Antisipasi Gangguan Ginjal, Kemenkes Larang Penggunaan Obat Sirup, Begini Dokter Gerry Jawab Kegelisahan Ibu

Antisipasi  Gangguan Ginjal, Kemenkes Larang Penggunaan Obat Sirup, Dokter Gerry Jawab Kegelisahan Para Ibu/ Instagram @bpom_ri dan YouTube Dr. Gerry & Miche)

Antisipasi Gangguan Ginjal, Kemenkes Larang Penggunaan Obat Sirup, Dokter Gerry Jawab Kegelisahan Para Ibu/ Instagram @bpom_ri dan YouTube Dr. Gerry & Miche)

AYOJAKARTA.COM--Dikabarkan Kemenkes menarik peredaran sejumlah obat sirup yang diduga menjadi faktor penyebab tingginya kasus gangguan ginjal akut pada anak.

Faktor penyebab utamanya diduga karena cemaran pelarut Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Glikol (EG) pada obat sirup.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Bagaimana Jika Tidak Ada Pengganti Obat Sirup Anak? IDAI Beri Imbauan Khusus Ini!

Hal ini tentunya menjadi kekhawatiran para ibu atas penggunaan obat sirup yang diduga menjadi penyebab kasus gangguan gagal ginjal akut.

Sehingga para ibu menjadi kebingungan dan bertanya-tanya terkait hal tersebut.

Apakah yang tidak boleh diminum itu semua sirup atau paracetamol saja?.

Apakah sirup ibuprofen bisa jadi pilihan lain?.

Baca Juga: Ditarik BPOM! Ini Daftar 5 Obat Sirup yang Tercemar Etilen Glikol, Diduga Penyebab Gagal Ginjal Akut

Lalu bagaimana jika anak sakit demam? Apa solusinya agar anak cepat sembuh?.

dr. Gerry menanggapi pertanyaan tersebut melalui unggahan video di kanal YouTube pribadinya.

dr. Gerry menyimpulkan bahwa, intinya Kemenkes dan BPOM mengintruksikan masyarakat untuk menghentikan semua penggunaan obat-obatan sirup atau drops.

Baca Juga: IDAI Beri Imbauan Terkait Gangguan Ginjal Akut dalam Obat Sirop Anak, Waspadai Gejala Ini!

Bukan berarti berbahaya, tapi hal ini karena analisa kasus yang beredar belum konklusif atau belum rampung karena masih dalam tahap investigasi.

Jadi, dr. Gerry menyarankan agar lebih baik stop dulu penggunaan obat sirup ntuk sementara waktu ini.

Hal ini demi mengurangi terjadinya risiko yang ditakutkan terkait obat yang tercemar atau mengandung DEG dan EG yang melebihi dari batas aman.

Baca Juga: Larang Obat Sirop, Kemenkes Waspadai Gangguan Ginjal Akut Misterius pada Anak

Dikuatkan dengan informasi yang disampaikan Wakil Menkes bahwa 15 dari 18 obat-obatan sirup di Indonesia mengandung DEG dan EG.

dr. Gerry menjelaskan tidak hanya paracetamol syrup, tapi semua obat-obatan dalam bentuk cair seperti sirup, drops, sachet, tetes, itu berpotensi bahaya.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Penyakit Gagal Ginjal, Ini Cara Pencegahan dan Kenali Ciri-cirinya!

Untuk kasus anak yang memang memerlukan terapi jangka panjang, pilihan obat bisa dikonsultasikan kepada dokter anak kepercayaan keluarga untuk diganti dengan sediaan lain.

Sehingga dokter tersebut bisa memberikan obat dalam bentuk lain, misalnya seperti tablet, puyer, atau suppositoria.

Kalau anak susah minum obat tablet karena pahit bagaimana? Apa bisa menggunakan sirup pemanis?.

Baca Juga: Puluhan Anak Meninggal di Jakarta Diduga karena Gagal Ginjal Akut

dr. Gerry menyarankan untuk tidak menggunakan sirup pemanis karena khawatir mengandung pelarut DEG atau EG.

Maka pilihan lainnya bisa menggunakan pemanis buatan seperti madu atau gula yang dilarutkan air panas yang sudah didinginkan.

Baca Juga: Terbaru! Enam Anak Kembali Berguguran Usai Dinyatakan Terkena Gagal Ginjal Akut Misterius

Selain itu juga puyer boleh dicampurkan dengan susu formula yang dikonsumsi anak.

"Obat dicampur dengan susu formula masih boleh kecuali golongan antibiotik," jelas dr. Gerry.

Apa kasus ini ada hubungannya dengan Vaksin Covid-19?.

Baca Juga: Ditarik BPOM! Ini Daftar 5 Obat Sirup yang Tercemar Etilen Glikol, Diduga Penyebab Gagal Ginjal Akut

dr. Gerry menyangkal, kasus ini tidak ada hubungannya dengan vaksin, baik vaksin covid maupun vaksinasi umum lainnya di kalangan anak-anak.

Vaksin tersebut sebelum diberikan kepada masyarakat, telah melewati beberapa tahapan proses pengujian keamanan klinis.

Baca Juga: Ramai Bekal Anak, Ini Dia Rekomendasi Botol Unik dan Gemesin Ala Korea, Bunda Wajib Punya!

Hal ini tentunya dilakukan untuk memastikan keamanannya apabila digunakan kepada masyarakat.

BPOM lebih agresif menangani hal ini untuk memastikan obat sirup yang terkontaminasi DEG dan EG kasus seperti di Gambia, Afrika tidak terdaftar di Indonesia.

Baca Juga: Gambia Kembali Desak Obat Sirup yang Membuat 66 Anak Meninggal

Intinya ini adalah masalah keracunan DEG dan EG yang menjadi pelarut obat sediaan sirup, bukan kandungan obatnya yang bahaya.

dr. Gerry berpesan, sambil menunggu info obat sirup mana yang sudah aman yang bisa dikonsumsi anak, baiknya sementara waktu ini berhenti menggunakan obat cair baik sirup, drops, tetes, ataupun sachet. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.