Data Diperbarui, Dana Bansos PKH BPNT Tahap 2 2025 Kini Alami Kenaikan tapi Khusus 7 Kategori Ini Saja

Agar dapat menerima bantuan PKH tahap 2 tahun 2025, calon penerima harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan.
Agar dapat menerima bantuan PKH tahap 2 tahun 2025, calon penerima harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan.

AYOJAKARTA.COM -- Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program bantuan sosial unggulan pemerintah Indonesia yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin dan rentan. 

Bansos PKH ini untuk memberikan akses lebih baik terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan perbaikan kualitas hidup secara keseluruhan.

Pada tahun 2025, program ini tetap menjadi tulang punggung bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria tertentu, dengan pencairan tahap kedua yang akan segera dilaksanakan.

Baca Juga: Kartu KKS Bank Himbara KPM PKH dan BPNT Sudah Kadaluarsa? Tenang, Lakukan Cara Ini agar Bansos Tetap Disalurkan

Agar dapat menerima bantuan PKH tahap 2 tahun 2025, calon penerima harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Di antaranya berstatus sebagai Warga Negara Indonesia dan memiliki e-KTP yang sah dan berlaku, termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan yang tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang merupakan pembaruan dari sistem DTKS sebelumnya.

Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), atau anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tidak sedang menerima bantuan sosial lain seperti Kartu Prakerja, BLT UMKM, atau BLT subsidi gaji, serta terdaftar secara resmi di kelurahan atau desa sesuai dengan domisili tempat tinggal mereka untuk memastikan validitas data dan ketepatan penyaluran bantuan.

Baca Juga: Resmi Cair Mei 2025! PKH, BPNT, PIP dan BLT Dana Desa Siap Disalurkan, Cek Tanggal Tepatnya

Bantuan PKH tahun 2025 diberikan kepada tujuh kategori penerima manfaat dengan besaran dana yang bervariasi sesuai dengan komponen yang dimiliki oleh masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

jumlah bantuan yang diterima dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi dan kebutuhan setiap keluarga. Ketujuh kategori tersebut meliputi:

- ibu hamil dan masa nifas yang berhak menerima Rp750.000 per tahap pencairan atau total Rp3.000.000 per tahun;

- anak balita usia 0-6 tahun dengan bantuan sebesar Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun;

- siswa Sekolah Dasar (SD) atau sederajat yang menerima Rp225.000 per tahap atau Rp900.000 per tahun;

Baca Juga: Hasil Terkini Pengecekan Saldo Bantuan PKH BPNT Tahap 2 2025, Sudah Tersalurkan ke Rekening KPM atau Belum?

- siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat dengan bantuan Rp375.000 per tahap atau Rp1.500.000 per tahun;

- siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang berhak atas Rp500.000 per tahap atau Rp2.000.000 per tahun;

- lanjut usia yang mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun; serta

- penyandang disabilitas berat dengan nominal bantuan yang sama yaitu Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun.

Baca Juga: Santai, Jangan Buru-buru! Saldo Masih Kosong, Pencairan Bantuan PKH dan BPNT April-Juni 2025 Tinggal 1 Tahap Lagi

Melalui penyaluran bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap komponen, pemerintah berupaya memberikan dukungan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat penerima manfaat.

Jadwal pencairan bantuan PKH tahap 2 tahun 2025 diperkirakan akan dilaksanakan dalam rentang waktu antara bulan Mei hingga Juni 2025, meskipun tanggal pasti pencairan masih menunggu pengumuman resmi dari pihak berwenang yang akan diinformasikan kemudian.

Mekanisme penyaluran bantuan PKH maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap kedua ini tetap menggunakan saluran yang sama seperti tahap sebelumnya, yakni melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang meliputi Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI), dengan opsi tambahan melalui PT Pos Indonesia bagi penerima yang tidak memiliki rekening bank.

Baca Juga: Wilayah 1 Cair Duluan! Pencairan Dana PKH BPNT Tahap 2 2025 Mulai Disalurkan Khusus Daerah Ini

Sistem penyaluran yang terintegrasi ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa bantuan sosial dapat disalurkan secara efisien, tepat waktu, dan tepat sasaran kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat yang memenuhi persyaratan.

Sehingga tujuan utama program untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara optimal sesuai dengan visi dan misi pemerintah dalam pembangunan sosial ekonomi nasional.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tahap 2
# PKH
# BPNT

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).