menurut Romahurmuziy adalah bentuk sikap tawadhu.
Tanpa mengesampingkan kuatnya dukungan dan harapan masyarakat terhadap pasangan tersebut, prosedur kepartaian tetap perlu dipertimbangkan.
Ketua Majelis Pertimbangan PPP meyakini bahwa diatas segala upaya dan dorongan yang diberikan publik, hasil aktir tetap berada di tangan Tuhan.
“Betapapun masyarakat ingin dua pemimpin ini bisa menjadi pasangan yang akan memimpin Indonesia, tetapi yang Kun Fayakun itu tetap Allah SWT,” jelasnya.
Terkait dengan langkah dan komunikasi politik yang dibagnun antara PPP dengan PDIP, Rohahurmuziy menegaskan tidak ada kendala.
Belum adanya keputusan mengenai Sandiaga Uno sebagai cawapres pendamping Ganjar, menurut Romahurmuziy karena mempertimbangkan situasi nasional.
“Kami bersepakat untuk tidak buru-buru mengumumkan ini,” pungkasnya seperti dikutip Ayojakarta pada Selasa, 25 Juli 2023 dari tvOneNews. ***

Share this article
Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy berikan tanggapan usai Sandiaga Uno disebut cawapres yang pas untuk Ganjar Pranowo