NGERI! Kasus di Indonesia Naik 70%, Apa Itu Sifilis? Kenali Penyebab Gejala dan Langkah Pengobatannya

Penyakit sifilis
Penyakit sifilis

AYOJAKARTA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis kondisi terbaru kasus penyakit menular seksual di Indonesia

Juru bicara Kemenkes, dr Mohammad Syahril mengungkapkan bahwa kasus sifilis atau raja singa di Indonesia mengalami peningkatan hampir 70 persen dalam kurun waktu lima tahun belakangan.

“Penyakit sifilis atau raja singa juga dilaporkan meningkat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2016-2022). Dari 12 ribu kasus menjadi hampir 21 ribu kasus,” ujar dr Syahril dikutip AyoJakarta.com melalui laman resmi Kemenkes, Kamis (11/5/2023).

Baca Juga: Kritikan Pedas Anies Baswedan Soal Kendaraan Listrik, Sebut Hanya Menambah Kemacetan di Jalan

“Dengan rata-rata penambahan kasus setiap tahunnya mencapai 17.000 hingga 20.000 kasus,” sambungnya.

Naiknya pertambahan kasus penyakit sifilis secara drastis di Indonesia, sebenarnya apa itu sifilis? apa penyebabnya dan bagaimana langkah pengobatannya?

Berdasarkan laman resmi Kemenkes, sifilis atau penyakit raja singa adalah salah satu penyakit infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.

Penyakit ini juga menular, biasanya dimulai dimulai dari luka yang tidak menimbulkan nyeri pada alat kelamun, rectum, maupun mulut.

Baca Juga: Mundur dari Golkar, Pernyataan Dedi Mulyadi Soal Poligami Viral Lagi di TikTok!

Kondisi ini dapat menyebar ke orang lain akibat dari sentuhan atau kontak langsung antara kulit dengan selaput lendir dari luka yang terinfeksi bakteri Treponema pallidum.

Bakteri penyebab penyakit sifilis ini dapat tetap aktif di dalam tubuh sebelum akhirnya menjadi aktif kembali.

Maka dari itu langkah pengobatannya jika diagnosis dengan cepat maka penyakit ini dapat disembuhkan dengan pemberian antibiotik.

Apabila penyakit ini tidak kunjung diobati maka bisa menjadi penyakit raja singa yang membahayakan karena bisa merusak jantung, otak atau organ penting lainnya dalam tubuh.

Baca Juga: Temui Guru Muda ASN Pangandaran Terkait Dugaan Pungli, Ini Upaya yang Diambil Ridwan Kamil Imbau Bupati agar…

Penyebab Sifilis

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum berbentuk spiral yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka lecet, ruam atau melalui lendir dalam mulut dan kelamin.

Cara paling umum penyebarannya adalah dengan kontak langsung atau melalui aktivitas seksual dengan penderita sifilis.

Selain dengan bersentuhan langsung, sifilis juga bisa ditularkan dari ibu kepada anak yang belum lahir.

Gejala Penyakit Sifilis

Gejala penyakit ini ada empat tahap, adapun gejalanya yakni sebagai berikut.

1. Sifilis primer

Ditandai munculnya luka pada alat kelamin, dubur, bibir maupun mulut yang akan terjadi 10 hingga 90 hari setelah bakteri Treponema pallidum masuk ke dalam tubuh.

Waktu pemulihan sifilis primer berkisar 3 hingga 6 minggu. Namun bila tak kunjung diobati maka hilangnya luka ini justru menandakan infeksi telah berkembang ke tahap selanjutnya.

Selain luka tanda lainnya seperti terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening di daerah selangkangan yang menandakan adanya reaksi sistem kekebalan tubuh.

2. Sifilis sekunder

Munculnya ruam di beberapa bagian tubuh seperti telapak tangan atau kaki, selain itu penderita akan merasakan gejala seperti flu, sakit kepala, nyeri sendi, demam, pembengkakan kelenjar getah bening merasa lelah berlebih, rambut rontok, penurunan berat badan.

3. Sifilis laten

Penderita sifilis tidak mengalami gejala klinis tertentu tetapi di 12 bulan pertama sifilis laten masih bisa menularkan infeksinya.

Setelah 2 tahun infeksi sudah tidak dapat menular lagi meski penyebab bakteri masih ada dalam tubuh.

Namun perlu diingat bahwa apabila tidak segera ditangani maka sifilis laten akan berlanjut ke tahap tersier.

 Baca Juga: Bernasib Sama dengan Ferdy Sambo, Sidang Banding Hendra Kurniawan Ditolak PT DKI Jakarta

4. Sifilis tersier

Merupakan tahapan penyakit yang paling berbahaya, muncul 10 hingga 30 tahun setelah infeksi primer.

Umumnya ditandai dengan munculnya gumma atau tumor kecil pada bagian tubuh tertentu.

Sifilis tersier juga dapat berdampak pada organ tubuh seperti jantung, otak, mata, hati, serta pembuluh darah. Maka dari itu penderita ini rentan terkena penyakit jantung dan stroke.

Demikian informasi seputar apai itu sifilis, penyebab, dan gejalanya. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# dr Mohammad Syahril
# raja singa
# sifilis
# Penyakit Jantung
# kemenkes
# Kementerian Kesehatan
# Stroke
# Pengobatan
# Fakta
# penyakit
# Gejala
# penyebab
# Indonesia

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).