AYOJAKARTA.COM - Gempa yang terjadi di Turki pada Hari Senin, 6 Februari 2023 pagi, merusak rumah dan menelan banyak korban jiwa.
Hingga saat ini proses evakuasi korban gempa Turki dan ucapan masih mengalir di berbagai media sosial.
Gempa Bumi mengguncang Turki atau Turkiye bagian selatan dan sebagian Suriah dengan magnitudo sebesar 7,8 pada pukul 08.17 WIB dengan kedalaman 11 km, menurut BMKG.
Dikutip AyoJakarta.com dari media sosial Twitter @horgbe pada 9 Februari 2023, gempa bumi di Turki dan Suriah yang telah diprediksi sejak 3 Februari 2023 atau tiga hari sebelum gempa melanda.
Baca Juga: Makin Panas! Cuitan Dokter Tifa Terkait Teori Gempa Turki dan Suriah Senggol Daryono BMKG!
“Sooner or later there will be a ~M 7.5 #earthquake in this region (South-Central Turkey, Jordan, Syria, Lebanon). #deprem,” tulis Frank Hoogerbeets.
Apabila diartikan menjadi, “cepat atau lambat, akan ada gempabumi dengan magntudo sekitar 7,5 di daerah ini (timur tengah, Turki, Yordania, Suriah, Libanon).”
Hal ini disertai foto yang menguatkan daerah di mana akan terjadi gempa bumi, tentu saja menghebohkan warganet Twitter dengan lebih dari 20 juta penanyangan atau dilihat oleh akun yang terverifikasi oleh Twitter.
Baca Juga: 2 WNI Jadi Korban Meninggal Dunia Gempa Turki, Akan Dimakamkan di Kahramanmaras
Hal ini pun menjadi kehebohan di kalangan warganet Twitter, termasuk warganet Indonesia.
Melalui tweet dari Daryono yang membahas gempabumi di Turki, banyak warganet yang menanyakan terkait prediksi gempa oleh warganet tiga hari sebelum gempa terjadi dan dijawab oleh Daryono.
“Kok bisa ya pak, orang ini bisa mendeteksi gempa 3 hari sebelumnya,” tanya @tutuptitip.
“Tidak jauh beda dengan tweet saya tentang segmen aceh yang kemarin saya post,” jawab Daryono.
Baca Juga: Siapa Sosok Frank Hoogerbeets yang Mampu Prediksikan Gempa Turki Tiga Hari Sebelumnya?
Seperti diketahui, Aceh sempat dilanda gempa dengan magnitudo kecil yaitu 3,6 SR.
Tepatnya, 4 Februari 2023, 27 km barat daya dari Kab. Pidie Jaya, Aceh. Gempa dengan kedalaman 2 km ini dapat dirasakan secara lemah.
“Segmen Aceh khususnya di bagian utara termasuk salah satu "Seismic Gap" yang sudah sangat lama tidak terjadi gempa signifikan,” cuit akun @daryonoBMKG dikutip oleh ayojakarta.com pada 9 Februari 2023.
Baca Juga: Viral! Gempa Turki M 7,8 Ternyata Telah Diprediksi Peneliti Frank Hoogerbeets 3 Hari Sebelum Terjadi
Seismic gap didefinisikan sebagai wilayah potensi gempa tinggi yang seharusnya telah melepaskan energi sebagai gempa besar, namun berdasarkan data katalog pelepasan energi tersebut belum terjadi.
Kemudian, pada 9 Februari 2023, terdapat warganet yang kembali menanyakan kebenaran ramalan dari akun Twitter @horgbe pada Daryono. Akun Twitter dengan nama @zhoelrina menanyakan terkait kebenaran atas ramalan yang semakin viral itu.
“Maaf bertanya Pak. Apakah ada hubungan gempa dengan astronomi seperti penelitian akun ini?” Tanya Zhoelrina, yang langsung dijawab oleh Daryono.
“Saya belum percaya gempa dapat diprediksi, kaitan gempa dengan benda langit , saya juga skeptis, tak ada bukti empiris,” jawab Daryono.***

Share this article
Tanggapi prediksi soal gempa Turki, Daryono akui belum percaya gempa bisa diprediksi, tidak ada bukti empiris.