AYOJAKARTA.COM - Panitia Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2024 telah merilis hasil seleksi yang menunjukkan program studi (prodi) sarjana dengan tingkat keketatan tertinggi.
Data ini mengungkapkan betapa ketatnya persaingan masuk ke prodi-prodi favorit di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Berikut 10 prodi sarjana terketat jalur SNBP 2024 berdasarkan hasil seleksi yang dirilis Panitia SNPMB 2024 dikutip ayojakarta.com dari kemdikbud.go.id, Selasa (11/6/2024).
1. Manajemen - Universitas Pendidikan Indonesia
- Peserta: 2.227
- Lulus: 25
- Keketatan: 1,12 persen
2. Ilmu Komunikasi - Universitas Negeri Jakarta
- Peserta: 1.713
- Lulus: 20
- Keketatan: 1,17 persen
Baca Juga: Pembukaan CPNS Dimulai Pertengahan Juni 2024, Berikut Penjelasan dari BKN
3. PGSD - Universitas Sriwijaya
- Peserta: 1.664
- Lulus: 22
- Keketatan: 1,32 persen
4. Kedokteran - Universitas Negeri Semarang
- Peserta: 703
- Lulus: 10
- Keketatan: 1,42 persen
5. Manajemen - Universitas Padjadjaran
- Peserta: 1.810
- Lulus: 26
- Keketatan: 1,44 persen
6. Kedokteran - Universitas Pendidikan Indonesia
- Peserta: 689
- Lulus: 10
- Keketatan: 1,45 persen
7. Ilmu Komunikasi - Universitas Pendidikan Indonesia
- Peserta: 1.719
- Lulus: 25
- Keketatan: 1,45 persen
8. Farmasi - Universitas Sebelas Maret
- Peserta: 1.090
- Lulus: 16
- Keketatan: 1,47 persen
9. Farmasi - UPN Veteran Jakarta
- Peserta: 805
- Lulus: 12
- Keketatan: 1,49 persen
10. Keperawatan - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
- Peserta: 1.089
- Lulus: 17
- Keketatan: 1,56 persen
Baca Juga: 6 Jurusan Ini Katanya Santai dan Cepat Lulus Kuliah, Emang Bener?
Analis Keketatan Prodi
Prodi Manajemen di Universitas Pendidikan Indonesia menempati posisi pertama sebagai prodi terketat dengan tingkat keketatan 1,12 persen.
Ini berarti dari 2.227 peserta yang mendaftar, hanya 25 orang yang berhasil diterima.
Keketatan ini menunjukkan betapa tinggi minat dan persaingan untuk masuk ke prodi tersebut.
Ilmu Komunikasi di Universitas Negeri Jakarta mengikuti di posisi kedua dengan keketatan 1,17 persen, di mana hanya 20 dari 1.713 pendaftar yang diterima.
Sementara itu, PGSD di Universitas Sriwijaya berada di urutan ketiga dengan keketatan 1,32 persen, dengan hanya 22 dari 1.664 pendaftar yang lolos seleksi.
Program studi Kedokteran di Universitas Negeri Semarang meski berada di urutan keempat, menunjukkan tingkat persaingan yang sangat tinggi dengan keketatan 1,42 persen, dimana hanya 10 dari 703 pendaftar yang diterima.
Bagi calon mahasiswa yang berjuang masuk ke prodi-prodi tersebut, persaingan yang ketat menuntut persiapan matang dan strategi yang baik.
Bagi yang berhasil lolos, ini adalah langkah awal yang signifikan menuju masa depan cerah dan penuh peluang.
Semoga artikel ini memberikan gambaran jelas bagi para calon mahasiswa dan memotivasi mereka untuk terus berusaha dan tidak mudah menyerah.
Persaingan ketat adalah bagian dari proses menuju kesuksesan yang lebih besar.***

Share this article
Berikut ini 10 program studi atau prodi sarjana paling ketat se-Indonesia, jangan sampai salah pilih!