Warganet Dibuat Bingung dengan PSSI Pecat Nugroho Setiawan, Orang Indonesia Berlisensi FIFA Security Officer

Nugroho Setiawan, satu-satunya orang Indonesia pemegang FIFA dan AFC Security Officer.
Nugroho Setiawan, satu-satunya orang Indonesia pemegang FIFA dan AFC Security Officer.

AYOJAKARTA.COM -- Nugroho Setiawan tergabung dalam Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). Sebagai satu-satunya orang Indonesia pemegang FIFA dan AFC Security Officer.

TGIPF merupakan tim gabungan yang dibentuk untuk mengusut tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan korban jiwa dalam Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Sebab, hingga kini tragedi tersebut masih meninggalkan duka yang membuat sejumlah publik meminta agar mengusut tuntas untuk mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Geger Lesti Kejora Dikabarkan Mau Cabut Laporan KDRT Rizky Billar, Orang Tua Tidak Terima!

Diketahui sebelumnya, musibah tersebut terjadi lantaran meletusnya puncak kekecewaan suporter dalam kekalahan yang diterima oleh Arema FC vs Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 poin pada Liga 1 musim 2022-2023, Sabtu, 1 September 2022 kemarin.

Atas bergabungnya Nugroho Setiawan ke dalam Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tersebut kini menyedot perhatian sejumlah publik mengenai profil dan fakta tentang dirinya.

Dikutip dalam berbagai sumber bahwa Nugroho adalah orang Indonesia satu-satunya yang memiliki Lisensi FIFA Security dan juga pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Infrastruktur, Keamanan, dan Keselamatan PSSI.

Baca Juga: Terungkap Sosok Istri Pertama Dedi Mulyadi yang Diduga Jadi Alasan Anne Ratna Gugat Cerai Suaminya

Kabar lainnya, yakni Nugroho Setiawan juga pernah bertugas dalam piala Asian Games 2018, Piala AFC U-16 dan U-19, Hingga masuk dalam tim inti persiapan Piala Dunia U-20.

Namun sayangnya kemampuanya tersebut tidak dimanfaatkan dan diakui oleh Indonesia sebagai orang yang ahli dalam standarisasi keamanan pertandingan sepakbola, dalam hal ini PSSI. Diketahui sebelumnya bahwa Nugroho Setiawan telah dipecat oleh PSSI dengan alasan ketidaksukaan.

Setelahnya Nugroho Setiawan malah lebih diakui oleh FIFA yang lantas ia berkiprah menjadi FIFA Hygiene Officer dan kini aktif sebagai Security Officer AFC yang ditugaskan dalam berbagai pertandingan AFC.

Baca Juga: Selingkuhan Rizky Billar Muncul, Isa Zega Beri Pengakuan: Mami dan Rizky Sudah Lama

Dengan kemampuan dan prestasinya tersebut para warganet kemudian sangat menyayangkan tindakan dari PSSI yang memecat Nugroho Setiawan sebagai seseorang yang sangat dibutuhkan dalam auditor sistem manajemen keamanan di persepakbolaan Indonesia.

Berikut ini tanggapan berbagai komentar warganet yang menyayangkan keputusan PSSI sebelumnya yang memberhentikan kemampuan profesional keamanan persepakbolaan Indonesia yakni Nugroho Setiawan.

"Yg dibutuhkan adalah auditor sistem manajemen pengamanan,.dan jika auditor tsb sudah memberikan penilaian maka wajib dipatuhi oleh Panpel pertandingan termasuk pengurus PT.LIB tidak berhak campur tangan ngurusi Panpel pertandingan dan auditor SMP ( sistem manajemen pengamanan," tulis @Fandi.Nugroho salah satu warganet yang ikut menyoroti menyayangkan tindakan dari PSSI.

Baca Juga: Heboh Kasus KDRT di Kalangan Artis, Tak Disangka Thoriq Halilintar Tega Lakukan Ini Ke Fuji!

"Miris sekali negriku. Dipecat PSSI tapi diterima FIFA. Dan sekarang beliau jadi tim independen. Momen yg tepat utk bongkar semua bobrok nya PSSI," Begitu juga tanggapan oleh @Ardiano.Fauzy mengomentari hal tersebut.

"Itulah anehnya PSSI, stadion standar FIFA juga ga diterima, orang berlisensi FIFA juga ga d terima, terus standar mana yg sebenarnya PSSI mau?," adapun hal serupa juga dikomentari oleh warganet lainnya yakni @Ujang Sunardi.

" AFC saja butuh sosok Nugroho, eh PSSI malah menyingkirkanya," tulis @Nani 57.

" YG PROFESIONAL DI SINGKIRKAN YG DUNGU DIMASUKKAN" ujar warganet lainnya.

Baca Juga: 'Kabur' saat Olah TKP Dugaan KDRT, Rizky Billar Dapat Surat Peringatan dari Kepolisian

Disisi lain, terdapat cuitan yang kini menjadi sorotan publik yang dibagikan dalam akun Twitter @veeola, dirinya mengaku turut ikut menjadi saksi atas kinerja Nugroho dalam pembuatan SOP keamanan pertandingan sepakbola sebelumnya.

Dalam cuitanya tersebut ia menceritakan bahwa dirinya sendiri menjadi saksi dalam berapa kali event pertandingan melihat Nugroho Setiawan turut membantu memberikan pemahaman soal behavior penonton kepada polisi.

Nugroho disebutkan selalu hadir dalam setiap event pertandingan yang beresiko tinggi, beliau hadir untuk turut aktif dalam komunikasi intens dengan pihak kepolisian.

"Pak Nug salah satu orang yang selalu ‘ngademin’ polisi jika situasi sudah tidak kondusif. Pendekatannya selalu persuasive,” tulis @veeola.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Security Officer
# Nugroho Setiawan
# FIFA
# PSSI

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).