Ngeri! Pantesan Kubu Ferdy Sambo Ingin Status Justice Collaborator Richard Eliezer Dicabut, Ternyata Demi Ini

Status Justice Collaborator Richard Eliezer terus dipersoalkan kubu Fedry Sambo
Status Justice Collaborator Richard Eliezer terus dipersoalkan kubu Fedry Sambo

AYOJAKARTA.COM--- Persïdangan kasus pembunuhan Brigadir Yosua yang menyeret Ferdy Sambo dan empat terdakwa lainnya masih berjalan hingga di penghujung tahun 2022 ini.

Sidang yang sudah dimulai sejak Oktober 2022 ini belum juga menemui titik terang. Bahkan kali ini kentara kubu terdakwa Ferdy Sambo menyerang status justice collaborator yang diberikan kepada terdakwa lainnya yakni Richard Eliezer.

Dalam proses hukum kasus pembunuhan Brigadir Yosua, pihak terdakwa Ferdy Sambo terus-terusan mencecar BAP palsu yang dibuat oleh terdakwa Richard Eliezer.

Baca Juga: Skenario Pelecehan Seksual Nyaris Mulus, ART Sartini Ungkap Putri Candrawathi Justru Lakukan Ini di Saguling

Richard Eliezer dirasa tidak pantas menjadi justice collaborator oleh pengacara Ferdy Sambo yaitu Arman Hanis.

Pengacara Ferdy Sambo tersebut memiliki anggapan demikian karena bedasarkan pada kebohongan yang Richard tulis di dalam BAP.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Inilah Alasan Ferdy Sambo Cabut Gugatan pada Presiden Jokowi dan Kapolri Listyo Sigit

Hal ini diketahui dari pernyataan Martin Lukas Simanjuntak selaku Kuasa Hukum keluarga Yosua. Bahkan Arman menganggap bukan Richard yang mengungkap kebenaran kasus pembunuhan Yosua melainkan Ferdy Sambo sendiri.

“Katanya Ferdy Sambo yang mengungkap hanya karena katanya BAPnya Richard ada yang bohong di tanggal 5,” ujar Martin.

Richard Eliezer sendiri sudah menjelaskan di dalam persidangan bahwa BAP yang ia tuliskan berisi kejujuran itu dimulai pada tanggal 6 dan setelahnya.

Baca Juga: Trisha Eungelica Anak Ferdy Sambo Sebut Soal Bertahan Hidup, Singgung Nasib Kedua Orangtuanya?

Richard sempat menulis BAP yang tidak benar karena sebelumnya mengaku ketakutan dan adanya tekanan sekaligus skenario palsu yang diarahkan oleh Ferdy Sambo. Setelahnya BAP bohong pada tanggal 5 sudah dilakukan pencabutan.

Tentang status justice collaborator (JC) milik Richard yang tidak disetujui oleh kubu Ferdy Sambo, Martin melakukan pembelaan bahwa status JC telah diberikan secara langsung oleh LPSK.

Baca Juga: Ferdy Sambo Protes Ketua RT Komplek Duren Tiga, Sebut Pengadaan CCTV di Wilayahnya Bukan Swadaya Warga

“LPSK sudah menyetujui bahkan sudah bersurat kepada Jaksa dan Hakim agar mempertimbangkan hal-hal yang meringankan buat Richard di persidangan,” ungkap Martin.

Menurut Martin, Sambo punya niat terselubung berupa keinginan gugurnya JC yang saat ini dipegang oleh Richard.

“Ferdy Sambo ini mau justice collaboratornya Richard gugur. Dengan gugur maka akan terbuka peluang Richard itu sebagai pelaku utama,” ujar Martin.

Martin mengatakan bahwa Ferdy Sambo menilai Richard bisa menjadi pelaku utama karena salah menafsirkan perintah Ferdy Sambo yang menyuruh Richard untuk menghajar Yosua tapi Richard malah menembaknya.

Baca Juga: Kena Mental? Ferdy Sambo Cabut Gugatannya kepada Presiden dan Kapolri, Kuasa Hukumnya Langsung Klarifikasi!

Jika hal ini terjadi maka terdakwa lainnya seperti Putri Candrawathi, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf akan terbebas dari hukuman karena tidak adanya perencanaan pembunuhan.

Jadi hanya ada dua orang yang akan bertanggung jawab yaitu Richard Eliezer sebagai pelaku utama dan Ferdy Sambo sebagai pelaku kedua.

Martin bahkan mengatakan bahwa perkataan pengacara Ferdy Sambo menggelikan dengan menuduh Richard pembohong dan inkonsisten.

Baca Juga: Viral Video Bus Timnas Thailand Dihadang dan Dilempari Oknum Suporter, Shin Tae Yong: Kita Pun Sama ...

“Jadi kalau kita merujuk pada kata-kata Arman Hanis ya paling menggelikan itu adalah pada saat pemeriksaan saksi ya Richard Eliezer. Pada saat Richard Eliezer diperiksa, berkali-kali Arman Haris mengatakan Richard Eliezer ini pembohong, inkonsisten gitu ya,” kata Martin.

Tidak hanya itu, Arman Hanis bahkan menganggap kliennya pantas untuk menjadi JC dan bukannya Richard Eliezer.

“Bahkan dia mengatakan Ferdy Sambolah yang layak jadi justice collaborator,” ujar Martin, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetroTV, (31/12/2022).***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Arman Hanis
# justice collaborator
# dicabut
# pembunuhan Brigadir Yosua
# Richard Eliezer
# LPSK
# Martin Simanjuntak
# Ferdy Sambo

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).