Ayah Brigadir Yosua soal Vonis Ferdy Sambo Cs: Kita Jangan Bicara Soal Puas, Seolah-olah...

Ayah Brigadir Yosua soal Vonis Ferdy Sambo Cs: Kita Jangan Bicara Soal Puas, Seolah-olah...
Ayah Brigadir Yosua soal Vonis Ferdy Sambo Cs: Kita Jangan Bicara Soal Puas, Seolah-olah...

AYOJAKARTA.COM - Setelah rampung dibacakan seluruh vonis terhadap lima terpidana kasus pembunuhan Brigadir Yosua pihak keluarga merasa bersyukur.

Di mana putusan majelis hakim yang memvonis hukuman mati terhadap Ferdy Sambo, 20 tahun penjara terhadap Putri Candrawathi, 15 tahun penjara terhadap Kuat Maruf, 13 tahun penjara terhadap Ricky Rizal dan 1,5 tahun terhadap Richard Eliezer.

Menanggapi hasil putusan majelis hakim, Samuel Hutabarat selaku ayah dari Brigadir Yosua turut memberikan komentar bijak.

Baca Juga: Ferdy Sambo Divonis Mati oleh Hakim atas Pembunuhan Brigadir J, Susno Duadji Beri Tanggapan: Alhamdulillah

Publik termasuk pihak keluarga Brigadir Yosua menilai sudah mendapat keadilan dalam proses persidangan kasus yang menjerat Ferdy Sambo CS.

"Kita sudah mendapat suatu keadilan," ujar Samuel HUtabarat, dikutip Ayojakarta.dom pada kanal YouTube KOMPAS TV pada Jumat 17 Februari 2023.

Meskipun begitu, Samuel Hutabarat dengan bijak menyampaikan bahwa menanggapi putusan majelis hakim bukan menilai soal kepuasan karena tidak ada maksud dendam.

Baca Juga: Dulu Bongkar Bobrok Ferdy Sambo, Ketua IPW Sugeng Teguh Sebut FS Tak Pantas Divonis Mati

Melainkan mengharapkan suatu hukuman yang dapat membuat efek jera terhadap terpidana kasus pembunuhan dalam hal ini atas Brigadir Yosua.

"Kita jangan berbicara soal puas, nanti seolah-olah ada unsur balas dendam," ujar Samuel.

"Kita meminta keadilan ini menjadikan suatu efek jera bagi pelaku-pelaku kejahatan," sambungnya.

Baca Juga: Ferdy Sambo Divonis Mati oleh Hakim atas Pembunuhan Brigadir J, Eks Kabareskrim Polri: Sudah Tepat!

Samuel menyampaikan justru menilai ada campur tangan Tuhan yang menggerakkan hati nurani majelis hakim untuk menjunjung tinggi keadilan.

"Jadi saya menganggap di persidangan ini memang benar-benar berjalan kuasa tuhan menjamak hati nurani majelis hakim," jelas Samuel.

"Untuk menjatuhkan hukuman bagi mereka, sesuai dengan perbuatan mereka," tambahnya.

Baca Juga: Ferdy Sambo DIvonis Mati oleh Hakim, Penasehat Hukum Keluarga Brigadir J: Ini Kemenangan Kita Semua!

Hal ini dinilai sebuah keajaiban lantaran hasilnya sangat jauh berbeda dari tuntutan yang sebelumnya diputuskan oleh jaksa penuntut umum.

"Ajaib memang, hukuman itu dua kali lipat tiga kali lipat dari tuntutan jaksa penuntut umum, suatu keajaiban di persidangan," tutur Samuel.

Selain itu, Samuel juga menilai itikad baik yang dilakukan Richard Eliezer meskipun ia sebagai eksekutor.

Baca Juga: Tanggapan Presiden Jokowi Soal Vonis Ferdy Sambo Cs: Saya Kira Keputusan yang Ada...

Namun, pihak keluarga Brigadir Yosua sudah memaafkan dan menerima dengan ikhlas permohonan maaf Richard Eliezer.

Janji yang diutarakan Richard Eliezer untuk membela keluarga Brigadir Yosua sudah ia buktikan di persidangan.

"Dari dulu dia (Richard Eliezer) sudah datang dihadapan kita, bersujud di hadapan kita, minta maaf, dan dia berjanji untuk membuka apa yang dia tahu dan apa yang dia lihat," ujar Samuel.

Baca Juga: Netizen Sebut Ada Peran Uang? Trisha Malah Terlihat Tenang Usai Beberapa Hari Vonis Mati Ferdy Sambo Dibacakan

Terlebih lagi, Richard Eliezer terpaksa melakukan tindak pidana tersebut dalam keadaan terdesak.

"Dan dia sudah berterus terang, mengakui kesalahan dia, 'memang saya ikut menembak, tapi dalam keadaan terdesak, diperintah', itu yang diutarakan kepada kita," jelas Samuel.

Setelah ini proses hukum masih berlanjut, kemungkinan masih akan ada tahapan-tahapan seperti banding yang diajukan terdakwa.

Baca Juga: Banyak Akun Fake Atas Nama Dirinya, Trisha Anak Ferdy Sambo Tegaskan Akun Media Sosialnya yang Asli Hanya Ini

Dalam hal ini, Samuel sebagai pihak keluarga Brigadir Yosua pasrah dan menghimbau agar publik tetap mengawal proses hukum tersebut.

"Jangankan seorang pembunuh, seorang maling ayam pun saya rasa pasti banding, itu hak-hak dari terdakwa, kita tidak bisa mencegah itu," jelas Samuel.

"Jadi dalam hal ini saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, terlebih kepada media, mari kita mengawal proses-proses hukum yang belum selesai ini, ada 3 tahapan lagi," sambungnya.

Baca Juga: Ferdy Sambo Ucap Rela Mati Demi Kehormatan Keluarga, Warganet Murka!

Pihak keluarga mengaku sudah ikhlas atas kejadian yang menimpa Brigadir Yosua dan fokus untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.

"Kita jangan melihat ke belakang dalam hidup, kita nanti jadi jalan di tempat, jadi masa depan yang kita lihat, yang berlalu biarlah berlalu," pungkas ayah Brigadir Yosua tersebut.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Brigadir Yosua
# Samuel Hutabarat
# Richard Eliezer
# Ferdy Sambo
# pembunuhan

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.