AYOJAKARTA.COM - Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Istanbul, Turki, Haritsah Mujahid melaporkan kondisi terkini Taksim Square di Istanbul Turki setelah kejadian peledakan bom.
Dilaporkan bahwa pada Minggu, 13 November 2022 telah terjadi peledakan bom di Istanbul Turki yang memakan korban hingga enam orang meninggal dunia dan 81 orang lainnya terluka.
Haritsah Mujahid menyampaikan bahwa saat ini kondisi Taksim Square di Istanbul Turki sudah beroperasi seperti biasanya namun tidak seramai sebelumnya.
Baca Juga: Info Terbaru Ledakan Bom di Istanbul Turki, Korban Tewas Capai 6 Orang, Pelaku Ditemukan
Ketua PPI Istanbul Turki itu menyampaikan bahwa Taksim Square merupakan salah satu wilayah pusat perbelanjaan yang sering dikunjungi oleh warga setempat maupun wisatawan asing.
"Saat ini saya melaporkan dari lokasi kejadian kemarin terjadinya peledakan bom di Istanbul lebih tepatnya di Taksim Square," ujar Haritsah Mujahid dikutip ayojakarta.com pada kanal YouTube Kompas TV pada 15 November 2022.
"Taksim Square merupakan salah satu wilayah pusat perbelanjaan di Turki yang juga merupakan wilayah wisatawan turis-turis asing untuk melakukan perbelanjaan," sambungnya.
Haritsah Mujahid menjelaskan kronologi kejadian pada media Kompas TV kemarin 14 November 2022.
"Kemarin pada saat hari Minggu tanggal 13 November 2022 pada pukul 04.20 sore waktu setempat di saat keadaan sedang normal warga setempat sedang melakukan kegiatan layaknya seperti biasa tiba-tiba terjadi ledakan bom yang akhirnya menggemparkan warga sekitar," ujar Haritsah Mujahid.
"Lokasi langsung dievakuasi oleh Polisi setempat, tenaga kesehatan dan medis juga langsung menuju ke lokasi untuk menyelamatkan para korban yang terdampak dari ledakan bom tersebut," lanjutnya menjelaskan.
Dikabarkan bahwa ledakan bom itu menyebabkan sejumlah 6 orang korban jiwa dan 81 orang yang mengalami luka-luka.
"Dan saat ini kami dapatkan kabar bahwasanya terdapat 6 orang meninggal dunia dan juga 81 orang yang terluka," jelas Haritsah Mujahid.
Haritsah Mujahid menyampaikan bahwa pada saat terjadi ledakan bom kondisi Taksim Square sangat ramai oleh pengunjung karena memang pada umumnya dijadikan salah satu wisata terutama saat hari libur.
Baca Juga: Shin Tae Yong Sukses Bikin Timnas Indonesia Bantai Klub Tersohor Turki 4-0 dengan Taktik Jitunya
"Ya benar jadi pada saat ini Taksim (Square) merupakan salah satu wilayah wisata yang sangat banyak sekali didatangi setiap harinya oleh turis apalagi ada saat kejadian kemarin merupakan hari Minggu ya," ujar Haritsah Mujahid.
Pemerintah setempat dengan sigap mengevakuasi lokasi kejadian ledakan bom dan menghimbau agar wisatawan tidak memasuki area tersebut bahkan fasilitas internet dan media sosial juga dibatasi.
"Pada saat setelah terjadinya ledakan bom semua wilayah langsung dievakuasi dan para turis dilarang untuk memasuki area tersebut," jelas Haritsah Mujahid.
Baca Juga: Wajib Tahu! Timnas Indonesia Akan Lawan 8 Negara Ini di Turki, Siapa Saja?
"Bahkan semua internet dan juga sosial media yang ada di Turki dibatasi oleh pemerintah setempat untuk mencegah terjadinya penyebaran-penyebaran video dan aksi yang baru saja terjadi," sambungnya.
Haritsah Mujahid menyampaikan kondisi Taksim Square sudah berjalan normal, meskipun tidak seramai sebelumnya dan fasilitas internet dan media sosial juga sudah dapat digunakan seperti biasanya.
"Hari ini pada pagi hari tadi semua internet dan sosial media sudah kembali normal seperti biasanya," jelas Haritsah Mujahid.
Baca Juga: Uji Coba Lawan Turki dan Spanyol, Simak Daftar Nama Timnas U-20 yang Berangkat ke Eropa!
"Dan juga bisa dilihat kondisi sekitar di Taksim lokasinya sudah dibuka lagi seperti biasa hanya saja memang ada himbauan dari pemerintah setempat untuk menghindari wilayah-wilayah keramaian," lanjutnya sambil menunjuk arah Taksim Square.
Terlihat bahwa kondisi Taksim Square walaupun sudah dibuka, tidak seramai seperti biasanya.
Penjagaan juga diperketat dengan menambah jumlah polisi yang berjaga di wilayah Taksim Square.
Baca Juga: Turki Kutuk Serangan Udara Israel di Jalur Gaza
"Jika dilihat jumlah polisi yang berkeliling atau berjaga-jaga di lokasi memang ditingkatkan semakin lebih banyak walaupun memang walaupun tidak dijaga seketat seperti biasanya hanya saja memang jumlahnya lebih banyak dari yang sebelumnya," jelas Haritsah Mujahid.
Masyarakat Indonesia yang berada di Turki merasa ada kekhawatiran untuk datang ke wilayah ramai setelah terjadinya peledakan bom di Taksim Square.
"Memang banyak sekali ya, reaksi yang terjadi di sekitaran masyarakat Indonesia khususnya, pastinya ada rasa ketakutan yang timbul untuk datang ke wilayah-wilayah wisata seperti Taksim apalagi ini merupakan wilayah yang sangat sering dikunjungi ya, khususnya untuk masyarakat Indonesia di sini," ujar Haritsah Mujahid.
Baca Juga: Aduh! Pulang Liburan dari Turki, Ashanty Terkonfirmasi Positif Covid-19
"Sehingga mungkin saya rasa dalam 2 minggu bahkan 1 bulan kedepan teman-teman yang datang ke daerah taksi bisa sedikit meminimalisir dan juga berjaga-jaga dan lebih berhati-hati, sehingga apa yang kita khawatirkan tidak terjadi," lanjutnya.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Turki menghimbau agar masyarakat Indonesia di Turki membatasi dan menghindari wilayah keramaian.
"Informasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki dan juga KJRI khususnya menghimbau agar masyarakat Indonesia yang ada di sini sebisa mungkin membatasi dan juga menghindari wilayah-wilayah yang ramai oleh orang-orang jika memang tidak ada keperluan yang sangat-sangat mendesak untuk menghindari kejadian-kejadian yang tak diinginkan," ujar Haritsah Mujahid.***

Share this article
Kondisi terkini teror bom di Istanbul Turki, ada enam orang tewas dan 81 alami luka-luka, begini kronologinya.