Jelang Vonis Richard Eliezer, Pakar Hukum Bongkar 2 Elemen yang Jadikan Seseorang Secara Sah Lakukan Kejahatan

Jelang Vonis Richard Eliezer, Pakar Hukum Bongkar 2 Elemen yang Jadikan Seseorang Secara Sah Lakukan Kejahatan
Jelang Vonis Richard Eliezer, Pakar Hukum Bongkar 2 Elemen yang Jadikan Seseorang Secara Sah Lakukan Kejahatan

AYOJAKARTA.COM - Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J yakni Richard Eliezer selalu menjadi perbincangan publik.

Bagaimana tidak, Richard Eliezer dinilai sebagai seseorang yang jujur dalam kasus tersebut.

Karena berkat Richard Eliezer juga, perkara besar yang sempat tertutup menjadi terbuka.

Baca Juga: Dilema Yuridis jadi Pertimbangan Hakim Vonis Richard Eliezer? Gayus Lumbuun Sebut Kemungkinan Ringan: tapi...

Atas jasanya ini, Richard Eliezer atau Bharada E pun mendapat status justice collaborator atau JC.

Bukan hanya itu, eks ajudan Ferdy Sambo itu pun kini memiliki pendukung yang sangat banyak.

Pria yang kerap dielu-elukan kaum wanita tersebut, saat ini sedang menunggu vonis yang akan dijatuhkan untuknya.

Baca Juga: TERPOPULER! Metamorfosis Richard Eliezer dari Seorang Terdakwa Kini jadi Idola, Ada Kemungkinan Bebas?

Dalam jelang vonis Richard Eliezer, publik berharap adanya keringanan hukuman untuk Bharada E.

Melansir dari kanal YouTube KompasTV Jember, Pakar Hukum Pidana, Ahmad Sofian menyampaikan pendapatnya.

Menurutnya dalam menyatakan seseorang secara sah melakukan tindak pidana itu bisa dilihat dari berbagai hal.

Baca Juga: Sebut Posisi Richard Eliezer Tak Berdaya, Aliansi Akademisi Jadi Amicus Curiae, Ini Kata Todung Mulya Lubis!

Dan bukan hanya melihat dari sisi perbuatan dan kesalahannya saja.

"Untuk menyatakan seseorang itu secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana atau secara sah dan meyakinkan tidak terbukti melakukan tidak pidana yang dilihat itu kan bukan hanya perbuatan dan kesalahan," ujarnya.

Akan tetapi, dapat melihat dari dua elemen yang berbeda.

Baca Juga: Psikolog Acungi Jempol, Sebut Ada Hal Ini dalam Karakteristik Diri Richard Eliezer

Diantaranya adalah alasan pemaaf dan alasan pembenar.

"Tapi ada dua elemen lain, pertama adalah alasan pemaaf, yang kedua adalah alasan pembenar," terang sang Pakar Hukum Pidana.

Ia pun menuturkan bahwa alasan pembenar tersebut saat ini sedang diperdebatkan.

Baca Juga: Angin Segar Buat Richard Eliezer? Mantan Hakim Agung Sebut Majelis Hakim Bisa Vonis Bebas dengan Alasan Ini!

Hal itu untuk mempertanyakan apakah benar Richard Eliezer melaksanakan perintah jabatan atau tidak.

Selanjutnya alasan pemaaf, apakah daya paksa dijadikan dasar untuk memaafkan Bharada E atau tidak.

"Alasan pembenar inilah yang sedang diperdebatkan. Benarkah itu melakukan perintah jabatan atau tidak? Alasan pemaaf, daya paksa itu sebagai dasar untuk memaafkan Richard atau tidak?" tuturnya.

Baca Juga: Menjelang Vonis Sang 'Eksekutor' yang Didukung Ratusan Guru Besar, Akankah Richard Eliezer Bebas?

Sebagai informasi, Richard Eliezer dituntut 12 tahun penjara.

Sedangkan Putri Candrawathi mendapat tuntutan 8 tahun penjara.

Sama halnya dengan Kuat Maruf dan Bripka RR yang juga dituntut 8 tahun penjara.

Kemudian Ferdy Sambo yang diduga menjadi otak pembunuhan Brigadir J dituntut penjara seumur hidup.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# justice collaborator
# pembunuhan berencana Brigadir J
# Ahmad Sofian
# Richard Eliezer
# Bharada E
# Pakar Hukum Pidana
# Ferdy Sambo
# vonis

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.