AYOJAKARTA.COM - Berikut ini akan dibahas mengenai perbedaan hacker dan cracker.
Seperti diketahui, publik tengah dihebohkan dengan munculnya sosok hacker bernama Bjorka.
Bjorka sukses melancarkan aksinya dengan membocorkan data pemerintahan, pejabat hingga kasus besar di Indonesia.
Baca Juga: Benarkah Bjorka Adalah Gus Samsudin yang Sedang Menyamar? Foto di Balik Topengnya Viral
Hingga saat ini, identitas hacker Bjorka pun belum diketahui jelas.
Di sisi lain, publik menilai bahwa hacker Bjorka ini muncul dengan niat untuk membantu masyarakat Indonesia untuk menyampaiukan asipari kepada pemerintah.
Kini yang menjadi pertanyaan Bjorka masuk dalam kategori hacker atau cracker?
Baca Juga: Sering Dianggap Hacker Hebat Tenyata Bjorka Cuma Beli Data ! Ini Penjelasannya !
Lantas apa sebenarnya perbedaan antara hacker dan cracker?
Dikutip AyoJakarta.com dari Portal Yogya dengan judul "Ini Penjelasan tentang Perbedaan Hacker dan Cracker, Sosok Bjorka yang Termasuk Kategori Mana?".
Portalyogya.com melansir dari nuonline, hacker dan cracker mempunyai kemiripan peretasan namun komunitas ini memiliki tujuan yang berbeda.
Baca Juga: Data yang Dihack Oleh Bjorka Berkaitan Dengan Pemilu Presiden 2024, Ini Bahayanya!
Hacker walau biasa menyerang namun lebih ke arah yang mengamankan sistem di internal sedangkan cracker menyerang sampai mencuri data, merusak, menyadap, dan sebagainya.
Menurut pakar keamanan siber dari UNUSIA, Fezan Nabawi mengkategorikan Bjorka sebagai seorang cracker karena dia sudah meretas dan membobol data-data penting publik.
Fezan menjelaskan sebelum menyerang target, Bjorka mencari terlebih dahulu informasi tentang sistem perusahaan yang ada di target tersebut.
Sistem akan di scan setelah itu akan muncul servis-servis yang terbuka, dari scan tersebut akan mudah menemukan tools untuk masuk ke sistem.
Scanning dikerjakan untuk mencari celah sistem target, jika terbuka maka bisa dilakukan penyerangan sementara dan jika sudah masuk bisa mudah mengendalikan server.
Bjorka bisa saja bekerja sendiri tanpa bantuan hacker lain, dengan menggunakan tools atau bisa meretas sistem internal komputer.
Baca Juga: White Hacker Putra Aji Sebut Bjorka Tak Pantas Disebut Pahlawan, Ini Alasannya!
Pakar Kompetensi Keamanan Siber, I Made Wiryana mengatakan salah satu serangan keamanan siber salah satunya menyerang pola pikir dan menciptakan kekhawatiran.
I Made Wiryana menjelaskan, Bjorka hanyalah pengumpul data, mereka menciptakan narasi ketakutan dan ketidakpercayaan publik terhadap sistem yang ada sekaligus menyerang pola pikir publik.*** (Dinar Embun Sari/Portal Yogya)

Share this article
Berikut ini adalah penjelasan mengenai perbedaan apa itu hacker dan cracker, Bjorka masuk kategori yang mana?