PKH, BPNT, PIP Turun Lagi? Ini 5 Bantuan Sosial Pemerintah akan Cair di Akhir 2024

Pemerintah akan kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) bagi keluarga penerima manfaat (KPM) dari berbagai program.
Pemerintah akan kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) bagi keluarga penerima manfaat (KPM) dari berbagai program.

AYOJAKARTA.COM - Di akhir tahun 2024, pemerintah akan kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) bagi keluarga penerima manfaat (KPM) dari berbagai program.

Terdapat lima jenis bantuan sosial yang dijadwalkan cair di bulan November dan Desember 2024 mendatang, terutama untuk yang telah terdaftar dalam program PKH, BPNT, PIP, serta bantuan pangan lainnya.

Dikutip dari kanal YouTube GANIA VLOG, bantuan PKH, BPNT, PIP diharapkan dapat memberikan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan hingga pergantian tahun.

Baca Juga: Surat Penting KPM PKH dan BPNT yang Gagal Burekol Sudah Turun, Bantuan akan Tetap Cair atau Gagal Salur? Ini Penjelasannya

1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap Ke-6

Bantuan PKH tahap ke-6 adalah salah satu program utama yang akan disalurkan kembali pada November dan Desember 2024.

Bantuan ini disalurkan setiap dua bulan sekali melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih untuk KPM yang mengambil bantuan melalui bank.

Sedangkan untuk KPM yang pencairannya dilakukan melalui PT Pos Indonesia, bantuan PKH ini diberikan setiap tiga bulan sekali.

Surat undangan pencairan bagi KPM yang mencairkan bantuan melalui PT Pos Indonesia akan segera dibagikan.

Baca Juga: Mantap! KPM Bansos PKH BPNT Golongan Ini Akan Dapat Bantuan Total Rp1.650.000 Alokasi November-Desember, Simak Selengkapnya di Sini!

2. Bantuan Pangan Beras 10 Kilogram

Selain PKH, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram bagi keluarga penerima manfaat.

Program ini sudah berjalan sejak awal tahun 2024 dan pencairannya kembali dilaksanakan di akhir tahun sebagai tahap terakhir.

Bantuan ini ditargetkan untuk 22 juta KPM, dengan harapan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang akhir tahun.

Seperti sebelumnya, beras 10 kilogram ini akan diberikan setiap dua bulan sekali.

Baca Juga: SELAMAT! Bantuan Rp1,6 Juta Cair Khusus KPM PKH+BPNT Golongan Ini Periode November-Desember, Cek Namamu di Sini

3. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) November-Desember

BPNT merupakan bantuan berupa saldo senilai Rp400.000 yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok.

Pencairan BPNT untuk November dan Desember dijadwalkan akan kembali diterima oleh KPM yang terdaftar.

BPNT menjadi salah satu bantuan penting bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan cara yang lebih fleksibel, sehingga mereka dapat memilih sendiri bahan pangan yang dibutuhkan.

Baca Juga: SELAMAT! KPM Golongan Ini Dapat Bantuan Rp2,8 Juta untuk PKH BPNT November-Desember 2024 Masuk ke KKS

4. Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kemendikbud Ristek

Bagi keluarga penerima manfaat yang memiliki anak usia sekolah, Program Indonesia Pintar (PIP) juga akan dicairkan sebagai tahap akhir di penghujung tahun.

Pencairan tahap ketiga ini dijadwalkan berlangsung dari Oktober hingga Desember 2024 dengan besaran bantuan mulai dari Rp450.000 hingga Rp1 juta, tergantung jenjang pendidikan penerima.

Para siswa yang terdaftar dalam SK penerima bantuan PIP dan sudah melakukan aktivasi rekening akan segera menerima dana bantuan ini.

Baca Juga: Kapan KJP Plus Tahap I Bulan November 2024 Cair? Cek di Sini Bocoran Tanggal Pencairan Dana Bantuan Pendidikan hingga Nominal

5. Bantuan Susulan BPNT melalui PT Pos Indonesia

Bagi KPM yang pencairan BPNT sebelumnya tertunda, akan ada pencairan susulan bagi yang belum mendapatkan bantuan ini di akhir tahun.

KPM yang menerima bantuan BPNT melalui PT Pos Indonesia diharapkan bisa mencairkan bantuannya dalam tahap susulan ini.

Bantuan susulan ini disediakan untuk memastikan seluruh penerima manfaat mendapatkan hak mereka sebelum memasuki tahun baru.

Pencairan bantuan sosial di akhir tahun 2024 ini akan dilaksanakan secara bertahap selama November hingga Desember.

Pemerintah mengupayakan agar pencairan dapat dipercepat untuk menjamin bahwa keluarga penerima manfaat dapat merasakan dampak positif dari bantuan ini dalam waktu yang lebih cepat.

Pengaturan jadwal pencairan ini juga bertujuan untuk mencegah penumpukan di titik pencairan, baik di bank maupun di Kantor Pos.

Dengan adanya pencairan bantuan sosial ini, pemerintah berharap dapat memberikan dukungan yang signifikan bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan di berbagai wilayah.

Untuk informasi lebih lanjut, KPM disarankan untuk mengikuti perkembangan melalui saluran resmi seperti situs pemerintah atau pusat layanan sosial terdekat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# bantuan sosial
# PIP
# PKH
# BPNT

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.