Pergi Meninggalkan Qatar, Kekalahan Timnas Jerman di Piala Dunia 2022 Akibat Dosa Masa Lalu yang Belum Kelar?

Pergi Meninggalkan Qatar, Kekalahan Timnas Jerman di World Cup 2022 Akibat Dosa Masa Lalu yang Belum Kelar?
Pergi Meninggalkan Qatar, Kekalahan Timnas Jerman di World Cup 2022 Akibat Dosa Masa Lalu yang Belum Kelar?

AYOJAKARTA.COM – Meski sempat digadang akan masuk sebagai negara calon pemenang di ajang World Cup 2022 Qatar.

Rupanya skuad Jerman di event World Cup 2022 ini justru dipaksa angkat koper dan meninggalkan Qatar lebih awal.

Skuad asuhan Hansi Flick yang berada satu grup dengan Spanyol, Jepang dan Kosta Rika di World Cup 2022 pada grup E.

Baca Juga: Nah! Krishna Murti Perlihatkan Betapa Garangnya Ferdy Sambo: Masukin Masukin Semua!

Sejak awal laga piala dunia 2022 Qatar memang sempat melakukan aksi Tutup Mulut atas adanya larangan kampanye One love di Qatar.

Penyebabnya karena tuan rumah Qatar yang mayoritas muslim melarang adanya kampanye LGBT di piala dunia.

Sehingga aksi tutup mulut skuad Jerman tersebut diyakini publik dan pecinta sepak bola sebagai aksi protes.

Namun pada saat berlangsungnya laga Jerman melawan Spanyol di Stadion Al Bayt pada 28 November lalu.

Baca Juga: Siap-siap! Simak Alur Seleksi CPNS 2023, Jangan Sampai Terlewat

Di deretan tribun penonton terlihat sejumlah orang berjubah khas warga Qatar, sedang memperlihatkan aksi unik.

Mereka berdiri sambil membentangkan poster serta karikatur dengan gambar Mesut Ozil yang kini sudah pensiun dari dunia sepak bola.

Selain menggelar poster, mereka juga menutup mulut mereka dengan tangan seolah sedang membalas aksi tutup mulut skuad Jerman sebelumnya.

Pecinta bola tentu sudah mengetahui bahwa keputusan kontroversial Ozil hengkang dari sepak bola tidak lepas dari masalah pribadi bernuansa rasis.

Baca Juga: Contoh Soal TWK SKD CPNS 2023 Beserta Jawabannya, Simak Sampai Tuntas!

Pasalnya, Ozil memutuskan menggantungkan sepatu disaat karir permainannya sedang berada di puncak kejayaan.

Namun kekalahan Jerman di piala dunia Rusia pada tahun 2018 silam, seperti menjadi beban sendiri bagi Ozil.

Pada 2018 di Rusia, Jerman memperlihatkan permainan terburuknya sepanjang sejarah dengan kalah dari timnas Mexico dan skuad Korea Selatan.

Ditambah lagi dengan pertemuan antara Ozil dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan sebelumnya yang banyak disalah-artikan.

Mesut Ozil yang sering membela kehormatan Jerman di lapangan hijau memang memiliki darah campuran Turki.

Baca Juga: Penonton Terkena Genjutsu, Ternyata Serial Boruto Hanyalah Mimpi? Naruto 17-12-22

“Saya dianggap Jerman jika menang di pertandingan, sementara kalau Jerman kalah saya dianggap Imigran yang tidak diinginkan,” jelas Ozil saat itu.

Aksi unik para penonton berjubah tersebut seperti sedang mengingatkan akan dosa masa lalu Jerman terhadap Mesut Ozil yang belum kelar.

Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Jumat 2 Desember 2022 dari kanal Youtube Starting Eleven Momen. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dosa masa lalu
# bertanding
# Piala Dunia 2022
# Jerman
# kalah
# Timnas

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.