AYOJAKARTA.COM - Gubernur Papua, Lukas Enembe akhirnya ditangkap oleh KPK.
Lukas Enembe ditangkap KPK saat dirinya tengah berada di rumah makan, Jayapura.
Dalam penangkapan tersebut sempat terjadi kericuhan dari pendukung Lukas Enembe.
Aloysius Renwarin selaku Pengacara Lukas Enembe, turut memberikan tanggapannya terkait penangkapan kliennya itu.
Dikutip dari kanal YouTube MetroTV pada Rabu, 11 Januari 2023 berikut ulasannya.
Saat itu Aloysius Renwarin mengaku bahwa dirinya mengetahui kliennya ditangkap KPK berdasarkan informasi dari masyarakat.
Sebab saat itu ia sedang tidak bersama Gubernur Papua tersebut.
Baca Juga: Ferdy Sambo Terisak: Berkarir 28 Tahun, Saya Malu Harus Berhenti di Sini
“iya pak saya dengar setelah hampir 15 menit dia ditangkap saya juga dapat dari masyarakat memberitahukan kepada saya bahwa Lukas Enembe ditangkap di Restoran,” ujarnya.
Adanya penangkapan tersebut, membuat pengacara Gubernur Papua ini merasa kaget.
Menurutnya penangkapan yang dilakukan harus ada pemberitahuan.
Aloysius Renwarin meminta sebaiknya penangkapan dilakukan secara baik dan bermartabat.
Sebab kliennya ini seorang Tokoh Papua dan juga Gubernur di Papua.
Penangkapan ini disebutkan seakan-akan seperti penculikan karena tanpa pemberitahuan sebelumnya.
“kami pertama merasa kaget minimal ada pemberitahuan kepada Pak Gubernur dia akan ditangkap secara baik dan martabat, dia juga seorang Tokoh Papua, dia seorang Gubernur ya bermartabatlah menangkap seorang,” kata Sang Pengacara.
“kita menghargai dia dan saya kira pemberitahuan kapan ditangkap pastilah beliau akan menyerahkan diri, seakan-akan diculik,” tambahnya.
Pada saat diberitahu bahwa kliennya dibawa ke Maki Brimob, ia pun mengaku sempat menyusul kesana.
Namun tak kunjung dapat akhirnya ia pergi ke bandara, namun disana juga ternyara Lukas Enembe telah naik ke pesawat.***

Share this article
Usai mangkir panggilan KPK beberapa kali karena alasan sakit hingga ingin berobat ke Singapur Lukas Enembe akhirnya ditangkap di rumah makan