Usut Tuntas Kasus Kematian Brigadir J, Polri Bakal Tindak Tegas 31 Personel yang Langgar Kode Etik

Inspektur Pengawasan Umum Polri Komjen Agung Budi Maryoto saat konferensi persk, Kamis (14/7/2022). Ia menyampaikan tim khusus Polri bekerja mandiri usut kasus Duren Tiga.
Inspektur Pengawasan Umum Polri Komjen Agung Budi Maryoto saat konferensi persk, Kamis (14/7/2022). Ia menyampaikan tim khusus Polri bekerja mandiri usut kasus Duren Tiga.

AYOJAKARTA.COM - Peristiwa penembakan yang menyebabkan tewasnya Brigadir J di kediaman Irjen Ferdy Sambo ternyata melibatkan sejumlah anggota Polri.

Mereka diduga melakukan pelanggaran kode etik dalam upaya melakukan rekayasa atau berusaha menghalangi dan menutupi penyelidikan kasus ini.

Hal itu diungkapkan oleh Komjen. Pol. Agung Budi selaku Inspektur Inspektorat Pengawasan Umum Polri (Irwasum Polri) sekaligus pemimpin timsus yang dibentuk oleh Kapolri dalam konferensi pers sore hari tadi, Selasa (9/8/2022).

Baca Juga: Geledah Rumah Mertua di Kemang, Brimob Sita 6 Barang Milik Ferdy Sambo

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube DIV HUMAS POLRI Selasa (9/8/2022), Agung Budi mengungkapkan selama satu minggu pertama semenjak dibentuknya timsus untuk menyelidiki kasus penembakan Brigadir J, timsus seolah-olah bergerak sangat lambat dan tidak mendapatkan hasil perkembangan penyelidikan.

"Karena apa yg dikatakan pak Kapolri tadi memang benar, kami mengalami kesulitan saat dilakukan olah tkp awal, diketahui pelaksana kurang profesional dan beberapa alat bukti pendukung telah diambil. Selama satu minggu kami bergerak mendalami kemudian kami mendapati informasi intelejen dari Baintelkam Polri, bahwa dijumpai ada beberapa personel yang diketahui mengambil cctv dan yg lain-lainnya," kata Irwasum Agung Budi.

Menanggapi laporan tersebut, Irwasum Agung Budi segera membuat surat perintah gabungan dengan melibatkan Divpropam Polri dan Bareskim Polri untuk segera melaksanakan pemeriksaan khusus terhadap personel yang dicurigai melanggar kode etik.

"Segera diambil tindakan pemeriksaan khusus kepada 56 personel Polri, dari 56 personel Polri tersebut terdapat 31 personel Polri yg diduga melakukan pelanggaran kode etik profesional polri. Kemudian yg melakukan pelanggaran 11 telah dilaksanakan penempatan khusus, dan yang 3 perwira tinggi ditempatkan di Mako Brimob Polri," ungkap Agung.

Baca Juga: Update Kasus Kematian Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo Ditetapkan Sebagai Tersangka

Agung memaparkan terdapat 31 personel Polri yang melanggar kode etik dalam kasus ini.

Terdiri dari anggota Bareskim Polri, Divpropam Polri, hingga anggota Polda Metro Jaya yang memiliki pangkat juga jabatan yang berbeda-beda.

"Kami menjelaskan bahwa 31 personel yg melanggar kode etik polri dari bareskim polri ada 2 personel, 1 pamen. Divpropam polri ada 21 personel, perwira tinggi 3, perwira menengah 8, perwira pertama 4 personel bintara 4 dan tamtama 2 personel. Kemudian personel polda metro jaya sementara ad 7 personel, perwira pangkat menengah 4 personel dan perwira pertama 3 personel," jelas Irwasum Agung Budi.

Baca Juga: Kapolri Ungkap Tidak Ada Peristiwa Tembak Menembak, Irjen Ferdy Sambo Ditetapkan Sebagai Tersangka

Agung mengatakan dirinya akan mengusut tuntas seluruh personel yang melanggar kode etik profesional Polri dan menindaknya sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa memandang pangkat dan juga jabatan yang bersangkutan.

"Timsus akan melakukan pengkajian gabungan dengan Divpropam Polri terhadap personel-personel yang melanggar kode etik, kalau nanti ada unsur pidananya akan kembali diserahkan pada Bareskim Polri, tetapi melanggar kode etik maka tentu Divpropam Polri akan melakukan sidang kode etik terhadap personel yang bersangkutan tersebut," tegas Agung.

Oleh karena itu, ke depannya timsus akan terus melakukan pemeriksaan khusus terhadap personel-personel Polri yang diduga melakukan pelanggaran kode etik terkait kasus meninggalanya Brigadir J di komplek Polri, Duren 3.***(Arif Nurrohman)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kematian Brigadir J
# kasus kematian brigadir J
# Irjen Ferdy Sambo
# kode etik
# Brigadir J
# Polri

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.