AYOJAKARTA.COM - Isra Miraj 2023 yang dinantikan Umat Islam jatuh sebagai hari libur Nasional. Hari peringatan bagi umat muslim ini sudah sangat dekat dan jatuh pada hari Sabtu.
Isra Miraj 2023 jatuh pada tanggal 27 Rajab 1444 Hijriyah yang bertepatan pada tanggal 18 Februari 2023 dan ditetapkan sebagai hari libur Nasional.
Ketentuan Isra Miraj sebagai hari libur Nasional tertuang dari di dalam SKB 3 Menteri Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2023. SKB 3 Menteri ini telah ditandatangani oleh Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), dan Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).
Baca Juga: 2 WNI Jadi Korban Meninggal Dunia Gempa Turki, Akan Dimakamkan di Kahramanmaras
Isra Miraj ditentukan setiap tanggal 27 Rajab setiap tahunnya berdasarkan pada kalender Islam atau kalender Hijriyah. Isra Miraj ini terjadi pada tahun 621 M silam.
Dan tradisi apa saja yang biasanya umat muslim di Indonesia lakukan?
Masyarakat Indonesia kental akan adat istiadat budaya yang beragam. Banyak tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia dalam memperingati hari bersejarah termasuk isra miraj yang selalu dirayakan oleh umat Islam.
Tradisi yang dilakukan umat muslim di Indonesia untuk memperingati hari Isra Miraj contohnya saja sebagai berikut:
1. Rajaban
Tradisi Rajaban dilakukan oleh masyarakat Cirebon. Pada tradisi tersebut, warga beramai-ramai berziarah ke Plangon yakni makam dua penyebar ajaran agama Islam di Cirebon yaitu Pangeran Kejaksan dan Pangeran Panjunan. Rajaban juga biasanya digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon berupa pengajian untuk masyarakat umum. Selain itu, acara dilanjutkan dengan membagikan nasi bogana yang berisi kentang, telur, ayam, tempe, tau, parutan kelapa, dan bumbu kuning. Selanjutnya hidangan tersebut dibagikan ke warga sekitar.
Sekarang ini Rajaban juga dikenal di sekitar Jawa Barat.
2. Nyadran
Di Kampung Sirawak, Gunungpati, warga merayakan Isra Miraj dengan nyadran atau berdoa kepada para leluhur. Warga akan berkunjung ke makam-makam leluhur lalu berdoa. Kemudian dilanjutkan denngan pengajian di Masjid Baitul Muslimin Sirawak. Selanjutnya, tradisi Isra Miraj ini dilanjutkan dengan karnaval.
3. Rejeban Peksi Buraq
Rejeban Peksi Buraq merupakan tradisi yang perayaan Isra Miraj yang ada di Yogyakarata. Kegiataan ini sudah dilakukan selama ratusan tahun di Kraton Yogyakarata. Buraq adalah nama burung yang dikendarai oleh Nabi Muhammad saat melakukan perjalanan.
Dalam tradisi ini, warga membuat dua jenis buraq dari kulit jeruk bali yang nantinya dipasang di atas gunungan buah-buahan dan dibawa oleh abdi dalem Kaji Selusin menuju Serambi Masjid Gede Kauman. Selanjutnya gunungan tersebut akan dibagikan kepada Jemaah masjid setelah pengajian.
Baca Juga: Denny Darko Bongkar Ciri-ciri yang Jadi Bekingan Ferdy Sambo, Begini Sosoknya
4. Nganggung
Di Kelurahan Kampung Bukit, Kecamatan Toboali, Bangka Belitung, juga punya tradisi Isra Miraj yang tak kalah seru dan dikenal dengan sebutan 'Nganggung'. Tradisi ini meminta warga untuk membawa makanan dari rumah masing-masing menggunakan rantang.
Makanan yang dibawa pun beragam mulai dari kue, buah-buahan, hingga nasi dan lauk pauknya.
5. Khatam Kitab Arjo
Tradisi Isra Miraj berikutnya ialah Khatam Kitab Arjo yang dilakukan oleh warga Desa Wonoboyo, Temanggung. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh warga setelah salat isya yang diawali dengan tahlil singkat lalu dilanjutkan membaca kitan Arja.
Baca Juga: Denny Darko Bongkar Ciri-ciri yang Jadi Bekingan Ferdy Sambo, Begini Sosoknya
Kitab ini berisi tentang perjalanan Nabi Muhammad hingga terjadinya Isra Miraj yang ditulis dalam bahasa Jawa karangan KH Ahmad Rifai Al-Jawi.
Isra Miraj itu sendiri merupakan perjalanan malam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha Bersama dengan Malaikat Jibril.
Hal tersebut merupakan salah satu mukzijat yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW dari ALLAH SWT karena jarak yang begitu jauh ditempuh dengan waktu yang singkat.
Isra Miraj dianggap penting karena ini adalah waktu pertama kali Nabi Muhammad diperintahkan mengerjakan sholat lima waktu oleh Allah SWT, di mana hal ini tertuang dalam Kitab Kitab Fadhail ash-Shahabah dalam hadits berikut:
Baca Juga: Isra Miraj Sebentar Lagi! Inilah Beberapa Amalan yang Dianjurkan
"Lima waktu itu setara dengan lima puluh waktu. Tidak akan lagi berubah keputusan-Ku". Rasulullah SAW bersabda, "Aku kembali bertemu dengan Musa. Ia menyarankan, 'Kembalilah menemui Rabbmu'. Kujawab, 'Aku malu pada Rabbku'", (HR Bukhari).
Berdasarkan hadits di atas maka dapat diketahui bahwa mulanya perintah sholat wajib adalah berjumlah 50 rakaat. Namun, Rasulullah SAW beberapa kali menghadap Allah SWT untuk meminta keringanan setelah mendengarkan saran dari Nabi Musa AS yang ditemui oleh Rasulullah SAW selama perjalanan Isra Miraj.
Peristiwa Isra Mi'raj terbagi dalam dua peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad SAW “diangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa.
Lalu dalam Mi'raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi.
Dan tidak ada lagi Nabi selain Nabi Muhammad SAW yang mendapatkan keistimewaan ini dari Allah SWT.
Semoga kita semua umat Muslim dapat mendapatkan kesempurnaan iman dan islam dengan mengambil hikmah dari perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha.
Artike Ini Sudah Pernah Tayang di Suara.com dengan Judul "5 Tradisi Isra Miraj di Indonesia, Agamis dan Kental Akan Kearifan Lokal"

Share this article
Isra Miraj 2023 jatuh pada tanggal 27 Rajab 1444 Hijriyah bertepatan tanggal 18 Februari 2023 dan ditetapkan sebagai hari libur Nasional.