AYOJAKARTA.COM - Babe Bakeuni namanya pernah menjadi sorotan lantaran tega membunuh dan menjadi predator anak jalanan.
Babe Bakeuni tidak hanya membunuh, tetapi menyodomi korbannya.
Babe Bakeuni diketahui telah melakukan aksi pembunuhannya kepada 14 anak jalanan.
Sebelumnya Babe merupakan sosok orang yang dikenal baik oleh para anak jalanan.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun TikTok @era.id, Babe adalah pria yang lahir pada 1961, warga Kanjuruhan, Magelang, Jawa Tengah
Untuk menyembunyikan sifat jahatnya, ia sering memperlakukan anak jalanan dengan baik dan merawatnya dengan penuh kasih sayang.
Namun ternyata selama 17 tahun ia telah menjadi seorang pembunuh berantai sejak ia menetap di wilayah Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Salah satu kejahatan yang mengagetkan adalah ketika dia mencabuli korbannya yang sudah meninggal dunia.
Kejahatannya terbongkar pada 2010 silam, usut punya usut, kejahatannya terbongkar ketika kematian seorang pengamen yang berada di kawasan Pulo Gadung.
Baca Juga: Jauhkan Anak dari Kekerasan Seksual, Ini yang Harus Dilakukan Orang Tua
Diketahui saat itu korban tengah menyapa Babe, lalu pelaku langsung melancarkan askinya dengan modus mengajak korban ke Gedung Pulo Gadung Centre.
Namun ternyata pelaku mengajak korban ke dalam kontrakannya.
Saat korban berada dalam kontrakan tersebut, ia diperlakukan dengan baik dan diberi suguhan makanan.
Baca Juga: Tetangga Tak Menyangka NF Sedang Mengandung dan Jadi Korban Kekerasan Seksual
Setelah selesai, pelaku mulai melancarkan aksinya untuk melakukan hubungan, namun korban menolak.
Karena tidak terima, pelaku nekat menghabisi nyawa korban.
Setelah korban tewas, pelaku justru melakukan hubungan dengan korban.
Baca Juga: NF, Pembunuh Balita di Sawah Besar Adalah Korban Kekerasan Seksual
Bahkan pelaku tega memutilasi tubuh korban dan membuangnya ke berbagai lokasi di kawasan Pulo Gadung.
Atas perbuatannya tersebut, pelalu mendapatkan hukuman penjara seumur hidup pada 6 Oktober 2010 oleh Pengadilan Negara Jakarta Timur.
Sempat mengajukan banding namun pengajuan tersebut ditolak dan justru ia dijatuhi hukuman mati pada 18 Januari 2011.***

Share this article
Inilah cerita kekejian Babe Bakeuni yang merupakan pembunuh sekaligus predator anak jalanan hingga tega melakukan hal ini ke jasad korban.