Terjawab! Misteri Utang Rp50 Miliar, Anies Baswedan Bantah Bukan dari Sandiaga Uno, Tapi Pihak Ini, Siapa?

Terjawab! Misteri Utang Rp50 Miliar, Anies Baswedan Bantah Bukan dari Sandiaga Uno, Tapi Pihak Ini, Siapa?
Terjawab! Misteri Utang Rp50 Miliar, Anies Baswedan Bantah Bukan dari Sandiaga Uno, Tapi Pihak Ini, Siapa?

AYOJAKARTA.COM--Isu perjanjian utang piutang Rp50 miliar Anies Baswedan pada Sandiaga Uno merebak luas di masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini secara blak-blakan mengungkapkan bahwa utang tersebut sudahlah lunas.

Bukan itu saja, Anies Baswedan juga menyampaikan bahwa dana tersebut bukanlah dari Sandiaga Uno melainkan ada pihak ketiga yang memberikan dana tersebut.

Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber pada podcast Merry Riana dalam kanal Youtube Merry Riana.

Sebelumnya, Merry Riana menyinggung tentang utang Rp50 miliar, di mana terakhir Sandiaga Uno menyebutkan bahwa setelah didoakan, dipertimbangkan, dan didiskusikan dengan keluarga.

Baca Juga: Heboh! Erwin Aksa Sebut Anies Baswedan Belum Lunasi Utang Senilai Rp 50M Pada Sandiaga Uno

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menuturkan bahwa dirinya mengikhlaskan utang Rp50 miliar tersebut.

Anies Baswedan kemudian menceritakan kejadian pada waktu itu, yakni ketika masa kampanye berlangsung, banyak yang memberikan sumbangan.

Pihaknya ada yang sampai tidak mengetahui dari mana sumbangan tersebut, bahkan ada yang langsung memberikan sumbangan terhadap relawan.

Terkait dengan pinjaman atau utang yang isunya merebak di masyarakat, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengklarifikasi bahwa hal tersebut bukan pinjaman melainkan pemberian dukungan.

Baca Juga: Percaya Diri! Pihak Anies Baswedan Tidak Khawatir Elektabilitas, Cukup Lakukan Hal Ini Pasti Banjir Dukungan

“Sebenarnya bukan pinjaman, dukungan yang pemberi dukungan ini meminta dicatat sebagai hutang,” ujar Anies Baswedan dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube Merry Riana, Sabtu (11/2/2023).

Menurutnya, pada saat itu disampaikan bahwa dana yang masuk tersebut untuk sebuah kampanye  perubahan, sehingga bila berhasil nantinya maka dicatat sebagai dukungan.

Namun akan berbeda, jika dalam Pilkada 2017 tidak berhasil, maka dana tersebut yang awalnya merupakan dana dukungan menjadi utang yang harus dikembalikan.

“Kami sampaikan, bila ini kan dukungan untuk sebuah kampanye untuk perubahan untuk kebaikan, bila ini berhasil maka dicatat sebagai dukungan,” tutur Anies Baswedan.

Baca Juga: Terbongkar! Bukan pada Prabowo Subianto, Anies Baswedan Memiliki Komitmen dan Janji Kepada Sosok Ini, Siapa?

“Bila kita tidak berhasil dalam pilkada, maka itu menjadi hutangnya harus dikembalikan,” imbuhnya.

Terkait dengan isu utang Rp50 miliar pada Menparekraf, Anies membantahnya. Menurutnya memang pada saat itu yang menjamin adalah Sandiaga Uno, tetapi dana tersebut berasal dari pihak ketiga.

“Jadi itu kan dukungan tuh, siapa penjaminnya, yang menjamin Pak Sandi. Jadi uangnya bukan dari Pak Sandi,” kata Anies Baswedan.

“Itu ada pihak ketiga yang mendukung. Kemudian saya menyatakan, saya ada suratnya. Surat pernyataan hutang, saya yang tanda tangan,” imbuhnya.

Baca Juga: Buntut Soal Utang Anies Rp 50M, Wasekjen PSI: Masyarakat Berhak Tahu Siapa Anies Baswedan Sesungguhnya!

Adapun isi perjanjian tersebut yakni terkait dengan menang dan kalah dalam Pemilihan Kepala Daerah di tahun 2017.

Mantan Mendikbud ini mengatakan jika dirinya dan Sandiaga Uno menang dalam Pilkada 2017, maka dana tersebut dinyatakan bukan utang dan tidak perlu mengembalikan uang dukungan tersebut.

Tetapi akan berbeda jika dirinya kalah maka harus mengembalikan dana tersebut dan dianggap sebagai utang.

Tetapi pada kenyataannya ia menang dalam Pilkada 2017, sehingga perjanjian tersebut berakhir dan dana tersebut dianggap bukan utang.

Baca Juga: Terkuak! Anies Baswedan Dituding Punya Utang 50 Miliar Kepada Sandiaga Uno, Begini Kronologi dan Akhirnya....

“Dan di dalam surat itu disampaikan apabila Pilkada kalah, maka saya berjanji, saya dan Pak Sandiaga Uno berjanji mengembalikan,” kata Anies Baswedan.

“Saya dan Pak Sandi oke, apabila kami menang Pilkada maka ini dinyatakan sebagai bukan hutang dan tidak perlu jadi selesailah itu bentuk dukungan, ya sudah selesai,” imbuhnya.

“Jadi itulah yang terjadi, makanya begitu Pilkada selesai menang, selesai,” tambahnya.***

 

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# perjanjian utang piutang
# utang Rp 50 miliar
# pilkada dki jakarta 2017
# Sandiaga Uno
# Anies Baswedan

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.