AYOJAKARTA.COM - Dokter Richard Lee mendapatkan somasi terbuka dari Persatuan Dukun Indonesia terkait podcast dia yang menjadi viral.
Podcast yang mengundang pengacara Firdaus Oiwobo dan Habib Jindan tersebut menjadi viral sehubungan dengan statement dan konten Pesulap Merah tentang perdukunan di Indonesia.
Selain bincang-bincang masalah dunia perdukunan, Jindan juga berusaha untuk melakukan pembuktian dari kemampuannya dalam podcast tersebut.
Baca Juga: Maaf! Ini Golongan yang Tidak Dapat Diusulkan DTKS DKI Jakarta, Kamu Termasuk?
Dalam somasi terbukanya, Firdaus sebagai wakil dari Persatuan Dukun Indonesia merasa keberatan akan adanya beberapa statement yang tidak diedit oleh tim kreatif podcast.
Dia dan kliennya juga merasa dirugikan serta dilecehkan atas tayangan tersebut, sehingga lantas meminta ganti rugi kepada Richard Lee.
Firdaus merasa bahwa dirinya telah salah menduga dari orang yang disebutkan oleh Richard Lee, namun pernyataannya langsung dibantahkan dengan memperlihatkan kembali tayangan rekaman dari podcast tersebut.
“Statement-statement kalian itu gak perlulah sok pintar, karena kalau saya gak pinter gak mungkin saya mendampingi beberapa kasus besar di Indonesia,” ujar Firdaus.
“Jadi gak usahlah mencari celah, mencari kesalahan kami dari tim kuasa hukum,” ujarnya melanjutkan.
Lalu, Firdaus merasa keberatan atas penayangan video diskusinya terkait tes penusukan jarum oleh Jindan karena menurutnya hal tersebut tidak ada dalam perjanjian.
Namun, lagi-lagi Richard Lee membantah hal tersebut dengan bertanya langsung kepada tim kreatif yang mendampinginya apakah ada perjanjian seperti yang disebutkan.
“Ada surat perjanjian bahwa minta tidak boleh ditayangkan?” kata Richard yang langsung dibantah oleh tim kreatifnya.
Dalam tanggapan dari somasi terbuka yang dilayangkan Firdaus, Richard Lee menjelaskan mengapa ia tidak melakukan penyuntingan ataupun pemotongan dari tayangannya.
Untuk menanggapi somasi tersebut, begini tanggapan dari Dokter Richard Lee.
Dalam video terbaru di YouTubenya, dr. Richard Lee, MARS yang diunggah pada Sabtu (20/8/2022), dia menjawab semua somasi tersebut.
Pertama perihal pernyataan Firdaus Oiwobo yang mengaku keberatan video podcast mereka tidak diedit. Menurutnya, dia dan Dokter Richard Lee sudah sepakat untuk memotong pembicaraan soal pembuktian kekuatan Habib Jindan.
Baca Juga: Pasanganmu Pernah Menolak Hubungan Intim? Cek Mungkin 10 Alasan Ini Menjadi Penyebabnya!
"Sebenernya saya punya rekaman suara bahwa beliau bersedia ditayangkan. Sebenernya beliau sudah bersedia buat ditayangkan secara utuh," kata Dokter Richard Lee.
Dia juga menjelaskan sengaja tidak mengedit video tersebut. Dokter Richard Lee berusaha tidak menggiring opini publik.
"Saya meriview kembali ada beberapa bagian mau saya potong termasuk Ustaz Derry karena menurut saya sensitif. Tapi setelah saya review semuanya, menurut saya nggak usah dipotong. Karena kalau dipotong bisa mengarahkan video, opini dan itu bahaya," tutur Dokter Richard Lee.
"Makanya saya bilang tayangkan utuh-utuh tanpa dipotong sedikit pun biarkan netizen yang menilai kejadiannya gimana. Saya pengen obyektif. Saya sudah konsultasi dengan banyak pihak," sambungnya lagi.
Baca Juga: Selamat! Tenaga Kesehatan dan Guru Honorer Non ASN Bisa Diangkat PPPK 2022 Tanpa Tes, Begini Caranya
Terkait Firdaus Oiwobo yang meminta ganti rugi karena nama baik dukun dicemarkan, Dokter Richard Lee punya pembelaan sendiri.
"Kalau minta ganti rugi, menurut saya nggak fair juga. Dia nggak bisa melakukan sesuatu, gagal pembuktian minta ganti rugi ke saya. Kalau berhasil minta hadiah iPhone dari saya. Kalau gagal minta ganti rugi, kan nggak fair," ungkap Dokter Richard Lee. ***

Share this article
Podcast yang mengundang pengacara Firdaus Oiwobo dan Habib Jindan tersebut menjadi viral sehubungan dengan konten Pesulap Merah.