Setelah Covid-19, Heboh Muncul Dugaan Virus Zombie Kembali Aktif, Begini Faktanya!

Setelah Covid-19, Heboh Muncul Dugaan Virus Zombie Kembali Aktif, Begini Faktanya!

Setelah Covid-19, Heboh Muncul Dugaan Virus Zombie Kembali Aktif, Begini Faktanya!

AYOJAKARTA.COM - Setelah melewati masa sulit akibat Covid-19 yang menyerang hampir seluruh dunia, kini kembali menghebohkan kabar virus baru yaitu virus Zombie yang dikabarkan aktif kembali.

Virus zombie yang dikabarkan aktif kembali akibat pemanasan global membuat khawatir para ilmuwan dunia khusunya ilmuwan dari Perancis yang diduga melakukan penelitian terhadap virus tersebut.

Virus zombie muncul akibat pelepasan materi organik yang beku selama jutaan tahun padahal telah terperangkap di Rusia selama hampir 50.000 tahun tepatnya berada di ibun abadi Siberia dan mencair akibat pemanasan global.

Baca Juga: Heboh Fenomena Ikan Naik ke Daratan Dikaitkan dengan Bencana Alam, Begini Penjelasan BMKG!

Seperti dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Sakti Andika pada Minggu 25 Desember 2022 yang mengunggah video terkait penemuan ilmuwan atas virus zombie tersebut.

Dalam video tersebut dikatakan bahwa penelitian baru itu dipimpin oleh ahli mikrobiologi Jean-Marie Alemic dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Perancis, menurut laporan Science Alert.

Latar belakang penelitian mereka menyorot bahaya dari pencairan sebagian besar tanah beku permanen yang menutupi seperempat belahan Bumi utara (permafrost) akibat pemanasan global.

Ahli menilai fenomena tersebut bisa menimbulkan efek yang mengkhawatirkan sebab bahan organik yang membeku sejak satu juta tahun lalu dapat muncul kembali dan masuk patogen yang berpotensi berbahaya.

Baca Juga: Tigor Otadan Beri Ramalan 2023, Indonesia Diserang Penyakit Misterius Mematikan, Lebih Ganas dari Covid?

Bagian dari bahan organik ini juga terdiri dari mikroba seluler yang bisa dihidupkan kembali yang padahal sudah tidak aktif sejak zaman pra sejarah.

Peneliti menyebutkan bahwa mereka khawatir bangkitnya virus dari cairnya lapisan es dunia masih diabaikan dan meremehkan virus tersebut.

Setelah ditelusuri tim Ayojakarta.com pada jurnal yang mengunggah informasi ini yaitu Biorxiv dengan studi berjudul “An update on eukaryotic viruses revived from ancient permafrost”, didapatkan informasi bahwa seperempat dari belahan bumi utara ditopang oleh tanah beku permanen yang disebut permafrost.

Karena pemanasan iklim, permafrost yang mencair secara ireversibel melepaskan bahan organik yang membeku hingga satu juta tahun, yang sebagian besar terurai menjadi karbon dioksida dan metana yang semakin meningkatkan efek rumah kaca.

Baca Juga: Jelang Nataru Masyarakat Dihimbau Untuk Vaksinasi Booster, Pandemi Covid Masih Membayangi

Bagian dari bahan organik ini juga terdiri dari mikroba seluler yang dihidupkan kembali (prokariota, eukariota uniseluler) serta virus yang tidak aktif sejak zaman prasejarah.

Sementara literatur berlimpah tentang deskripsi mikrobioma prokariotik yang kaya dan beragam yang ditemukan di permafrost, tidak ada laporan tambahan tentang virus hidup yang telah diterbitkan sejak dua studi asli yang menjelaskan pithovirus (tahun 2014) dan mollivirus (tahun 2015).

Ini secara keliru menunjukkan bahwa kejadian seperti itu jarang terjadi dan bahwa virus zombie bukanlah ancaman kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Jelang Musim Liburan Akhir Tahun, Berikut Peraturan Baru yang Berlaku di Taman Mini Pasca Pandemi Covid-19  

“Untuk mengembalikan pemahaman yang mendekati kenyataan, kami melaporkan karakterisasi awal dari 13 virus baru yang diisolasi dari tujuh sampel permafrost Siberia kuno yang berbeda, satu dari Sungai Lena dan satu dari cryosol Kamchatka.

Seperti yang diharapkan dari spesifisitas inang yang diberlakukan oleh protokol kami, virus ini termasuk dalam lima clade berbeda yang menginfeksi Acanthamoeba spp.

Tetapi sebelumnya tidak dihidupkan kembali dari permafrost: pandoravirus, cedratvirus, megavirus, dan pacmanvirus, selain strain pithovirus baru,” tulisnya dalam abstrak jurnal.

Baca Juga: Putri Candrawathi Sembuh dari Covid-19, Bertemu Ferdy Sambo Langsung Cium Tangan dan Pelukan, Lepas Rindu?

Bahkan dalam publikasi ilmiah tersebut terdapat disclaimer berupa artikel ini adalah pracetak dan belum disertifikasi oleh peer review.

Namun tidak menutup kemungkinan virus-virus tersebut masih bisa memicu penyakit dan kembali beredar karena mencairnya lapisan es akibat pemanasan global.

Peneliti memperingatkan agar manusia tidak serakah agar tidak menimbulkan petaka dan melepaskan pandemik baru di masa mendatang.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).