AYOJAKARTA.COM--Mendiang Brigadir J dituduh telah melakukan kekerasan seksual kepada Putri Candrawathi hingga membuat Ferdy Sambo membunuhnya.
Tidak hanya kekerasan seksual, Brigadir J juga dituduh berkepribadian ganda oleh pihak Ferdy Sambo.
Dengan adanya tuduhan berkepribadian ganda dan tuduhan lainnya, membuat Pakar Forensik menyimpulkan bahwa sebetulnya Brigadir J merupakan korban kekerasan seksual sesungguhnya.
Baca Juga: Sempat Mengikuti Skenario Sambo, Bharada E Meminta Maaf Kepada Komandan dan Senior
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube metrotvnews pada Selasa (22/11/22), Pakar Forensik, Reza Indagiri menyebut bahwa Brigadir Yosua telah menjadi korban kekerasan seksual selama berulang kali.
Sebelumnya ia menyebutkan bahwa ia menduga tidak ada kekerasan seksual yang dilakukan oleh Nofriansyah Yosua Hutabarat.
“Saya ingin mengajak kita semua kembali di bulan Juli yah, bulan Juli Saya katakan bahwa Saya tidak yakin ada kontak seksual apalagi kekerasan seksual, baik itu di Duren Tiga atau di Magelang,” ujar Reza.
Mengingat banyaknya tudingan buruk yang dilontarkan kepada mendiang Yosua oleh pihak Ferdy Sambo.
Membuat Reza Indragiri menduga bahwa Yosua adalah korban kekerasan seksual.
“Lantas apa penilaian Saya setelah sekarang ada sekian banyak sifat-sifat atau tabiat buruk mendiang Yosua yang dibuka di Majelis Hakim, Saya justru semakin khawatir bahwa mendiang Yosua ini memang mengalami kejahatan seksual secara berulang kali,” ujarnya.
Mendiang Yosua dituduh memiliki sifat tempramental, sering gonta-ganti pasangan dan dugem.
Menurut pandangannya, itu justru malah mencerminkan seseorang yang pernah mengalami kekerasan seksual selama berulang.
Pakar Forensik menyebut bahwa selama ini Yosua bisa jadi diam dan sulit mencari pertolongan.
“semakin kasat mata maka pantas bagi kita untuk berspekulasi bahwa keterangan saksi ditambah dengan penilaian penasehat hukum justru mempertegas kekhawatiran Saya bahwa mendiang Yosua adalah seorang korban kejahatan seksual,” ujarnya.
Bukan hanya dari Pakar Forensik, Kamaruddin Simanjuntak juga menyebut bahwa kliennya merupakan korban kekerasan seksual.***

Share this article
Dibalik tuduhan berkepribadian ganda, Pakar Forensik Reza Indragiri justru menilai Brigadir J adalah korban dari hal ini