AYOJAKARTA.COM - Menko Polhukam Mahfud MD kembali mengungkap fakta mengejutkan apa yang dilakukan Ferdy Sambo kepada beberapa orang penting.
Dalam hal ini, Mahfud MD mengatakan bahwa aksi Ferdy Sambo ini agar terkesan ia dizalimi.
Mahfud MD pun dengan berani membongkar bahwa ada pihak-pihak yang dihubungi oleh Ferdy Sambo di awal kasus pembunuhan Brigadir J.
Seperti diketahui, kasus pembunuhan Brigadir J ini baru saja selesai menggelar sidang vonis kepada lima terpidana.
Ferdy Sambo divonis hukuman mati, Putri Candrawathi divonis 20 tahun penjara dan Kuat Maruf divonis 15 tahun penjara.
Sedangkan Ricky Rizal 13 tahun penjara dan Richard Eliezer 1 tahun 6 bulan penjara.
Baca Juga: Bukan Eksekusi Mati, Mahfud MD Menduga Ferdy Sambo Akan Meninggal Karena Ini: Keyakinan Saya…
Dalam tayangan Kick Andy di kanal YouTube MetroTv yang dikutip AyoJakarta.com pada Senin (20/2/2023) Mahfud MD pun tanpa ragu mengatakan bahwa ada pihak-pihak yang dihubungi Ferdy Sambo.
Pihak-pihak tersebut mulai dari pejabat hingga wartawan.
"Saya menghubungan dengan fakta lain, yaitu telepon Ferdy Sambo ke berbagai orang, ke berbagai pejabat ke wartawan temen Andake lembaga negara agar dikesankan bahwa saya (Ferdy Sambo) ini dizalimi," kata Mahfud MD.
Baca Juga: Mahfud MD: Ferdy Sambo Tidak Akan Dihukum Mati! Apa Alasannya?
Mendengar pernyataan Mahfud, Andy F Noya selaku host acara Kick Andy menilai bahwa Menko Polhukam ini seakan menuding banyak lembaga terlibat di kasus Ferdy Sambo.
"Anda sedang menuduh ada anggota DPR atau seluruh anggota DPR ini tanda kutip sudah mendapat sesuatu dari Sambo sehingga diam?" tanya Andy F Noya.
"Kapan saya bilang mendapat sesuatu, saya mengatakan bahwa Sambo menghubungi banyak orang, siapa banyak orang itu, ada anggota DPR, ada temen Anda wartawan, saya bisiki Anda nanti siapa dia, kemudian Komnasham dipanggil ke kantor Sambo hanya untuk melihat Sambo nangis" ungkapnya.
Baca Juga: Ternyata Inilah Arti Tepuk Tangan Mahfud MD Saat Sambut Vonis Richard Eliezer
Andy F Noya pun lantas bertanya kepada Mahfud apa yakin dengan apa yang ia sampaikan.
"Yakin, tanya aja nanti," tegas Mahfud MD.
"Hati-hati Anda kesannya menuduh lembaga-lembaga tadi ya," cetus Andy.
Mendengar hal itu, Mahfud MD dengan yakin mengatakan bahwa ia tidak menuduh sebab sudah melakukan konfirmasi langsung.
"Bukan menuduh, saya sudah konfirmasi saya panggil, Kompolnas juga saya panggil, tanya aja sama mereka," jawab Mahfud.
Lembaga-lembaga tersebut lalu mengatakan ke Mahfud MD jika Ferdy Sambo hanya menangis saat didatangi.***

Share this article
Mahfud MD sebut ada banyak pihak yang dipengaruhi Ferdy Sambo, mulai dari anggota DPR, lembaga-lembaga hingga wartawan.