Kawula Muda Wajib Tahu! Ini Alasan Jasa Gestun Kredit Online Harus Dihindari

Ilustrasi Gestun (gesek tunai) Kredit Online
Ilustrasi Gestun (gesek tunai) Kredit Online

AYOJAKARTA.COM - Untuk membantu finansial masyarakat, saat ini marak jasa pinjaman online (pinjol) atau gesek tunai (gestun) kredit online.

Beberapa orang mungkin akan tergoda untuk menggunakan jasa gestun kredit online.

Biasanya, gestun kredit online ini dilakukan beberapa orang yang mungkin memiliki kebutuhan tak terduga dan terdesak.

Baca Juga: Kartu Kredit vs Paylater: Pelajaran dari Kasus Fresh Graduate yang Ditolak Kerja Akibat BI Checking

Sebagaimana diketahui, dahulu gestun ini merupakan jasa pencarian dana melalui kartu kredit.

Namun, hal itu kini telah resmi dilarang oleh Bank Indonesia (BI).

Kini, jasa gestun tersedia untuk menggunakan limit yang ada di aplikasi kredit online.

Baca Juga: Tahapan Memeriksa BI Checking Sebelum Melakukan Pengajuan Kredit di Bank

Dilansir AyoJakarta.com dari suara.com, Selasa (29/8/2023) misal kamu memiliki limit kredit online sebesar Rp8 juta.

Kamu bisa saja melakukan gestun kredit online sebasar Rp5 juta.

Sehingga, kamu akan diminta untuk melakukan transaksi pembelian barang dengan mengirim link e-commerce untuk belanja barang seharga Rp5 juta.

Baca Juga: Kamu Harus Tau! Ini 4 Alasan Kenapa Harus Menghindari Jasa Gestun Kredit Online, Bisa Sering Terjadi Penipuan

Meski terlihat menarik, ternyata kawula muda harus tahu jika jasa gestun kredit online ini patut dihindari.

Mengapa demikian? Berikut ulasannya:

1. Rawan penipuan

Alasan pertama mengapa gestun kredit online ini harus dihindari adalah rawannya penipuan.

Sebab, beberapa jasa gestun kredit online ini ilegal dan tidak memiliki merchant atau lembaga finansial secara resmi.

Mulai dari tak memberi uang yang sudah disepakati hingga permintaan data pribadi seperti email atau pasword.

Data tersebut bisa saja disalahgunakan oleh oknum tak bertanggungjawab.

Baca Juga: Pernah Pinjam di Pinjol? Cara Mudah Cek Skor Kredit BI Checking atau SLIK Secara Online!

2. Limit atau akun kredit online dibekukan

Bisa saja, jika kamu sering menggunakan transaksi ini polanya mudah dikenali cepat atau lambat.

Biasanya, gestun kredit online memiliki cara untuk mengidentifikasi transaksi fiktif.

Jika hal ini teridentifikasi maka limit, bahkan akun yang kamu miliki bisa dibekukan.

Sehingga kamu tidak bisa melakukan transaksi apapun dengan menggunakan aplikasi kredit online tersebut.

Baca Juga: Mantan Admin Pinjol dan Judi Online Jual Data Kartu Kredit Nasabah BCA di Dark Web

3. Bisa diblacklist BI checking

BI checking atau Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) merupakan catatan informasi soal riwayat debitur bank dan lembaga uang lainnya

Dalam SLIK tersebut akan diinformasikan apakah pembayaran kredit yang kamu lakukan lancar atau tidak.

Jika terdeteksi gestun atau akun kamu diblokir, maka kamu bisa terkena blacklist BI checking.

Sehingga untuk ke depan, misal saja kamu akan mengambil KPR akan sulit untuk mengajukan layanan kredit. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# gestun
# gesek tunai
# SLIK
# kredit
# kredit
# online

News Update

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.