Korban Gempa Cianjur Bisa Dapatkan Kompensasi Kerusakan Rumah hingga Relokasi Pemukiman

Kompensasi Kerusakan Rumah hingga Relokasi Pemukiman Dampak Gempa Cianjur
Kompensasi Kerusakan Rumah hingga Relokasi Pemukiman Dampak Gempa Cianjur

AYOJAKARTA.COM – Gempa Cianjur yang telah terjadi tidak hanya memakan korban jiwa namun juga mengakibatkan kerusakan parah terhadap pemukiman warga baik rumah hunian maupun insfrastruktur umum.

Jumlah kerusakan rumah akibat gempa Cianjur yang telah didata oleh pemerintah adalah 58 ribu unit, jumlah ini masih akan terus bertambah karena proses pendataan belum sepenuhnya selesai.

Rincian kerusakan rumah yang terdampak gempa Cianjur adalah, rumah dengan rusak ringan sebanyak 20.376 unit, rusak sedang sebanyak 12.496 unit, dan rusak berat sebanyak 25.186 unit.

Baca Juga: Ungkap Keanehan di Sidang, Ronny Talapessy Bongkar Hal yang Belum Pernah Dibahas Soal CCTV Ini!

Untuk rumah dengan kerusakan ringan hingga sedang akan mendapat kompensasi dari pemerintah hingga maksimal 50 juta rupiah.

Sedangkan rumah dengan kerusakan berat nantinya akan mendapat bantuan pembangunan rumah baru atau akan direlokasikan ke tempat tinggal yang lebih aman bencana.

Sampai saat ini pemerintah masih terus melakukan pendataan rumah terdampak gempabumi, namun jika masyarakat khawatir rumahnya belum terdata oleh pemerintah maka bisa mengajukan secara mandiri.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube metrotvnews, pengajuan mandiri kompensasi rumah rusak akibat gempa bisa dilakukan pada aplikasi Rutena.

Baca Juga: Miris! Sekeluarga Tewas Diracuni Anak Kandungnya di Magelang : Syok! Padahal Desember Korban Mau Nikah

Masyarakat bisa mendownload melalui playstore atau bisa juga mengakses melalui laman www.rutena.perumahan.pu.go.id.

Rutena merupakan inovasi teknologi informasi berupa aplikasi pendataan rumah terdampak bencana yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR.

Nantinya masyarakat akan diminta menginput data dalam aplikasi tersebut salah satunya adalah foto rumah dari berbagai sisi.

Kemudian setelah pengajuan disetujui, maka akan ada pihak pemerintah yang melakukan verifikasi dan menentukan tingkat kerusakan rumah dan bantuan yang akan diberikan.

Baca Juga: Terkini! Lembaga Pengelola Dana Pendidikan RI Pamit Undur Diri

Pemerintah juga sudah menyiapkan lokasi baru untuk merelokasi pemukiman masyarakat.

Diketahui bahwa Kecamatan Cugeneng menjadi lokasi yang paling parah terdampak oleh gempabumi Cianjur. Hal ini karena lokasinya sangat dekat dengan Sesar Cimandiri yang diduga adalah penyebab terjadinya gempa.

Karena lokasi Kecamatan Cugenang yang dikelilingi oleh banyak sesar aktif dan karena gempabumi Cianjur yang berkekuatan 5,6 Magnitudo telah menghancurkan puluhan ribu rumah, maka sangat dikhawatirkan jika nantinya ada gempabumi yang terjadi lagi.

Oleh karena itu pemerintah memiliki rencana untuk malakukan bedol desa Cugenang atau melakukan relokasi memindahkan pemukiman Cugenang ke daerah yang lebih aman dan terhindar dari ancaman gempa.

Baca Juga: Waspada Bencana Gempa Bumi, Simak dan Siapkan Langkah Mitigasi Berikut!

Rencana relokasi berada di Kecamatan Cilaku yang berjarak sekitar 10-12 km dari Kecamatan Cugenang. Kecamatan Cilaku bisa dikatakan jauh lebih aman untuk ditinggali daripada Cugenang.

Alasan pertama akan diadakannya relokasi pemukiman warga adalah karena kawasan ini dilintasi oleh sesar-sesar yang masih aktif dan bisa bergerak kapan saja.

Alasan kedua adalah karena tanah dan batuan di Cianjur masih belum kompak atau masih kurang terkonsolidasi. Hal ini mengakibatkan adanya potensi pergerakan tanah, maka jika terjadi gempa yang dangkal saja dampak kerusakannya akan tinggi.

Alasan ketiga adalah pemerintah perlu melakukan pembangunan kembali dengan tata ruang Cianjur agar sesuai dengan resiko bencana alam.

Diharapkan dengan adanya kompensasi dan rencana relokasi ini dapat membuat pemukiman warga menjadi lebih aman dari ancaman gempabumi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# korban gempa
# gempa Cianjur
# relokasi
# kompensasi
# pemukiman
# rumah

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.