AYOJAKARTA.COM – Mengawali bulan pertama di tahun 2023 dengan perayaan tahun baru Imlek yang tepatnya akan jatuh pada 22 Januari 2023.
Tahun baru Imlek pada 2023 adalah tahun baru Imlek ke 2574 yang mana tahun ini merupakan tahun kelinci air.
Meskipun setiap tahun semua orang, terutama dari kalangan etnis Tionghoa merayakan tahun baru Imlek dan membagikan peruntungan tiap tahun, banyak orang yang belum mengetahui bahwa meskipun memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang mana meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua, Indonesia sebagai negara yang akan budaya, pernah tidak merayakan Tahun Baru Imlek selama lebih dari 30 tahun.
Baca Juga: Pilu! Diberitahu Siap Dipenjara oleh Ferdy Sambo, Kuat Maruf: Saya Nangis Waktu Itu
Dikutip oleh ayojakarta.com dari chinahighlights.com dan student-activity.binus.ac.id yang bersumber dari tionghoa.info, pada 12 Januari 2023, masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia memiliki sejarah dimana lebih dari 30 tahun setelah Indonesia merdeka, tidak merayakan Tahun Baru Imlek.
Fakta! 30 Tahun Lebih Dilarang, Ini Sejarah Imlek di Indonesia!
Hal ini termasuk perayaan lampion, barongsai, petasan, dan hal-hal yang menjadi ciri khas perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia.
Hal ini berdasarkan Inpres Nomor 14 Tahun 1967 tentang Agama Kepercayaan dan Adat Istiadat China.
Baca Juga: Ferdy Sambo Nekat Temui Jokowi Bahkan Sampai Ngemis Minta Dibebaskan, Bagaimana Faktanya?
Lebih dari 30 tahun tidak terdapat perayaan tahun baru Imlek di Indonesia dikarenakan Instruksi Presiden Soeharto tersebut, hingga Inpres tersebut dicabut oleh Gus Dur atau Presiden Abdurrahman Wahid. Presiden Gus Dur mengeluarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2000 yang berhasil mencabut Inpres Nomor 14 Tahun 1967 yang dikeluarkan Presiden Soeharto.
Hingga akhirnya pada masa Presiden Megawati menjadikan tahun baru Imlek sebagai hari libur nasional melalui Keppres Nomor 19 Tahun 2002. Semenjak Keputusan Presiden tersebut, Indonesia menjadikan Tahun Baru Imlek sebagai salah satu hari libur nasional.
Tahun baru Imlek pada 2023 adalah tahun baru Imlek ke 2574 yang mana tahun ini merupakan tahun kelinci air.
Baca Juga: Ferdy Sambo Nekat Temui Jokowi Bahkan Sampai Ngemis Minta Dibebaskan, Bagaimana Faktanya?
Kelinci menurut masyarakat Tionghoa merupakan simbol dari perdamaian, panjang umur, dan kemakmuran. Maka, tidak salah jika banyak yang berpendapat bahwa tahun kelinci merupakan tahun harapan.
Dikutip dari chinahighlights.com, tahun kelinci air cocok dengan orang bershio babi, kambing, dan anjing.
Perayaan Tahun Baru Imlek dimulai sehari sebelum Imlek hingga sehari sesudah Imlek. Dimulai sehari sebelum tahun baru dimana jamuan keluarga diadakan, dimana semua keluarga berkumpul dan makan malam bersama.
Kemudian, di pagi hari setelah tahun baru imlek terdapat acara bersalaman dan pembagian angpao kepada keluarga.
Baca Juga: Harapan Ronny Talapessy Soal Tuntutan Jaksa ke Richard Eliezer: Kami Harap Hal Ini Jadi Pertimbangan
Tidak hanya kembang api atau petasan dan berbagai macam tontonan, tetapi perayaan Tahun Baru Imlek juga dimulai dengan mengecat rumah hingga memasang hiasan berisikan harapan, berupa kekayaan, kemakmuran, kedamaian, hingga panjang umur.
Tahun Baru Imlek selesai 15 hari kemudian setelah tahun baru Imlek dan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh.***

Share this article
Mengenal lebih dekat dan kilas balik sejarah Imlek di Indonesia yang sebelumnya selama lebih 30 tahun dilarang.