Terungkap! Isi Dokumen Ini Jelaskan Seberapa Kuat Ferdy Sambo, Tak Heran Para Jenderal Takut

Terungkap! Isi Dokumen Ini Jelaskan Seberapa Kuat Ferdy Sambo, Tak Heran Para Jenderal Takut
Terungkap! Isi Dokumen Ini Jelaskan Seberapa Kuat Ferdy Sambo, Tak Heran Para Jenderal Takut

AYOJAKARTA.COM - Terungkap sebuah dokumen yang menjelaskan bahwa Ferdy Sambo memiliki kekuatan sangat besar hingga membuat para jenderal ketakutan.

Kekuatan Ferdy Sambo yang begitu besar diduga menjadi salah satu penyebab banyak petinggi kepolisian yang takut dengan terdakwa kasus pembunuhan terhadap Brigadir J tersebut.

Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo memiliki kekuatan hingga membuat para jenderal tidak berani melawannya.

Hal tersebut yang membuat ia kesulitan untuk memberikan laporan dan menyelidiki lebih lanjut tentang kasus pembunuhan terhadap Brigadir J oleh terdakwa Ferdy Sambo.

Baca Juga: Mengejutkan! Kepolisian Disebut Punya Alat Canggih untuk Meretas, Kamaruddin Simanjuntak Sampai Kewalahan

Pada awal pelaporan kasus, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa ada beberapa hambatan yang ia alami ketika menyelidiki dan memberikan laporan atas dugaan pembunuhan terhadap Brigadir Joshua Hutabarat.

Hambatan ini ia alami diduga karena sosok Ferdy Sambo memiliki kekuatan yang sangat besar hingga bisa membuat para Jenderal Kepolisian takut kepadanya dan mempersulit proses hukum tersebut.

Dalam sidang lanjutan yang digelar pada Selasa (01/11/2022), Kamaruddin mengungkapkan beberapa fakta yang menunjukkan seberapa besar kekuatan Ferdy Sambo dalam kepolisian.

Bahkan, kekuatan Ferdy Sambo tersebut membuat banyak jenderal yang takut dan enggan membantu Kamaruddin Simanjuntak untuk menyelesaikan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J tersebut.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Ferdy Sambo, Saksi Ahmad Syahrul: Jenazah Brigadir J Dibawa ke IGD, Bukan ke Kamar Mayat

Ia menyebutkan bahwa penyidik Polri telah menaruh kebencian kepadanya, khususnya ketika ia mulai melaporkan atas dugaan kasus pembunuhan oleh mantan Kadiv Propam Polri tersebut.

“Kemudian hambatan lainnya adalah ketika saya melapor kepada penyidik Polri, mereka itu sepertinya benci kepada saya. Terbukti ketika saya ingin memberikan bukti saja mereka ketakutan,” ujar Kamaruddin.

Ketakutan dari para jenderal tersebut kemudian membuatnya bingung dan bertanya-tanya, hingga Kamaruddin Simanjuntak memutuskan untuk mengajukan permintaan kepada Kapolri.

Kamaruddin Simanjuntak mengusulkan kepada Kapolri untuk menghentikan Irjen Pol Ferdy Sambo pada saat itu untuk meredam ketakutan yang dihadapi para jenderal.

“Saya heran kenapa penyidik sampai pangkat jenderal aja ketakutan, sehingga saya waktu itu untuk mengatasi ketakutan itu saya meminta Kapolri memberhentikan sementara Ferdy Sambo dari Kadiv Propam,” tuturnya.

Baca Juga: Viral Pengakuan Ismail Bolong, Mahfud MD Ungkap Isu Perang Bintang di Tubuh Polri

Ia kemudian bercerita ketika dirinya akan menyerahkan bukti-bukti kasus yang didapatkan dari informannya kepada para penyidik.

Akan tetapi, penyidik dari kepolisian malah tidak mau menerima dan takut ketika harus menerima informasi tersebut lewat ponsel.

Hingga pada akhirnya, Kamaruddin Simanjuntak memberikan bukti laporan kasus pembunuhan oleh Ferdy Sambo tersebut melalui laptop yang tidak tersambung dengan internet.

“Ketika itu tidak ada yang berani untuk menerima bukti saya yang akan saya serahkan melalui handphone. Saya pindah kepada laptop yang tidak tersambung internet,” tuturnya.

Dari situ, kemudian muncul dugaan dari Kamaruddin Simanjuntak bahwa seluruh kegiatan dan pergerakan penyelesaian kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo sudah dipantau.

“Dari situ kemudian saya menduga bahwa ada alat canggih yang dimiliki oleh Polri untuk memantau kegiatan itu semua, termasuk pergerakan saya,” kata Kamaruddin Simanjuntak.

Baca Juga: Cek Deretan Kebohongan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, dari Status Anak Bungsu Hingga Tes Swab PCR!

Tak hanya itu, Kamaruddin Simanjuntak kemudian memberikan bukti berupa dokumen kepada Jaksa dan Hakim untuk membenarkan atas kekuasaan Ferdy Sambo yang begitu besar.

Dari dokumen tersebut, kemudian ditemukan fakta bahwa Ferdi Sambo merupakan Kasatgas Merah Putih yang ada di bawah pengawasan Kapolri Pada saat itu.

Ia kemudian menemukan bahwa seluruh petinggi dari kepolisian berada di dokumen tersebut.

Lalu, nama Ferdy Sambo tertulis sebagai Kasatgas atau yang memiliki kekuasaan tertinggi pada saat itu.

“Berdasarkan dokumen yang saya bawa ini ternyata Ferdy Sambo merupakan Kasatgas Merah Putih,” tuturnya.

“Di dalam dokumen ini, saya menemukan bahwa seluruh petinggi kepolisian ada di dalamnya. Mulai dari jajaran penasihat, pelindung, dan seterusnya, hingga Kasatgas nya adalah Ferdy Sambo,” tambahnya.

Baca Juga: Bukti Pembunuhan Berencana Brigadir J Makin Jelas, Saksi Nakes Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Lakukan Swab!

Di sisi lain, Kamaruddin Simanjuntak kemudian menjelaskan bahwa masih ada praduga tak bersalah yang ia berikan kepada para petinggi kepolisian pada saat itu.

Kapolri kemudian diminta oleh Kamaruddin Simanjuntak untuk memberhentikan sementara Ferdy Sambo demi menuntaskan dugaan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J pada saat itu.

“Oleh karena itu, untuk menegakan asas praduga tak bersalah, saya meminta Ferdy Sambo saat itu diberhentikan terlebih dahulu dari Kasatgas Merah Putih kepada Kapolri,” jelas Kamaruddin kepada Jaksa dan Hakim.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kepolisian
# pembunuhan Brigadir J
# terungkap
# Kamaruddin
# Kasus Pembunuhan Brigadir J
# Brigadir J
# Kamaruddin Simanjuntak
# jenderal
# Ferdy Sambo
# dokumen

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.