Adik Brigadir J ke Rumah Saguling Sebelum Peristiwa Eksekusi Tapi Dilarang Masuk oleh Ajudan Daden dan Romi

Adik Brigadir J ke Rumah Saguling Sebelum Peristiwa Eksekusi Tapi Dilarang Masuk oleh Ajudan Daden dan Romi
Adik Brigadir J ke Rumah Saguling Sebelum Peristiwa Eksekusi Tapi Dilarang Masuk oleh Ajudan Daden dan Romi

AYOJAKARTA.COM - Jelang persidangan kasus pembunuhan Brigadir J dan Obstruction of Justice, ada fakta baru terkait peristiwa tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh pengacara keluarga Brigadir J yaitu Kamaruddin Simanjuntak saat menjadi bintang tamu di acara berita yang dikutip AyoJakarta.com dari YouTube UNCLE WIRA pada Kamis (13/10/2022).

Dalam acara tersebut, Kamaruddin Simanjuntak menyampaikan rasa tidak puasnya atas penetapan tujuh tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J dan Obstruction of Justice.

Tujuh tersangka tersebut adalah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka RR, Bharada E, Kuat Maruf, Brigjen Hendra Kurniawan dan Kombes Agus Nurpatria.

Baca Juga: Bisikan Maut Putri Candrawathi ke Kuat Maruf Jadi Alasan Terbunuhnya Brigadir J, Alasan Cemburu?

Menurut Kamaruddin, masih banyak pelaku lain yang belum ditetapkan sebagai tersangka padahal sudah terbukti melakukan pelanggaran.

Tak hanya mengungkapkan kekecewaannya, dalam acara itu Kamaruddin Simanjuntak juga membongkar fakta baru terkait pembunuhan Brigadir J.

Diceritakan Kamaruddin Simanjuntak sebelum peristiwa eksekusi tersebut terjadi, adik Brigadir J merasakan firasat buruk.

Adik Brigadir J itupun lantas datang ke rumah Saguling setelah pulang kerja.

Sesampainya di sana, ia dicegat oleh dua ajudan kesayangan Ferdy Sambo yang bernama Daden dan Romi.

"Ini baru pertama kali saya ungkap ke publik, adik almarhum yang juga anggota Polri dia punya firasat akan terjadi sesuatu, tapi dia tidak tahu apa," kata Kamaruddin Simanjuntak membuka cerita.

"Entah dorongan apa pada sore hari itu sepulang kerja dia pergi ke rumah Saguling. Di Rumah Saguling, ia dicegat oleh ajudan lain yaitu ajudan bernama Daden dan Romi," ungkapnya.

Baca Juga: Viral Video Ferdy Sambo Beri Hadiah Natal ke Brigadir J, Penuh Kebahagiaan Bersama Keluarga dan Ajudan

Tak hanya dicegat, kedua ajudan kesayangan Ferdy Sambo itu juga melucuti bahkan melakukan penggeledahan badan pada adik Brigadir J yang juga seorang anggota polisi.

Padahal, selama ini hal tersebut tak pernah terjadi ketika adik Brigadir J mendatangi rumah Saguling.

Adik Brigadir J bahkan sering berkunjung ke rumah Saguling karena hubungannya dengan keluarga Ferdy Sambo sangatlah dekat dan sudah dianggap seperti orangtua.

"Bahkan selama dia datang berulangkali ke rumah Saguling itu, dia belum pernah dilucuti atau digeledah. Tetapi khusus sore itu ketika dia datang ke rumah Saguling, Romi dan Daden melakukan penggeledahan badan," ujar Kamaruddin Simanjuntak.

"Khusus pada kunjungan sore itu dia (adik Brigadir J) digeledah untuk memastikan bawa senpi atau tidak," tambahnya.

Baca Juga: Ini Pesan Terakhir Brigadir J ke Putri Candrawathi Sebelum Dibunuh, Namun Tak Bisa Dipenuhi

Atas penggeledahan yang dilakukan dua ajudan kesayangan Ferdy Sambo itu, adik Brigadir J merasa aneh.

"Maka adik almarhum ini merasa aneh, kok biasanya saya datang kemari ke rumah ini bebas-bebas saja seperti ke rumah keluarga karena abangnya di situ sudah dianggap anak bahkan ajudan kesayangan kok sore ini digeledah bahkan dihalangi tak boleh masuk," lanjutnya.

Kamaruddin juga mengungkapkan untuk mengalihkan perhatian adik Brigadir J, ajudan Daden lalu berkoordinasi dengan Provos.

Daden juga mengatakan bahwa adik Brigadir J dipanggil Provos dan harus memakai PDL (Pakaian Dinas Lepas).

"Karena dia tak boleh masuk, diapun merasa aneh dan bertanya lalu untuk mengalihkan perhatian dia Daden berkoordinasi dengan Provos. Lalu Daden mengatakan bang kau dipanggil oleh Provos Polri dan diminta dia harus berpakaian PDL (Pakaian Dinas Lepas)," kata Kamaruddin Simanjuntak berkisah.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ada Staf Ahli Kapolri yang Diduga Jadi Otak Pembunuhan Brigadir J, Siapakah Dia?

Lantaran seragam PDL-nya masih berada di laundry, adik Brigadir J itupun bergegas pergi ke laundry untuk mengambilnya sehingga tak jadi masuk ke rumah Saguling.

"Karena saat itu sedang tidak berpakaian dinas lepas maka dia (adik Brigadir J) pergi ke laundry segera karena baju PDL-nya ada di laundry sehingga dia tidak jadi masuk ke rumah Saguling," terang pengacara berdarah Batak itu.

Kamaruddin Simanjuntak menambahkan, andaikan adik Brigadir J tak dihalangi masuk ke rumah Saguling mungkin Brigadir J masih selamat.

"Artinya andaikan dia tidak dicegat ke rumah Saguling kemungkinan almarhum masih selamat, atau sedianya baru disiksa atau ditembak tapi masih bisa terselamatkan. Tapi ada peran dua ajudan menghalang-halangi supaya dia tidak bisa masuk ke rumah Saguling," jelasnya.

Dalam hal ini, Kamaruddin Simanjuntak menekankan adanya peran dua ajudan yang menghalangi adik Brigadir J masuk ke rumah Saguling.

Diduga hal itu dilakukan karena dua ajudan tersebut sebenarnya sudah mengetahui rencana pembunuhan Brigadir J.

"Yang menghalangi itu sudah mengetahui adanya pembunuhan berencana dan dia menghalangi adiknya masuk ke rumah itu dengan cara mengatur siasat kamu dipanggil Provos," pungkas Kamaruddin Simanjuntak.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Romi
# ajudan Ferdy Sambo
# adik Brigadir J
# rumah Saguling
# Kamaruddin
# Daden
# Saguling
# eksekusi
# ajudan
# Brigadir J
# Kamaruddin Simanjuntak
# Ferdy Sambo

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).