Kesaksian Penjual Es Dawet Stadion Saat Tragedi Kanjuruhan, Ungkap Gas Air Mata Bukan Faktor Satu-satunya!

Kesaksian Penjual Es Dawet Stadion Saat Tragedi Kanjuruhan, Ungkap Gas Air Mata Bukan Faktor Satu-satunya!
Kesaksian Penjual Es Dawet Stadion Saat Tragedi Kanjuruhan, Ungkap Gas Air Mata Bukan Faktor Satu-satunya!

AYOJAKARTA.COM - Tragedi kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang masih meninggalkan cerita duka.

Diketahui tragedi yang menimbulkan korban jiwa hingga 100 orang lebih tersebut terjadi saat digelarnya laga pertandingan sepak bola Arema VS Persebaya.

Pertandingan dua kubu sengit tersebut berlangsung pada Sabtu 1 Oktober 2022.

Pada saat pertandingan berlangsung awalnya nampak lancar seperti biasa.

Sampai pada akhir pertandingan dimenangkan oleh tim Persebaya dengan skor 3-2.

Baca Juga: Profil AKBP Ferli Hidayat, Kapolres Malang yang Copot Jabatan Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Perannya

Hal itu sontak membuat suporter Arema yang dikenal dengan nama Aremania emosi dan langsung turun ke lapangan.

Mereka kemudian melempari para pemain Persebaya dengan botol, batu dan barang-barang lain.

Apalagi diketahui memang dua kubu ini memiliki suporter dengan rivalitas yang tinggi.

Aparat gabungan TNI dan Polri langsung bergerak cepat menghalau para suporter tersebut.

Namun karena keadaan semakin memanas akhirnya petugas keamanan memutuskan untuk menyemprotkan gas air mata guna melerai kericuhan.

Hal inilah yang memicu awal mula terjadinya banyak korban yang berjatuhan.

Namun seorang saksi mata yang berada di sekitar Stadion Kanjuruhan menuturkan hal berbeda.

Saksi tersebut adalah seorang penjual es dawet yang memang sudah biasa berdagang di warungnya yang berada di dekat Stadion Kanjuruhan.

Baca Juga: Tak Mau Disalahkan atas Tragedi Kanjuruhan, Anggota Polisi Ini Kembali Serang: Balikin Nyawa Adikku!

Dikutip AyoJakarta.com dari akun TikTok El Natara, Selasa (4/10/2022), diinformasikan secara jelas kesaksian yang dituturkan oleh penjual es dawet tersebut.

Tidak diketahui identitas dari suara perempuan penjual es dawet yang menceritakan kejadian di Stadion Kanjuruhan itu.

Namun dari suaranya, sosok penjual es dawet tersebut seperti wanita paruh baya.

Wanita penjual es tersebut menjelaskan dalam Bahasa Jawa Timuran dan Bahasa Indonesia bahwa sebenarnya gas air mata bukan faktor utama banyaknya korban.

“Yang lebih parah itu akhirnya mereka berdesakan keluar karena menghindari gas air mata," ujar wanita tersebut mengawali ceritanya.

“Nah, gas air matanya sebetulnya sih gak terlalu anu kok, cuman ini desak-desakan sama dorong-dorongan dan tendang-tendangan sesama suporter," tuturnya.

Baca Juga: Nugroho Setiawan, Satu-satunya Pemilik Lisensi FIFA Security Officer Buka Suara soal Tragedi Kanjuruhan

Penjual es tersebut juga menegaskan bahwa tragedi tersebut tidak sepenuhnya kesalahan pihak keamanan namun juga faktor dari suporter itu sendiri.

“Makanya kita itu gak bisa nyalahin polisinya juga gak bisa menyalahkan suporternya karena supporternya itu intinya dia itu gengsi kenapa bisa kalah di kandang sendiri," ungkapnya sebagai orang yang menyaksikan sendiri kerusuhan saat itu.

Bahkan ia juga melihat dari siaran televisi bahwa para suporter Aremania sudah tampak memanas sebelum pertandingan usai.

“TV ku itu loh aku nyalain pertandingan sepak bola. Itu mereka teriak maki-maki nggak karuan," tuturnya.

“Dah tawuran aja begini tawuran aja gitulah. Itu ada Pak Polisi juga di situ, cuma senyam senyum aja Pak Polisinya," pungkas saksi mata yang tidak diketahui identitasnya tersebut.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Gas air mata di stadion
# Penjual es dawet
# Gas Air Mata Kanjuruhan
# tragedi Kanjuruhan
# tragedi Kanjuruhan Malang
# gas air mata

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.