AYOJAKARTA.COM - Berpuasa di bulan Ramadhan merupakan rangkaian sebelum umat muslim merayakan puncak kemenangan di Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.
Setelah menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan penuh, lebaran merupakan hari yang sangat dinanti umat muslim.
Bahkan di berbagai daerah di Indonesia, memiliki tradisi unik dan bermakna saat menyambut lebaran.
Berikut ini beberapa tradisi lebaran dari berbagai daerah di indonesia yang menarik untuk diketahui:
- Festival Meriam Karbit (Kalimantan Barat)
Festival Meriam Karbit di Kalimantan Barat adalah tradisi Lebaran unik yang merayakan keberanian dan kebersamaan.
Festival ini berlangsung selama tiga hari seputar Lebaran dan juga merupakan warisan budaya yang terkait dengan sejarah Kota Pontianak.
Baca Juga: Jangan Lupa! Setelah Lebaran Idulfitri, Masih Ada Puasa Istimewa 6 Hari
- Grebeg Sawal (Yogyakarta)
Tradisi yang sudah dilakukan sejak abad ke-16, sebagai bentuk mengekspresikan rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa.
Grebeg Sawal merupakan tradisi dari Keraton Yogyakarta yang rutin dilakukan setiap 1 Syawal.
Menariknya dari tradisi ini adalah tujuh gunungan yang dibawa oleh abdi dalem dan dikawal oleh prajurit Bregodo dari alun-alun keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Tujuannya ke Pura Pakualaman, Masjid Gedhe Kauman, dan Kantor Kepatihan. Gunungan.
Baca Juga: Ini Perkiraan Idul Fitri 1446 H atau Lebaran 2025
- Ronjok Sayak (Bengkulu)
Tradisi ini dimulai dengan doa dan ziarah, dan ketupat yang digunakan diperebutkan kembali karena diyakini membawa kesuburan.
Ronjok Sayak, tradisi Lebaran di Bengkulu, melibatkan pembakaran tumpukan batok kelapa sebagai simbol penghubung manusia dan leluhur. Tradisi ini dilakukan dengan penuh kesungguhan dan doa, biasanya setelah salat Isya pada 1 Syawal.
- Perang Topat (Nusa Tenggara Barat)
Perang Topat di Lombok, Nusa Tenggara Barat, adalah tradisi unik Lebaran yang melibatkan saling lempar ketupat sebagai simbol kerukunan antar umat Hindu dan Islam.
- Binarundak (Sulawesi Utara)
Tradisi Binarundak di Motoboi Besar, Sulawesi Utara, adalah tradisi Lebaran yang melibatkan pembuatan nasi jaha bersama-sama selama tiga hari setelah Idulfitri.
Nasi jaha, makanan khas yang dimasak dalam bambu, merupakan simbol silaturahmi dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Itulah 5 daerah dengan tradisi unik dan bermakna saat menyambut lebaran.***

Share this article
Setelah menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan penuh, lebaran merupakan hari yang sangat dinanti umat muslim.