AYOJAKARTA.COM - Kamu mungkin sudah tahu kalau psikologi bisa meningkatkan kualitas hubunganmu, menyembuhkan luka mental, dan membantumu mengatasi keadaan sulit.
Tapi tahukah kamu bahwa psikologi bahkan bisa menyelamatkan hidupmu?
Ada banyak hal yang mungkin tidak kamu ketahui tentang bagaimana pikiran manusia dapat menempatkanmu dalam bahaya atau membantumu menghindarinya.
Baca Juga: Tes Psikologi Apakah Kamu Sosok Master Empati, Jawab 10 Pertanyaan Berikut Ini, Ya atau Tidak!
Dilansir dari kanal Youtube Psych2Go, berikut beberapa fakta psikologi yang bisa menyelamatkan hidup kamu.
Bayangkan kamu sedang berjalan melintasi tempat parkir dan kamu bertabrakan dengan seseorang.
Kamu meminta maaf, tetapi orang lain tidak mau menerimanya. Tiba-tiba, dia mencengkram bahumu dan dengan paksa mendorongmu ke tembok.
Baca Juga: Edukasi Psikologi: Waspadai Makan Emosional yang Bikin Orang Stres Makin Gendut
Untung saja tempatnya ramai, jadi akan ada yang membantu sebelum konflik bertambah besar, bukan?
Sayangnya, ada yang disebut efek pengamat (bystander effect), yang artinya semakin banyak orang yang hadir dalam suatu krisis, semakin kecil kemungkinan mereka melakukan intervensi.
Mereka berasumsi orang lain akan membantu, jadi mereka tidak perlu melakukannya.
Psikolog menyarankan bahwa dalam keadaan darurat, kamu dapat memicu intervensi dengan menunjuk orang-orang yang berada di sekitar dan mendelegasikan tindakan tertentu.
Baca Juga: AO PNM dari Tanah Mataram, Tangguh Jadi 'Kartini' Bagi Keluarga
Seperti meminta salah seorang dari mereka untuk memanggil polisi agar menjadikan hal tersebut sebagai tanggung jawabnya.
Fakta ini mungkin bisa membantu menyelamatkan nyawa seseorang, termasuk kamu.
Contoh kasus lainnya adalah coba bayangkan orang yang berbahaya.
Siapa yang akan kamu bayangkan? Orang terselubung yang bersembunyi dalam bayang-bayang di malam hari, atau salah satu orang yang kamu cintai?
Kamu pasti menyangka orang pertama yang berbahaya, namun menurut profiler FBI Mary Ellen O'Toole, intuisi kita tentang siapa yang berbahaya tidak selalu benar.
Dia menjelaskan bahwa kita cenderung mewaspadai orang asing dan mereka yang bertingkah aneh, sambil memberikan izin kepada kenalan kita dan mereka yang tampak normal.
Dia mengatakan bahwa hal ini sebenarnya lebih mungkin dirugikan oleh orang-orang yang kita kenal.
Menurut O’Toole hampir semua kasus pembunuhan kejam atau berantai yang ditangani FBI melibatkan orang yang ramah dan mudah bergaul, dan tampak normal.
***
Share this article
Kamu mungkin sudah tahu kalau psikologi bisa meningkatkan kualitas hubunganmu, menyembuhkan luka mental, dan membantumu mengatasi keadaan.