AYOJAKARTA.COM--Sidang Pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawati berhasil menarik perhatian publik.
Selain itu persidangan yang berjalan begitu lama dan saksi- saksi yang dihadirkan mampu membuat publik ikut larut dalam kasus ini.
Belakangan nama Susi ART yang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan banyak diperbincangkan.
Baca Juga: Gelak Tawa Penuhi Seisi Ruang Sidang Dengar Jawaban Susi Soal Kata 'Siap' yang Sering Diucapkan
Hakim menilai Susi sering berbohong dalam memberikan kesaksiannya.
Hal ini terlihat dari ketidaklancaran Susi dalam menjawab pertanyaan dari Hakim.
Dikutip ayojakarta.com dari kanal YouTube TvOneNews (12/11/2022), Poppy Amalia seorang pakar mikro ekspresi mencoba membaca ekspresi dari Susi.
Baca Juga: Bikin Gemes! Terungkap Ini 5 Kebohongan Susi ART Ferdy Sambo Yang Terbantahkan
Poppy menjelaskan bahwa saat seseorang menjawab pertanyaan dengan spontan maka dia mengatakan hal yang sebenarnya.
Setelah melihat ekspresi Susi saat menjawab pertanyaan dari hakim, Poppy menjelaskan perbedaan antara jawabannya sedang mengingat atau menghafalkan jawaban.
"Kalau mengingat dia akan hati-hati, karena sebelumnya sudah ada statement, kamu kalau salah- salah bisa jadi terdakwa lo," ucap Poppy.
Poppy pun menambahkan bahwa ada tiga alternatif berkaitan dengan ekspresi dari Susi yang terlihat tidak lancar dalam menjawab pertanyaan.
Yang pertama adalah tidak ada dalam hafalannya, kedua tidak ada dalam memorinya dan yang terakhir dirinya tidak mengerti apa yang ditanyakan.
Hal yang paling penting terkait ekspresi dari Susi adalah saat menjawab pertanyaan adalah keraguan yang ditunjukkannya.
Pada saat menjawab dirinya selalu melihat keatas dengan intonasi suara yang menurun di akhir jawaban.
Baca Juga: Bukti CCTV Tak Dilabeli, Hakim Tegur Penyidik Kasus Ferdy Sambo: Beli Gorengan Aja Pakai Resi!
Poppy kemudian membandingkan ekspresi Bharada E dan Susi saat dipertemukan.
Ekspresi Bharada E tegak menatap ke depan saat menyanggah kesaksian dari Susi.
Namun berbeda dengan Susi, dirinya terlihat menundukkan kepala dan tidak berani melihat kedepan.
Ekspresi menunduk Susi dalam hal ini dapat diartikan bahwa informasi yang disampaikan oleh Bharada E benar adanya, adanya pengalaman emosional, merasa takut dan merasa tertekan.
Poppy kembali menegaskan jika memang Susi berkata benar maka posisinya akan tegap seperti yang dilakukan Bharada E.
"Tapi yang jelas kalau memang itu benar, dia akan tegak, posisi badannya kan juga tidak tegak, kalau Bharada E kan open ya, brarti dia siap untuk menerima informasi. Tapi perhatiin Susi itu maju dan nutup," pungkas Poppy.***

Share this article
Terungkap kebohongan Susi RT Ferdy Sambo dalam persidangan, sehingga pakar mikro ekspresi mengatakan hal ini