Diduga Pengikut Sekte, Inilah 4 Teori Kematian Keluarga Kalideres

Ilustrasi, berbagai macam teori bermunculan terkait dengan penyebab tewasnya satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.
Ilustrasi, berbagai macam teori bermunculan terkait dengan penyebab tewasnya satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.

AYOJAKARTA.COM – Berbagai macam teori bermunculan terkait dengan penyebab tewasnya satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.

Baru-baru ini, penyidik dari kepolisian menemukan hal mengejutkan sebagai barang bukti atau petunjuk untuk mengungkap fakta di balik kematian satu keluarga tersebut.

Penyidik diketahui menemukan sejumlah mantra yang tertulis di kain dalam rumah tempat keempat korban tewas.

Baca Juga: Soal Kematian Keluarga Kalideres, Polisi Temukan Mantra dan Kemenyan, Motif Kematian Mulai Terungkap!

Hal ini dikonfirmasi dari pernyataan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi.

Dikutip AyoJakarta.com dari Republika.co.id pada Kamis, 1 Desember 2022, Hengki Haryadi mengatakan bahwa pihaknya menemukan beberapa kain yang diduga bertuliskan mantra.

"Di kain, ada beberapa. Diduga mantra," tuturnya.

Kendati demikian, Hengki tidak memberikan penjelasan berkaitan dengan bunyi mantra yang ditemukan pada beberapa kain tersebut.

Baca Juga: Cek Fakta: Satu Keluarga di Kalideres Tewas Karena Aktivitas Ritual? Polisi Temukan Mantra Hingga Kemenyan

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab sebenarnya dari kematian satu keluarga di Kalideres.

"Mengenai sebab sebab kematian, kami sedang menanti hasil dari pemeriksaan patologi anatomi yang saat ini sedang didalami para ahli kedokteran forensik gabungan dari kedokteran forensik Polri maupun RSCM dan Universitas Indonesia," kata Hengki.

Di sisi lain, ada berbagai macam teori yang tersebar dan diperbincangkan oleh masyarakat di sosial media.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa teori yang diyakini sebagai penyebab kematian keluarga di Kalideres.

Baca Juga: Kasus Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres, Kriminolog Jelaskan Beberapa Teori Ini!

1. Penganut Sekte Tertentu

Teori yang pertama ini bisa dibilang sebagai teori yang paling populer dan paling banyak diperbincangkan.

Nessie Judge yang kerap membahas soal mistis di kanal YouTube-nya menduga, bahwa keluarga yang tewas di Kalideres ini menganut suatu sekte yang sedang berkembang di India bernama Jaina.

Dalam kepercayaan ini, ada sebuah ritual tertentu berupa puasa ekstrem yang dinamakan Puasa Sallekhana atau Samadi Marana.

Ritual tersebut dilakukan dengan cara berpuasa tanpa makan dan minum hingga kematian menjemput.

Menurut kepercayaan umat Jaina, seorang yang bisa menjalani puasa hingga mati akan mencapai tingkat tertinggi dalam kehidupan keagamaan mereka.

Walaupun belum dapat dipastikan, tetapi teori sekte ini diperkuat dengan temuan mantra yang diungkapkan pihak kepolisian baru-baru ini.

Baca Juga: Titik Terang Kasus Kematian Satu Keluarga Kalideres, Polisi: Ponselnya Berisi Emosi Negatif!

2. Dibunuh DF

Teori yang kedua ini merujuk pada tindakan kriminal yang diduga dilakukan oleh anak dari pasangan di Kalideres tersebut.

Anak yang berinisial DF diduga telah membunuh ketiga korban lainnya, atas dasar keanehan pada jasad-jasad yang ditemukan.

Dari ketiga jasad lain, ditemukan semangkuk kapur barus yang diletakan di sebelah mereka.

Namun, kapur tersebut tidak ditemukan pada jasad DF yang diduga meninggal paling akhir.

Hal ini kemudian menjadi dugaan bahwa DF sengaja membunuh dan memberikan kapur barus di sebelah jenazah lain agar bau busuknya bisa hilang.

3. Perampokan

Selain ada dugaan bahwa DF yang membunuh korban lainnya, muncul teori yang menyatakan bahwa keluarga tersebut tewas karena dibunuh orang lain.

Ada dugaan bahwa keluarga ini dirampok atau dibunuh karena motif pencurian, mengingat tidak ditemukannya mobil dan motor milik korban di tempat.

Akan tetapi teori ini dilemahkan dengan fakta bahwa keadaan rumah pada saat itu tidak berantakan.

Di sisi lain, tidak ditemukan juga bekas kekerasan atau bercak darah di dalam rumah yang biasanya ada pada kejadian perampokan.

Baca Juga: Dian Salah Satu Anggota Keluarga Kalideres, Suka Baca Novel Horor, Sang Sahabat Mengatakan Hal Mengejutkan

4. Gangguan Psikotik Bersama

Teori terakhir yang disampaikan dan diyakini oleh Nessie, yaitu keluarga di Kalideres ini menderita gangguan psikotik bersama.

Kondisi ini menyebabkan orang yang memiliki mental normal, menjadi percaya akan delusi orang lain yang memiliki gangguan psikotik.

Nessie menduga kuat bahwa gangguan ini bisa menjadi salah satu penyebab kematian bersama dalam suatu keluarga.

Itulah beberapa teori tentang penyebab kematian satu keluarga di Kalideres yang masih menjadi misteri.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# satu keluarga tewas
# satu keluarga tewas
# sekte
# Kalideres

News Update

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.