AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo merupakan terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J di rumah Duren Tiga.
Sementara Bharada E berstatus sebagai justice collaborator.
Nyawa Brigadir J hilang setelah ditembak oleh Bharada E sesuai dengan perintah keji dari Ferdy Sambo.
Sosok Ferdy Sambo disebut memberikan perintah keji pada Bharada E hingga hilangnya nyawa Brigadir J.
Ronny Talapessy, kuasa hukum Bharada E atau Richard Eliezer mengungkap perintah keji Ferdy Sambo pada kliennya.
Terungkap tak hanya perintah tembak yang dilontarkan mantan Kadiv Propam Polri tersebut.
"Di lantai 3 perintah itu keluar. Perintahnya itu bukan perintah tembak lagi, tapi perintah tembak dan bunuh. Nanti kita buktikan di persidangan," tutur Ronny dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com pada Sabtu (19/11/2022).
Saat kejadian di rumah Duren Tiga, Bharada E sedang berada di halaman rumah pribadi Ferdy Sambo di Saguling, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Martin Lukas Simanjutak Akui Sudah Laporkan 2 Saksi Ferdy Sambo, Susi dan Kodir Deg-degan!
Ricky atau Bripka RR memanggil rekan kerjanya tersebut karena dipanggil Ferdy Sambo.
"Richard tanya ada apa bang. Gak tahu (jawab Ricky). Richard naiklah ke atas lantai 3. Kemudian perintah itu keluar (tembak dan bunuh)," tuturnya.
Meski dalam BAP, Ferdy Sambo menjelaskan bahwa perintahnya hanya untuk menghajar Brigadir J.
Sedangkan pada BAP Ricky Rizal, tertulis bahwa perintah tembak ini dikeluarkan Ferdy Sambo.
"Di BAP-nya Ricky Rizal perintahnya, perintah tembak. Di BAP Richard Eliezer juga perintah tembak. Itu juga sangat hajar," ujarnya.
Soal perintah keji Ferdy Sambo, Bharada E mengaku tak bisa menolak karena dirinya masih sangat baru dalam tugasnya sebagai ajudan mantan Kadiv Propam Polri tersebut.
"Saya sangat menyesali perbuatan saya," kata Eliezer setelah pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022).
"Namun, saya hanya ingin menyatakan bahwa saya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jenderal, terima kasih," tambahnya.
Pria 24 tahun ini juga menyampaikan permintaan maaf khusus pada keluarga Brigadir J, terutama kedua orang tua almarhum.
"Dan untuk keluarga almarhum Bang Yos, Bapak, Ibu, Reza, serta seluruh keluarga besar Bang Yos, saya memohon maaf," tambahnya.***

Share this article
Ronny Talapessy mengungkap perintah keji Ferdy Sambo pada Bharada E yang sesungguhnya, ternyata bukan hanya hajar Brigadir J.