Susno Duadji Sebut Perkara Pembunuhan Brigadir Yosua jadi Melebar, Dilihat dari Beberapa Hal Ini!

Susno Duadji Sebut kasus Pembunuhan Brigadir Yosua melebar
Susno Duadji Sebut kasus Pembunuhan Brigadir Yosua melebar

AYOJAKARTA.COM--- Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji menjadi salah satu tokoh yang mengawal kasus pembuhuhan Brigadir Yosua oleh Ferdy Sambo Cs.

Susno Duadji kerap memberikan pernyataan dan penilaian terhadap kasus yang menyita perhatian masyarakat sejak pertengahan tahun 2022 lalu itu.

Masyarakat pun menunggu dengan setia hasil akhir dari persidagan kasus pembunuhan Brigadir Yosua yang kini sedang bergulir.

Baca Juga: Susno Duadji Sebut Saksi Ahli Sengaja Terus Dihadirkan, Ferdy Sambo Bidik 90 Hari Masa Penahanan Bisa Bebas

Kasus pembunuhan Brigadir J yang menyeret mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo diakui membuat banyak pihak turut angkat bicara.

Proses persidangan demi mengungkap fakta sebenarnya yang terjadi dibalik tewasnya Brigadir J terus berjalan, meskipun terasa lama.

Baca Juga: Sudah Tahu? Biaya Perpanjang SIM A dan SIM C Tahun 2023 Hanya Segini, Cek Detailnya di Sini

Pasalnya hingga kini masih menjadi tanda tanya besar apakah memang pembunuhan Brigadir J ini didasari oleh luapan emosi Ferdy Sambo ataupun pembunuhan berencana.

Hal ini membuat berbagai pihak ikut mengutarakan pandangannya, termasuk Susno Duadji.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetroTV, Susno Duadji ikut memberikan tanggapan mengenai kasus yang kini menjerat Sambo.

Menurut Susno, persidangan perkara pembunuhan Brigadir J menjadi melebar.

Pasalnya dari sudut pandang Susno, ada banyak hal-hal yang tidak berkaitan dengan perkara dalam persidangan.

Baca Juga: Detik-detik Ferdy Sambo Keceplosan Sebut Pelecehan Bagian dari Skenario: Setengah Jam Menyusun Itu!

“Kesimpulan pribadi saya karena saya tidak terlibat sebagai penyidik, tapi berdasarkan pengalaman kemudian berdasarkan pengetahuan hukum yang saya miliki bahwa hasil persidangan kesimpulan saya perkara ini melebar,” katanya.

“Melebarnya kemana? Lebih banyak kepada hal-hal di luar konteks pembunuhan direncanakan. Kemudian pertanyaan hakim kelihatannya kan lebih banyak mengarah kepada motif daripada ini,” sambungnya.

Mengenai tewasnya Brigadir J, Susno kemudian memberikan tanggapan.

Susno menilai bahwa Sambo adalah otak dari kasus tewasnya Brigadir J.

Baca Juga: Sempat Ngotot Berikan Perintah ‘Hajar’, Bharada E Tegaskan Jika Ferdy Sambo Perintah ‘Bunuh'

“Kesimpulan saya Sambo terlibat. Sambo menyuruh, karena dia menyuruh maka dia otaknya. Persoalannya apakah menyuruh membunuh atau menyuruh memberi pelajaran?” ucapnya.

Selain itu, Susno menyinggung soal masa penahanan Sambo dan terdakwa lainnya.

Seperti yang diketahui, Sambo dan terdakwa lainnya hingga kini masih menjalani penahanan.

Susno menuturkan jika hakim hanya berwenang untuk menahan terdakwa selama 90 hari.

“Satu yang saya takutkan, perkara ini diserahkan oleh Jaksa Penuntut Umum kepada pengadilan tanggal 10 Oktober, hakim hanya berwenang menahan 90 hari, sedangkan perkara ini berarti tanggal 10 Januari atau 9 Januari sudah habis kewenangan hakim,” singgungnya.

Baca Juga: Pengkhianatan Mantan Suami Norma Risma Tak Kunjung Usai, Kini Norma Risma: 'Aku Deg-degan, aku marah kak'

“Kalau ini hanya berdebat begitu saja maka mau tak mau demi hukum terdakwa lima-limanya harus dibebaskan. Nah ini yang kita khawatirkan,” lanjutnya.

Sementara ini, Susno menyimpulkan tewasnya Brigadir J akibat dari pembunuhan berencana.

"Yang bisa menentukan adalah hakim. Dan saya secara pribadi kalau melihat ini dari peristiwa Saguling sampai dengan peristiwa ini direncanakan,” ungkapnya.

Mengenai pelecehan yang dialami oleh Putri Candrawathi, Susno belum bisa menyimpulkan.

Lantaran menurut Susno, untuk menyimpulkan pengakuan Putri Candrawathi tersebut memerlukan bukti yang akurat.

Baca Juga: Si Paling Sayang Istri! Ferdy Sambo Korbankan Pangkat, Jabatan dan Kariernya Demi Putri Candrawathi

Karena seperti yang diketahui, saat ini belum ada bukti visum atau bukti lainnya yang menyatakan Putri Candrawathi benar-benar mengalami pelecehan.

Susno pun menyinggung pengacara Putri Candrawathi yakni Febri Diansyah mengenai bukti pelecehan tersebut.

“Kalau sampai sekarang saya belum bisa menentukan itu, karena kita kan harus berdasarkan bukti," terangnya.

"Tergantung pak Febri Diansyah mengangkatnya nanti apakah beliau bisa mengumpulkan ini ini, tadi beliau katakan belum bisa dikemukakan disini,” tutupnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# melebar
# dua hal
# pembunuhan Brigadir Yosua
# Febri Diansyah
# perkara
# Putri Candrawathi
# visum
# fakta
# Ferdy Sambo
# Susno Duadji
# pelecehan seksual

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).