Ramalan Jayabaya di 2023, Bagaimana Keadaan Ekonomi dan Politik di Indonesia?

Ramalan Jayabaya di 2023, Bagaimana Keadaan Ekonomi dan Politik di Indonesia?
Ramalan Jayabaya di 2023, Bagaimana Keadaan Ekonomi dan Politik di Indonesia?

AYOJAKARTA.COM - Memasuki penghujung akhir tahun 2022, mulai banyak informasi mengenai ramalan Indonesia di tahun 2023.

Menuju pergantian tahun memang tak lepas dari banyaknya informasi mengenai ramalan Indonesia di tahun 2023.

Terlebih jika informasi ramalan tersebut rupanya sudah pernah dibahas oleh seseorang.

Baca Juga: Ngeri, Jayabaya Ramalkan Pulau Jawa Terbelah jadi Dua di Tahun Ganjil 2023? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Biasanya ramalan-ramalan tersebut dibahas oleh seorang peramal terkenal.

Seperti halnya Nostradamus, sosok peramal yang ramalannya dikenal fenomenal.

Ramalan Nostradamus dianggap fenomenal lantaran ia dapat meramalkan suatu kejadian besar di dunia.

Baca Juga: Pulau Jawa Akan Terbelah Menjadi Dua, Ramalan Jayabaya yang Banyak Dipercaya Masyarakat Jawa

Di Indonesian sendiri, ada sosok yang dikenal dengan nama Jayabaya.

Jayabaya adalah nama seorang Raja yang berasal dari Kerajaan Kadiri yang memerintah pada sekitar tahun 1135-1157.

Sosok Jayabaya kini pekat diingatan masyarakat dengan ramalannya, termasuk ramalan tentang Indonesia di tahun 2023.

Baca Juga: Inilah 4 Ramalan Prabu Jayabaya yang Sudah Menjadi Nyata: Pulau Jawa Berkalung Besi?

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Nasib dan Hoki, berikut ramalan Jayabaya di tahun 2023 dari sisi ekonomi dan politik:

Inflasi dan resesi

Dalam ramalannya, Jayabaya sempat memprediksikan jika dunia dan Indonesia akan mengalami inflasi dan juga resesi.

Baca Juga: Tak Hanya Terbelah, Jayabaya Juga Ramalkan Pulau Jawa akan Tenggelam: Jakarta Terancam!

Ramalan Jayabaya tersebut berbunyi “wong nggolek pangan, koyo gabah diinteri”.

Jika diterjemahkan, di tahun 2023 orang akan kalang kabut mencari penghidupannya, ibaratnya seperti beras ketika di goncang-goncang dalam tampah.

Selain itu ramalan Jayabaya yang menggambarkan kondisi ekonomi di tahun 2023 adalah pasar ilang kumandhang.

Baca Juga: Geger! Gempa Megathrust Sudah Diramalkan Prabu Jayabaya? Ini yang Akan Terjadi dengan Pulau Jawa

Pasar dalam hal ini tidak hanya pasar secara fisik, akan tetapi juga pasar berbentuk digital.

Jika pasar sudah kehilangan kumandhang atau gema suaranya, bisa diartikan bahwa tidak ada aktivitas transaksi jual beli.

Sepinya pasar difaktori oleh perasaan aman seseorang jika memegang uang cash, sehingga mereka akan berhenti membeli keperluan yang bukan kebutuhan pokok.

Baca Juga: Ramalan Jayabaya: Gempa Megathrust Menghantui, Pulau Jawa Akan Terbelah Menjadi Dua

Tidak hanya itu, perekonomian di tahun 2023 juga diramalkan oleh Jayabaya dengan bunyi “akeh wong nyekel bandha, nangin uripe sengsara,”, bagaimana mungkin seseorang akan sengsara jika hidupnya dikelilingi harta, kecuali hartanya tidak dapat digunakan untuk transaksi jual beli.

Ramalan itu ditakutkan menjadi kenyataan di 2023 apabila konflik antara Rusia dan Ukraina semakin parah.

Hal tersebut tentu akan menyebabkan krisis global pada pangan dan energi.

Baca Juga: Merinding! Gempa Megathrust Sudah Diramalkan Jayabaya: Pulau Jawa Akan Terbelah Menjadi Dua

Politik semakin memanas

Jayabaya menggambarkan kondisi politik dunia dan Indonesia yang kian memanas.

Ramalan tersebut berbunyi “besok yen ana peperangan, teko saka wetan kulon kidul lan lor, akeh wong becik saya sengsara, wong jahat saya seneng,”.

Baca Juga: Mengerikan! Gempa Megathrust Ternyata Sudah Diramalkan Oleh Jayabaya: Pulau Jawa Akan Terbelah Menjadi Dua

Tidak hanya diramalkan oleh Jayabaya dan Nostradamus, hal ini juga diramalkan oleh seorang peramal tunanetra bernama Baba Vanga.

Seperti yang diketahui, perang saat ini diawali dengan perang Rusia dan Ukraina yang kemudian diramalkan akan meluas hingga negara bagian barat.

Jayabaya juga menyebut dalam ramalannya yang berbunyi “ono peperangan ing jero, amargo para pangkat akeh sing padha salah paham”.

Baca Juga: Disebut Dalam Ramalan Jayabaya, Sosok Satrio Piningit Bakal Gantikan Presiden Jokowi Punya 3 Karakter Kuat Ini

Arti dari ramalan Jayabaya tersebut adalah akan ada perang saudara karena banyak yang salah paham.

Ramalan adanya perang saudara ini juga diramalkan oleh Nostradamus dan Baba Vanga, disebutkan jika aka nada perang melawan bangsa sendiri di Amerika Serikat karena krisis pangan dan global pada 2023.

Berkaitan dengan ramalan perang saudara tersebut, hal tersebut juga bisa diartikan sebagai perang ideologi di Indonesia mengingat pada 2024 akan ada pemilihan predisen.

Demikian ramalan Jayabaya di tahun 2023. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ramalan Jayabaya
# Nostradamus
# resesi
# Jayabaya
# ramalan
# politik
# ekonomi

News Update

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.