AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini petugas wanita Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang mengawal Richard Eliezer menjadi sorotan publik.
Ya, dalam tiap proses persidangan Richard Eliezer memang selalu didampingi petugas LPSK berada disampingnya.
Warganet pun bertanya-tanya siapa mbak-mbak LPSK yang selalu siaga menjaga Richard Eliezer.
Baca Juga: Syekh Ali Jaber: Beginilah Definisi Orang Cerdas Menurut Rasulullah SAW!
Seperti pada sidang putusan vonis Bharada E yang digelar pada 15 Februari 2023, penjagaan dari mbak-mbak LPSK ini nampak sigap kala para penggemar Eliezer masuk ke depan ruang sidang.
Warganet pun beramai-ramai mencari tahu siapa gerangan wanita yang selalu disamping Eliezer dalam persidangan tersebut.
Meski baru disorot, ternyata petugas wanita dalam lembaga tersebut ternyata sudah ada loh.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo pada kanal YouTube Bambang Widjojanto yang dikutip pada Minggu, 19 Februari 2023.
“sudah lama sebenarnya, cuman tidak terekspos, kebetulan karena menangani kasus yang juga diliput oleh media dari hari ke hari, kemudian orang baru melihat,” ujarnya.
Meski demikian, Hasto Atmojo Suroyo mengungkapkan jika lembaganya telah mengandalkan mereka untuk memberi pengawalan.
Meski seorang wanita, petugas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban ini juga telah mendapatkan pendidikan khusus.
Terkait soal wanita cantik yang mendamping Eliezer, menurut Hatso Atmojo memang seperti bermain psikologi.
Hatso Atmojo mengungkapkan bahwa tidak harus cantik, selain wanita pun ada seorang laki-laki di belakangnya untuk memberi pengawalan.
Baca Juga: Apakah Richard Eliezer Aman Jika Kembali ke Polri? Tanggapan Susno Duadji: Dia akan Dicibir
Ibaratnya seperti ada pendemo, maka yang berada di depan adalah seorang Polwan karena massa akan memiliki rasa sungkan kepada seorang wanita.
“nggak kalau ini kan, main psikologi aja kan kalau kita demo dulu sering dihadapinjya sama Polwan, kita lihat demo-demo kan begitu Polwan yang dipasang ke depan itu kan ada Psikologi massa yang kemudian agak sungkan barang kali yah,” ujarnya.***

Share this article
Ternyata ada alasan mengapa LPSK jadikan wanita untuk mengawal Richard Eliezer dalam persidangan kasus Brigadir J