AYOJAKARTA.COM— Mantan juru bicara (jubir) KPK Febri Diansyah memutuskan untuk membela Putri Candrawathi , salah satu dari lima tersangka pembunuhan Brigadir J.
Tercatat hingga kini, sudah ada empat nama yang tergabung dalam tim pengacara Eks Kadiv Propam Polri dan istrinya tersebut.
Mereka adalah Arman Hanis, Sarmauli Simangunsong, Rasamala Aritonang, dan terakhir Febri Diansyah yang baru saja terkonfirmasi bergabung.
Diketahui Rasamala Aritonang juga merupakan mantan pegawai KPK. Ia merupakan satu dari 57 mantan pegawai KPK yang dinonaktifkan karena tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK).
Melalui unggahan di akun twitternya @febridiansyah, Rabu (28/9/2022), Febri mencuit hal terkait keputusannya berpindah haluan itu.
“Saya paham, ada yang setuju ada yang tidak. Mngkin juga ada yang marah, kecewa, atau bahkan mendukung. Sebagai bentuk pilihan profesional sebagai Advokat,” ucapnya dalam akun @febridiansyah.
Disematkan dalam cuitan itu, pernyatan tertulis Febri Diansyah yang berisi penjelasan dan disampaikankanya kepada awak media.
Baca Juga: Viral! Seorang Pria Berjalan ke Tengah Laut di Pekalongan, Sempat Hilang dan Muncul Kembali
Di dalam pernyataan tersebut, Febri mengatakan akan mendampingi perkara Putri Candrawathi (PC) secara objektif.
Seperti diketahui, citra Febri Diansyah selama ini lekat sebagai Pegiat antiKorupsi yang selalu memperjuangkan hak rakyat.
Namun dengan keputusannya membela tersangka pembunuhan, membuat hal yang sangat kontra.
Bahkan cuitan Febri Diansyah dikomentari warganet dengan beragam pro dan kontra.
“Mana ada ceritanya pengacara dibayar untuk obyektif, sudah jelas dibayar utuk membela clientnya, “cuit @bobwixxxx.
Baca Juga: Pengacara Ungkap Pesan Haru dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi: Menyesal dan Minta Maaf?
“Tadinya saya percaya njenengan punya integritas dan idealisme lebih, mas. Jujur Kecewa. Tapi itu hidup njenengan, pilihan njenengan. Apakah ini pertanda pejabat/ mantan pada dasarnya sama saja? Cuma beda kepentingan saja?. Entahlah,"tulis @puncak_xxx
“Bang Febri bisa nolak lho..tapi ya sudah, ‘tulis @hakaelxxxx
“Dulu ada cerita..cicak dimakan buaya, kini si cicak malah mau nolongin buaya?’tulis @jaenoxxx
‘Wajar, semuanya emang lagi ngerasain susah, sementara banyak tagihan yang harus dibayar,’tulis akun @jasaACxxxx sarat penyindiran.
“Ketika casenya ditolak Hotman dan diterima oleh eks –KPK. Ironi,’tulis @arifxxx
‘Obyektif dan dibayar sepertinya ga bisa jalan barengan, pak,”tulis @physixxxx
“Ini sih sama aja ‘bunuh diri, mas. Sedih saya mah..”tulis @you_xxxx

Share this article
Warganet Skak Mat Keputusan Febri Diansyah Membela Putri Candrawathi, Tak Akan Obyektif Bila Dibarengi Uang dan banyak hal lainnya