A
AYOJAKARTA.COM-- Warga dihebohkan dengan penemuan empat mayat yang sudah mengering dan mengeluarkan bau tak sedap di perumahan Citra Garden 1 Extension Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis malam (10/11/2022).
Penemuan pertama kali tercium oleh salah satu petugas PLN yang hendak melakukan pemutusan instalasi listrik pada rumah tersebut.
Siapa sangka, saat setelah sampai pada rumah tersebut petugas PLN justru mencium bau yang tidak sedap dan begitu menyengat.
Atas penemuanya tersebut lantas petugas PLN kemudian menghubungi Ketua RT 7 RW 16 Kalideres di wilayah tersebut bernama Asiung.
Berdasarkan informasi yang didapat dari Ayojakarta.com dari pmjnews dalam artikel yang berjudul Kronologis Penemuan 4 Mayat Mengering di Perumahan Citra Garden Kalideres pada Minggu (13/11/2022).
Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce di Mapolres Metro Jakarta Barat menyebutkan bahwa "Kejadian di hari Kamis tanggal 10 November sekira pukul 18.00 di perumahan Citra 1 Kalideres yang mana ditemukan oleh warga sekitar pak RT mencium bau, sehingga timbul kecurigaan dan memanggil pihak kepolisian dan secara bersama sama membuka rumah," ujarnya.
Dengan bantuan warga setempat pembukaan pintu rumah tersebut dilakukan secara paksa dan ditemukan empat mayat dengan posisi yang berbeda-beda.
"Dilakukan pembukaan secara paksa dan ditemukan ada empat mayat, dua laki-laki dan dua perempuan yang berbeda beda posisinya, ada yang dibelakang, ada di kamar tengah dah ada di ruang tamu," kata Pasma.
Diketahui empat mayat tersebut merupakan satu keluarga yang terdiri dari dua laki laki dan dua perempuan.
Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Berikut Update Lengkap Formasi dan Jadwal Seleksi PPPK 2022 Tenaga Kesehatan
"RY (71), RN (68), dan DF adalah anaknya perempuan berusia 42 tahun dan DG (69) merupakan ipar dari bapaknya," ucap Pasma.
Sedangkan, berdasarkan pernyataan dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kematian empat orang yang sudah ditemukan mengering tersebut.
"Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah diterjunkan kelapangan, mem-back up Polres Metro Jakarta Barat dalam penyelidikan kasus tersebut," kata Hengki.
Baca Juga: Keterangan Berubah-ubah, Sambil Menunduk Adzan Romer Mengaku Takut Sama Ferdy Sambo
"Kami membantu Polres Metro Jakarta Barat untuk mengungkap penyebab kematian sekeluarga di Kalideres secara ilmiah sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara Hukum" tandasnya.
Pihaknya akan melakukan serangkaian penyelidikan dengan metode induktif dan deduktif untuk membuka tabir kematian dari empat mayat tersebut.
"Yang Jelas secara induktif, yaitu olah TKP sudah dilaksanakan. Sedangkan secara deduktif, kami akan mendalami informasi," tambah Hengki Haryadi mengutip dari pmjnews.com dalam artikel Polda Metro Bentuk Tim Selidiki Kasus Kematian Sekeluarga di Kalideres
Selain itu terkait penemuan awal tidak adanya bahan makanan didalam tubuh mayat tersebut, saat ini masih menunggu hasil kedokteran forensik dan laboratorium forensik. Termasuk mendalami kemungkinan adanya zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh korban.
Baca Juga: Wah! Kiky Saputri Minta Prabowo Jadi Saksi Pernikahannya, Netizen: Ini Bukan Roasting Kan?
Menurutnya pihaknya akan melakukan pemeriksaan digital forensik untuk menggali kemungkin motif dibalik tewasnya satu keluarga ini.
Kemudian dirinya menyebutkan bahwa penyelidikan akan terus mengedepankan metode ilmiah karena hasilnya nanti akan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: 3 Hari Tercium Bau Tak Sedap, Ditemukan Satu Keluarga Tewas di Rumah Kalideres
"Yang paling utama secara scientific crime investigation, tim Polda Metro Jaya dan Polres Jakbar masih terus mendalami dan menanti hasilnya, baik dari kedokteran forensik maupun laboratorium forensik," tuturnya.
"Artinya, perihal kematian disebabkan kelaparan itu belum bisa dipertanggung jawabkan," tandasnya.***

Share this article
Buntut penemuan 4 mayat mengering di kalideres, membuat kepolisian turun tangan dan membuat tim guna menyelidiki kasus tersebut