AYOJAKARTA.COM - Isi buku hitam yang selalu dibawa Ferdy Sambo hingga kini masih penuh misteri.
Sempat beredar isu bahwa buku hitam Ferdy Sambo itu berisi daftar nama Jenderal Polisi yang diduga terlibat bisnis tambang ilegal di Kalimantan.
Lantas benarkan buku hitam Ferdy Sambo itu berisi tentang daftar nama Janderal Polisi yang terlibat bisnis tambang ilegal?
Baca Juga: Seluruh Eksepsi Ferdy Sambo Ditolak, Hakim Minta JPU Hadirkan 12 Saksi ke Sidang Pekan Depan
Simak ulasan lengkapnya berikut ini:
Dikutip AyoJakarta.com dari suara.com, awak media sempat berupaya untuk mengkonfirmasi langsung kepada Ferdy Sambo.
Diketahui, Ferdy Sambo menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan Bragadir J hari ini Rabu (26/10/2022).
Baca Juga: Arti Putusan Sela Adalah? Istilah yang Muncul di Sidang Kasus Ferdy Sambo
Awak media pun mencoba meminta penjelasan kepada Ferdy Sambo saat berada di PN Jakarta Selatan.
Namun, saat ditanya suami dari Putri Candrawathi itu hanya menebar senyum di balik masker hitam yang dipakainya.
Awalnya, isu bahwa buku hitam Ferdy Sambo berisi daftar nama Jenderal Polisi yang terlibat bisnis tambang ilegal ini diungkapkan oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso.
Baca Juga: Ferdy Sambo Cs Jalani Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir J dengan Agenda Putusan Sela
Dalam pernyataannya, Sugeng Teguh Santoso meyakini bahwa buku hitam Ferdy Sambo itu tidak sekadar catatan harian.
“Saya menerawang bahwa Sambo punya catatan buku hitam soal jenderal-jenderal polisi yang menerima uang perlindungan dari usaha tambang ilegal, sehingga tidak ditindak,” kata Sugeng kepada wartawan, Minggu (23/10/2022).
Bahkan, Sugeng juga mengungkap bahwa ada nama jenderal bintang dua dan satu yang terlibat dalam kasus ini.
Baca Juga: Rekam Jejak Alvin Lim Sebelum Ditangkap, Ternyata Sempat Singgung Konsorsium 303 dan Ferdy Sambo
Ferdy Sambo punya catatan tersebut karena pernah menjabat sebagai Kadiv Propam.
Terlebih sebelumnya telah beredar bagan Konsorsium tambang yang di dalamnya ada sejumlah perwira tinggi Polri.
Sugeng lantas berharap Ferdy Sambo berani untuk membongkar isi catatan buku hitam tersebut.
Kendati demikian, dalam kode etik Polri ada larangan bagi anggota polisi untuk membuka rahasia jabatannya.
Namun, dalam hal ini Sugeng mengaku belum memahami apakah aturan itu tetap berlaku bagi Ferdy Sambo atau tidak.
Seperti diketahui, saat ini Ferdy Sambo sendiri sudah berstatus bukan sebagai anggota Polri.***
*Disclaimer: Artikel ini sebelumnya tayang di suara.com dengan judul "Bungkam Ditanya Isu Buku Hitam Catat Nama Jenderal Polisi Terlibat Bisnis Tambang Ilegal, Ferdy Sambo Tebar Senyum"

Share this article
Ditanya soal isi buku hitam benarkah ada daftar nama jenderal polisi terlibat bisnis tambang ilegal, Ferdy Sambo hanya tersenyum.