Ini Daftar 10 Jurusan Kuliah Oversupply Alias Kebanyakan Lulusan, Adakah Prodi Kamu?

Ilustrasi jurusan kuliah yang paling sering mengalami oversupply.
Ilustrasi jurusan kuliah yang paling sering mengalami oversupply.

AYOJAKARTA.COM - Jurusan kuliah yang mengalami oversupply sebenarnya memiliki beberapa faktor penyebab, namun intinya adalah terlalu banyaknya jumlah lulusan dibandingkan dengan permintaan dari industri atau institusi yang menerima mereka untuk bekerja.

Situasi oversupply ini membawa risiko besar bagi lulusan, di mana mereka menghadapi kesulitan untuk dapat bekerja karena persaingan ketat dengan lulusan dari jurusan yang sama.

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Bagus Satrio Utomo, Kamis, 27 Juni 2024, berikut sepuluh jurusan kuliah yang paling sering mengalami oversupply, dimulai dari yang paling umum hingga yang paling signifikan.

Baca Juga: Ingin Menjadi Arsitek Masa Depan dan Insinyur Terampil? Ketahui 5 Jurusan Konstruksi untuk SMK yang Tepat!

1. Manajemen Bisnis atau Administrasi Bisnis

Jurusan Manajemen Bisnis atau Administrasi Bisnis adalah salah satu favorit yang paling banyak diminati setiap tahunnya. Meskipun penting untuk organisasi dan perusahaan, jumlah lulusan dari jurusan ini jauh melebihi permintaan pasar.

Meskipun lulusannya memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, jumlahnya yang besar membuat persaingan di pasar kerja sangat ketat.

2. Hukum

Jurusan Hukum juga termasuk dalam kategori oversupply. Meskipun menjadi salah satu jurusan yang dianggap bergengsi dan penting, lulusan hukum sering mengalami tantangan untuk dapat menemukan pekerjaan yang sesuai dengan tingkat pendidikan mereka.

Banyaknya jumlah lulusan hukum setiap tahunnya jauh melebihi jumlah formasi yang tersedia dalam industri hukum dan peradilan.

Baca Juga: Ini Dia 4 Jurusan Kuliah dari Rumpun Soshum dengan Prospek Gaji Tinggi, Ada yang Capai Dua Digit Lho!

3. Administrasi Publik

Jurusan Administrasi Publik menawarkan prospek karir yang menarik di sektor pemerintahan, namun jumlah lulusan yang terlalu banyak dibandingkan dengan jumlah formasi PNS yang tersedia membuatnya masuk dalam kategori oversupply. Meskipun diminati, persaingan di sektor ini tetap sangat ketat.

4. Sastra Inggris

Jurusan Sastra Inggris sering diminati oleh banyak mahasiswa karena pentingnya bahasa Inggris dalam era globalisasi. Namun, meskipun memiliki keahlian bahasa yang kuat, lulusan dari jurusan ini sering menghadapi kesulitan untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan spesialisasi mereka, karena persaingan dengan lulusan dari jurusan lain yang memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan baik.

Baca Juga: 8 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di ITB Jalur Mandiri 2024, Peluang Diterima Jadi Lebih Besar Lho!

5. Desain

Jurusan Desain, seperti Desain Komunikasi Visual, seringkali menjadi pilihan yang diminati. Namun, banyaknya sekolah yang menawarkan jurusan ini dan tingginya minat mahasiswa membuatnya masuk dalam kategori oversupply. Selain itu, kebutuhan industri untuk desainer juga cenderung terbatas, membuat lulusan desain menghadapi persaingan yang ketat di pasar kerja.

6. Teknik Industri

Meskipun menjadi salah satu jurusan teknik yang populer, Teknik Industri juga sering mengalami oversupply. Lulusan teknik ini memiliki keterampilan teknis yang kuat dalam proses industri, namun jumlahnya yang besar membuat persaingan di pasar kerja sangat sengit.

Baca Juga: 7 Jurusan S1 Terfavorit di Universitas Negeri Jakarta, Capai 9.593 Pendaftar, Berani Ambil di Jalur Mandiri 2024?

7. Arsitektur

Jurusan Arsitektur menggabungkan antara keahlian seni dan teknis, namun jumlah lulusan yang melebihi permintaan pasar membuatnya masuk dalam kategori oversupply.

Meskipun memiliki tantangan akademis yang tinggi, tidak semua lulusan arsitektur dapat dengan mudah menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi mereka.

8. Sistem Informasi

Jurusan Sistem Informasi sering kali dianggap sebagai cabang dari Manajemen atau Informatika. Namun, lulusan dari jurusan ini sering menghadapi tantangan dalam menemukan pekerjaan yang sesuai, karena persaingan dengan lulusan dari bidang yang lebih spesifik seperti Teknik Informatika atau Manajemen Informatika.

Baca Juga: 4 Jurusan Kuliah atau Program Studi Baru di Jalur Seleksi Mandiri UPI Tahun 2024, Ada Ilmu Hukum

9. Ilmu Politik

Jurusan Ilmu Politik menawarkan pemahaman mendalam tentang sistem politik dan pemerintahan, namun jumlah lulusan yang terlalu banyak dibandingkan dengan permintaan di lapangan kerja membuatnya masuk dalam kategori oversupply.

Persaingan untuk dapat bekerja di sektor politik atau sebagai akademisi di bidang ini tetap sangat ketat.

10. Informatika

Jurusan Informatika sering menjadi pilihan karena prospek karir yang menjanjikan di era digital. Namun, oversupply lulusan Informatika sering menghadapi tantangan besar, karena kebutuhan industri yang cenderung mengutamakan keterampilan teknis yang kuat dan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# oversupply
# bekerja
# jurusan kuliah

News Update

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.