4 Alasan Pengaruh Kuat Maruf yang Bikin Heran, Hakim: Dia Bukan Sopir Biasa

4 Alasan Pengaruh Kuat Maruf yang Bikin Heran, Hakim: Dia Bukan Sopir Biasa
4 Alasan Pengaruh Kuat Maruf yang Bikin Heran, Hakim: Dia Bukan Sopir Biasa

AYOJAKARTA.COM - Peran Kuat Maruf dalam kasus pembunuhan Brigadir J menjadi salah satu sorotan dalam persidangan.

Pengaruh Kuat Maruf tersebut sempat membuat heran Majelis Hakim.

Sebab, Kuat Maruf yang bekerja sebagai sopir Ferdy Sambo itu sangat dekat dengan istri majikannya, Putri Candrawathi.

Baca Juga: Ayah Brigadir J Minta Kuat Maruf Menatap Matanya, hingga Beri Teguran Tegas, Warganet : Sungguh Berwibawa

Kuat Maruf dinilai bukan sopir biasa karena pengaruh besarnya terhadap kasus Pembunuhan Brigadir J.

Lantaran hanya bertugas sebagai sopir dan bukan pula anggota polisi tapi Kuat Maruf bisa mengatur atau melarang anak buah Ferdy Sambo.

Latar belakang tersebut membuat Kuat Maruf menjadi salah satu sorotan di persidangan kasus Pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Terpopuler! Pengacara Ungkap Bukan Brigadir J yang Meraba Putri Candrawathi Tapi Kuat Maruf

1. Sosok Skuad Lama = Si Kuat

Hasil penelusuran kasus pembunuhan Brigadir J menemukan bahwa ada ancaman yang dilakukan oleh 'skuad-skuad'.

Dalam rapat dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta pada 22 Agustus 2022, Choirul Anam mengungkapkan hasil penelusuran tersebut.

Ternyata sosok skuad lama yang dimaksud adalah sopir dan ART Istri Ferdy Sambo, yakni Kuat Maruf.

Penyebutan skuad disini ternyata maksudnya mengarah pada 'Si Kuat'.

kuat marufBaca Juga: Terpopuler! Kuat Maruf Bantah Keterangan Kekasih Brigadir J: Tidak Ada Bahasa Seperti Itu Waktu Kejadian

2. Orang Kepercayaan Ferdy Sambo

Kuat Maruf merupakan karyawan senior sehingga menjadi orang kepercayaan Ferdy Sambo.

Perebutan kepercayaan ini membuat adanya rasa saling iri dan kecemburuan antara ajudan dengan Kuat Maruf.

Diduga ada sekelompok orang yang merupakan ajudan yang cemburu dengan kedekatan Brigadir J dengan Ferdy Sambo.

"Perselisihan di antara mereka ini sudah lama ada, atau kecemburuan-kecemburuan," jelas Kamaruddin Simanjuntak selaku Kuasa Hukum keluarga Brigadir J.

Baca Juga: Pertanyaan Ibunda Brigadir J ke Kuat Maruf dan Ricky Rizal: Sudah Puas dengan Kematian Yoshua?

3. Ancam Bunuh Brigadir J

Situasi persaingan perebutan kepercayaan mulai dirasakan tidak enak oleh Brigadir J.

Dalam persidangan, kekasih Brigadir J, Vera Simanjuntak mengungkap soal pengancaman tersebut.

Ancaman pembunuhan tersebut diceritakan Brigadir J kepada Vera terjadi sehari sebelum Brigadir J tewas.

"Terus, 'aku diancam' dia (Brigadir J) bilang gitu, 'diancam gimana?' saya bilang, 'berani kau naik ke atas kubunuh kau' dia bilang gitu," jelas Vera ketika menelepon Brigadir J.

Vera Simanjuntak menyebut Brigadir J pernah bercerita bahwa dirinya pernah diancam akan dibunuh oleh skuad-skuad di rumah Ferdy Sambo.

"'Siapa yang ancam?' saya bertanya, 'skuad-skuad disini' dia (Brigadir J) bilang," kata Vera menceritakan percakapannya dengan Brigadir J.

Dimana berdasarkan hasil penelusuran, skuad tersebut diduga yakni Kuat Maruf.

Baca Juga: Momen Adik Brigadir J Tenangkan Sang Ibu yang Tak Bisa Tahan Tangis dan Amarah saat Kuat Maruf Minta Maaf

4. Punya 'Hubungan Spesial' dengan Putri Candrawathi

Sempat dibeberkan oleh Susi yang merupakan ART Ferdy Sambo di persidangan soal kedekatan Kuat Maruf dan Putri Candrawathi.

Susi sempat keceplosan menyebut nama Kuat Maruf saat ditanya Hakim soal Arka, anak keempat Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo.

Brigadir Daden, salah satu ajudan Ferdy Sambo juga mengaku bahwa Arka merupakan anak adopsi.

Diungkapkan oleh Kuasa Hukum Bharada E bahwa Brigadir J sempat memergoki Putri Candrawathi bermesraan dengan Kuat Maruf di Magelang.

Pada adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di Magelang, juga terbukti bahwa ada adegan Kuat Maruf berada dalam satu kamar bersama Putri Candrawathi.

Baca Juga: Ucapkan Dukacita pada Keluarga Brigadir J, Kuat Maruf Bantah Semua Dakwaan sampai Bersumpah Demi Nama Tuhan

Sehingga hal itu juga turut dipertanyakan oleh Ibunda Brigadir J di persidangan.

"Ada apa kamu dengan si Putri itu Kuat Maruf? ada apa? siapa kamu di dalam itu? siapanya si Putri kamu? sampai kamu mendesak, mengatur si Putri," ujar Rosti Simanjuntak kepada Kuat Maruf.

Dari keempat alasan itu tentunya semakin terkuak peran Kuat Maruf dalam kasus Pembunuhan Brigadir J.

Namun hingga posisi Kuat Maruf sudah menjadi terdakwa pun masih terjadi tarik ulur soal kesaksian para terdakwa pada persidangan.

Bahkan Ibunda Brigadir J meminta Kuat Maruf dan kelompok ajudan agar berbicara sejujur-jujurnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pembunuhan Brigadir J
# sopir
# Putri Candrawathi
# Kuat Maruf
# Brigadir J
# Ferdy Sambo
# Majelis Hakim

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).